4 Cara Untuk Membuat Anak Anda Bisa Nyaman Bicara Dengan Anda

shutterstock_357749162

Kadang-kadang, bicara dengan seorang anak kecil itu sulit. Mungkin kita merasa sebenarnya tidak harus sesulit itu: toh, kita juga dulu pernah jadi anak kecil. Harusnya kita tau cara bicara dengan anak kita sendiri donk?

Tapi justru banyak orang tua bingung mempunyai anak yang tidak bisa bercerita kepadanya, dan bertingkah laku seperti dia tidak mempercayainya.

Bagaimana caranya supaya anak bisa ngobrol dengan nyaman dengan kita? Berikut adalah beberapa tips yang kami temukan:

1. Dengar apa yang anak bilang dulu
“Tapi saya selalu dengarin dia kok!” banyak orang tua akan bilang. Tapi pikir baliklah dan jujurlah kediri sendiri. Apakah Anda pernah langsung tanya-tanya dan tebak-tebak waktu anak Anda lagi mencari kata-kata untuk cerita kepadanya?

Karena ini bisa membuat anak lebih sungkan untuk bicara ke Anda. Dia ingin Anda dengar kepadanya, dan karena masih kecil mereka mungkin masih sulit menemukan kata-kata yang pas untuk cerita mereka. Sabarlah, diam dan dengarlah dia sampai dia selesai ceritanya.

2. Ingatlah apa yang dia bilang
Dunia anak kecil mungkin terasa sangat simple untuk seorang dewasa – tapi cobalah untuk mengingat hal-hal kecil seperti nama teman-teman anak ataupun cerita-cerita dari imajinasi anak.

Kalau dia cerita sambunganya, Anda bisa langsung mengerti dan anak Anda pun tidak akan merasa kesel harus cerita dari awal lagi dan lagi. Juga, dia akan merasa seperti Anda peduli tentang dunia dia dan jadi ingin cerita ke Anda tentang dunianya – semua hal bagus dan jelek yang ada di dalamnya.

3. Jangan berikan nasehat – kalau dia tidak minta nasehat
Kadang-kadang, anak Anda hanya emosi dan ingin cerita. Dia ingin bilang hal yang jelek terjadi, dan dia tidak butuh nasehat. Seorang anak juga ingin bisa merasa bahwa dia besar dan pintar, dan bisa menagani kesusahan dia sendiri.

Jika dia ingin nasehat dari Anda, anak Anda pasti akan tanya kepada Anda.

4. Hati-hati dengan kata-kata Anda
Banyak anak-anak itu sensitif, dan cara Anda memakai kata-kata Anda akan mepengaruh mereka. Ini biasanya hal-hal kecil yang mungkin terasa kecil untuk kita. Misalnya:

“Apa yang jelek tentang itu?” kedengaran seperti ini menyalahkan mereka. Anda bisa menggantinya ini ke “Menurutmu, apa yang paling jelek tentang hal itu?” – kata-kata yang lebih terasa sebagai diskusi.

Semua anak pasti beda-beda, dan mungkin untuk beberapa saat pertama Anda tidak akan menemukan cara yang paling pas untuk bisa bicara dengan anak Anda. Tapi, teruslah mencoba dan teruslah sabar – pasti Anda bisa menemukan cara yang paling efektif untuk keluarga Anda.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

100 Bayi di Satu Ruangan… dan Tidak Satupun Menangis – Kenapa?

shutterstock_347769038(1)

Seorang ibu baru mendengar cerita ini dari seorang missionary – dan ini akan selalu menjadi cerita yang tidak akan pernah dia lupakan: dan, karena dia menulisnya disini, kita juga tidak akan melupakan cerita ini.

Missionary ini bekerja di Uganda – dan, pada satu hari, dia mengunjungi salah satu rumah yatim piatu di negara Afrika ini. Walaupun ia sudah sering ke rumah yatim piatu, tapi kali ini dia melihat hal yang sangat mengejutkan di rumah yatim piatu miskin ini.

Di satu ruangan, dengan seratus bayi di seratus ranjang – tidak ada bunyi apa pun. Hanya ada kesunyian.

Bagaimana ini bisa terjadi? Dengan kaget nya, dia bertanya kepada pekerja di rumah yatim piatu tersebut.

