Tips Mengatasi Balita Yang Susah Makan

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Jika kita bicara soal kebiasaan makan, balita dapat sulit diprediksi. Mungkin dalam beberapa hari mereka tidak makan banyak, namun pada hari-hari lain mereka makan sepanjang hari. Mereka juga mungkin menginginkan satu jenis makanan setiap harinya selama berminggu-minggu, dan kemudian tiba-tiba tidak menyukainya lagi. Tapi jangan khawatir—kebiasaan makan anak Anda yang mungkin dianggap aneh pada kenyataannya sama sekali tidak aneh, dan seberapa banyak mereka makan dapat berbeda dengan anak lainnya.

Memilih-milih makanan adalah perilaku khas balita dan Anda mungkin tidak bisa memaksa mereka untuk makan. Tetapi Anda dapat mendorong kebiasaan makan yang sehat dan membuat waktu makan menjadi menyenangkan.

Kebiasaan makan sehat

  • Biarkan anak Anda memutuskan berapa banyak untuk dimakan. Sajikan porsi kecil dan beri mereka kesempatan untuk meminta lebih banyak.
  • Sabar. Tawarkan makanan baru berkali-kali. Anda mungkin harus menawarkan makanan baru 10 hingga 15 kali sebelum anak Anda akan mencobanya.
  • Biarkan anak Anda membantu. Biarkan dia memilih makanan di toko. Temukan cara mereka dapat membantu menyiapkan makanan, atau mengatur peralatan makan di meja. Jika mereka berpartisipasi dalam menyiapkan, mereka biasanya cenderung akan makan.
  • Buat semuanya menyenangkan. Potong makanan menjadi bentuk tertentu dengan pemotong kue. Siapkan makanan dengan cara kreatif di piring anak Anda. Anda bisa minta anak Anda membuat nama-nama khusus untuk makanan favorit mereka.
  • Tawarkan pilihan. Alih-alih hanya menyajikan satu sayuran untuk anak Anda, biarkan mereka memilih di antara dua.
  • Campur yang baru dengan yang lama. Sajikan makanan baru dengan makanan yang sudah disukai anak Anda. Hal ini membuat perubahan menjadi sedikit kurang menakutkan untuk anak Anda.
  • Biarkan mereka mencelup. Berikan saus yang sehat untuk mendorong anak Anda mencoba buah atau sayuran baru. Contohnya yogurt atau saus salad rendah lemak.
  • Berikan contoh yang baik. Jika anak Anda melihat Anda makan berbagai makanan sehat, ia akan cenderung mencobanya.
  • Anda mungkin ingin membuat daftar makanan yang disukai anak Anda sehingga Anda bisa memastikan dia makan makanan seimbang.

Waktu makan yang menyenangkan

  • Beri tahu anak Anda sebelumnya. Sepuluh hingga lima belas menit sebelum waktu makan, beri tahu anak Anda bahwa mereka akan segera makan. Anak-anak mungkin sangat lelah atau bersemangat karena kegiatan bermain sehingga mereka tidak ingin makan. Memberi tahu anak Anda bahwa hampir waktunya makan akan memberinya kesempatan untuk mempersiapkan diri untuk beralih ke waktu makan.
  • Tetapkan rutinitas. Anak-anak lebih nyaman dengan rutinitas dan kepastian. Atur waktu makan dengan teratur. Mintalah setiap orang duduk di tempat yang sama untuk setiap makan dan usahakan tidak melakukan perubahan sebanyak yang Anda bisa.
  • Pastikan waktu makan hanya untuk makan dan menghabiskan waktu bersama keluarga Anda. Jangan biarkan anak Anda bermain dengan mainan selama waktu makan. Membaca buku atau menonton televisi juga tidak diperbolehkan selama waktu makan. Jelaskan kepada anak Anda betapa menyenangkannya makan bersama. Minta dia untuk tetap di meja sampai semua orang selesai makan.
  • Jadikan waktu makan menyenangkan. Jika waktu makan menyenangkan, anak Anda lebih mungkin senang untuk makan. Cobalah untuk menghindari pertengkaran atau hal-hal negatif selama waktu makan.
  • Jangan berekspektasi tinggi. Jangan berharap anak Anda dapat melakukan sesuatu yang terlalu sulit bagi mereka. Misalnya, jangan mengharapkan anak yang berusia 3 tahun untuk makan dengan alat yang tepat. Bagi banyak anak, sendok jauh lebih mudah digunakan daripada garpu.

Bagaimana dengan makanan ringan?

Anak Anda harus makan 3 kali atau 2 kali sehari. Balita biasanya tidak makan cukup dalam satu kali makan agar tetap kenyang sampai waktu makan berikutnya. Tawarkan camilan kecil dan sehat di sela-sela waktu makan. Beberapa contoh camilan sehat meliputi keju rendah lemak, yogurt, irisan apel atau setengah stroberi, kerupuk gandum dengan selai kacang. Cobalah untuk tidak menawarkan camilan untuk anak dekat dengan waktu makan.

Jika anak Anda tidak makan pada satu waktu makan (misalnya makan siang), Anda dapat menawarkan camilan bergizi beberapa jam kemudian. Jika anak Anda tidak makan camilan, tawarkan makanan lagi pada waktu makan berikutnya. Seorang anak biasanya akan makan saat jam makan kedua. Dengan pendekatan ini, Anda dapat yakin bahwa anak Anda tidak akan kelaparan terlalu lama atau memiliki masalah lain yang terkait dengan pola makan yang buruk.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan

Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk mendorong anak Anda makan. Tetapi ada hal-hal yang tidak boleh Anda lakukan juga.

  • Jangan paksa anak Anda untuk menghabiskan semua makanan di piringnya. Setelah dia tidak lagi lapar, anak Anda harus diizinkan untuk berhenti makan. Membuat mereka makan ketika mereka tidak lapar dapat mengganggu isyarat internal alami mereka yang memberi tahu mereka ketika mereka sudah cukup. Hal ini dapat