Jawabannya:

“Pertama mereka akan menangis. Tapi, habis seminggu di sini dan terus menangis, mereka akan sadar bahwa tidak ada yang akan datang untuk mereka sekeras apapun mereka menangis, dan dengan itu, mereka akan berhenti menangis.”

Bayi menangis malam-malam itu mungkin membuat kita stress dan capek, apa lagi pas malam saat istirahat. Tapi cerita ini mengingatkan bahwa bayi Anda menangis karena dia membutuhkan Anda.

Dan sebagai orang tua, kita pasti ingin si kecil merasa bahwa dia diinginkan dan dicintai.

Tidak semua anak beruntung bisa besar dengan cinta. Tidak semua orang tua beruntung bisa melihat anaknya besar. Untuk kita yang bisa, mari selalu saling memberikan cinta kepada satu sama lain di keluarga, dan selalu berada disana disaat dibutuhkan.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

4 Tempat Bermain di Luar… di Jakarta!

Semua orang yang pernah ke Jakarta pasti tau: mencari kehijauan dan tempat bermain di luar di kota besar ini sangat susah! Di mana yah, kita bisa mengajak anak-anak piknik atau bermain di luar? Ancol? Selain itu ada apa lagi yah?

Ada kok, tempat-tempat bermain di luar yang lain di Jakarta! Kalau anak-anak sudah bosan main di lapangan dekat rumah, coba lah tempat-tempat ini:

1. Taman Menteng
taman1
Untuk keluarga yang sibuk, ada taman ini di Jakarta Pusat! Taman Menteng mempunyai tempat bermain untuk anak-anak, lapangan basket, jogging path dan juga dekat makanan-makanan di dekatnya!
sumber foto

2. Hutan Mangrove, Pantai Indah Kapuk
taman2
Banyak orang tau PIK sebagai daerah restoran-restoran trendy yang sering difoto orang dan di post di Facebook. Tapi apakah Anda tau bahwa PIK juga mempunyai taman alam? Hutan mangrove ini satu-satunya di Jakarta, dan selain jalan-jalan, Anda bisa menyewa canoe. Wah, asik juga yah!
sumber foto

3. Taman Monas
taman3
Kita semua tau Monas, ya itu Monumen Nasional Рtapi kapan terakhir kalinya kita kesana? Selain dekat dengan banyak museum dan tempat-tempat budaya, taman ini juga sebenaranya sangat besar, dan pada malam hari, memberikan water dance show  gratis!
sumber foto

4. Scientia Square Park
taman4
Scientia square park ini pas untuk semua yang mempunyai anak aktif! Walau agak jauh dari Jakarta Pusat di Tangerang, taman ini mempunyai banyak aktfitas dan tempat bermain untuk semua umur!
sumber foto

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

4 Tips Untuk Orang Tua Berkerja Untuk Mempunyai Waktu Dengan Anak!

 

imageDi jaman sekarang, tidak aneh untuk dua-duanya papa dan mama berkerja. Memang sih, dengan harga yang selalu naik, mungkin ini bukan nya “tidak aneh” dan justru salah satu “keperluan” keluarga modern.

Tapi namanya orang tua itu pasti ingin melihat anaknya bertumbuh dan juga pasti ingin bisa bermain dan mengajarkan anak nya banyak hal. Kali ini kami membawa tips-tips untuk ini!

1. Tinggallah dekat tempat kerja

Banyak orang yang berkerja di kantor tengah kota tinggalnya lumayan jauh karena harga rumah yang lebih terjangkau. Tapi dengan adanya apartment, mungkin Anda bisa mendapatkan tempat tinggal yang dekat dengan kantor yang juga terjangkau harganya. Walaupun tempat-tempat ini lebih kecil, keberadaan ayah dan ibu lebih penting untuk si kecil.

2. Membuka bisnis kecil sendiri

Yang ini ada resikonya, tapi di jaman sekarang tidak aneh untuk banyak orang untuk mulai jualan lewat internet, yang membuatnya lebih mudah untuk mendapatkan pembeli. Jika Anda mempunyai ide dan modal untuk bisnis, mempunyai bisnis bisa membuat Anda bos Anda sendiri, dan Anda bisa berkerja dari manapun.

3. Berikanlah hari Sabtu dan Minggu untuk anak-anak

Walaupun Anda mungkin lelah, berikanlah hari Sabtu dan Minggu, dan hari libur lain untuk bisa bersama dengan anak-anak. Ini bukan berarti Anda harus mengajak mereka ke mal atau liburan – ini bisa menjadi hal-hal kecil, seperti makan siang bersama di rumah, nonton TV bersama atau bermain catur bersama. Tradisi kecil-kecil seperti ini pasti akan diingat anak-anak dan Anda juga untuk seumur hidup!

4. Telpon anak-anak saat jam istirahat

Walaupun hanya sebentar, dan hanya suara pun, bisa bicara basa-basi dengan anak-anak saat jam istirahat bisa melegakan Anda dan mereka juga! Jaman sekarang, Anda juga bisa memakai Skype di smartphone, jadi mungkin Anda bisa video call dengan anak-anak Anda!

 

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Kenapa Kreatifitas itu Penting Untuk Anak-Anak?

shutterstock_306072446

Pas anak-anak mulai sekolah, kita semua langsung tau apa yang mereka butuhkan: matematik, IPA – tapi bagaimana dengan seni? Banyak orang tua merasa seni, sastra dan pelajaran-pelajaran kreatif lain tidak begitu penting. Memang kenapa sih, di TK anak-anak di ajari mengambar? Kenapa anak-anak harus belajar seni di sekolah?

Tapi sebenarnya kreatifitas itu hal yang penting untuk masa depan anak Anda. Berikut adalah alasan-alasan nya.

1. Untuk menjadi ilmuwan pun butuh kreatifitas
Supaya bisa mendapatkan jawaban baru ke pertanyaan yang lama, ilmuwan itu harus kreatif. Mempelajari pelajaran seperti musik dan seni, di mana tidak ada jawaban yang benar akan membuat anak lebih senang untuk bereksperimen.

2. Menjadi boss harus kreatif!
Untuk bisa membuat bisnis sendiri, seoarang anak butuh mempunyai ide bagus untuk bisnis baru. Di sini lah kreatifitas akan bermain untuk anak Anda.

3. Hal-hal kreatif bisa melegakan stress
Kita yang orang dewasa pasti tau bahwa kerja itu stress. Dengan adanya hobi kreatif seperti gambar, dansa, musik, anak-anak bisa menangani stress dengan lebih efektif.

4. Untuk sehari-hari
Dengan adanya kreatifitas, seorang anak bisa menangani masalah sehari-hari dengan cara yang baru.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

True or False: Apakah Kucing Bahaya Untuk Wanita Hamil?

kucing wanita hamil

Anda pasti pernah dengar ceritanya: kalau pelihara kucing, anak Anda bisa lahir buta dan dengan penyakit otak!

Tapi banyak juga orang yang punya kucing tapi juga melahirkan anak-anak yang sehat. Jadi apakah bener nih?

Jawabannya… adalah tidak, tapi juga iya!

Kucing yang sehat tidak menyebabkan penyakit apapun kepada ibu hamil dan bayinya. Jadi untuk yang mencintai kucing dan mempeliharanya, jangan khawatir pas hamil.

Tapi, jangan membersihkan kotoran kucing sementara Anda hamil. Walau kucingnya sendiri aman untuk Anda dan bayi Anda, di dalam kotoran kucing ada toxoplasmosis, dan toxoplasmosis inilah yang menyebabkan kecacatan di bayi yang lagi di kandung seorang ibu.

Toxoplasmosis hanya bisa disebar lewat mulut, jadi asal Anda tidak memegang kotoran kucing, Anda aman dari penyakit ini. Dia juga tidak akan menyebabkan apapun kepada bayi Anda jika Anda mendapatkannya waktu Anda tidak mengandung.

Jika Anda sudah mempeliharai kucing itu untuk waktu yang lama – kemungkinan besar, Anda pernah mendapatkannya dulu walau tidak terasa apapun. Jika Anda sudah pernah dapat toxoplasmosis, Anda tidak harus khawatir, karena seperti cacar air, Anda hanya bisa mendapatkannya sekali saja.

Selain itu, toxoplasmosis bisa dicegah kalau Anda ingat untuk cuci tangan dan memakai sarung tangan disposable jika Anda harus membersihkan kotoran kucing. Kalau Anda juga cepat Рini lebih baik lagi, karena toxoplasmosis tidak muncul di kotoran  kucing sebelum 1 Р5 hari.

Jadi singkatnya: asal Anda hati-hati, kucing itu tidak akan menyebabkan penyakit apapun kepada bayi Anda! Untuk para pencinta kucing: jadi senang yah!

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather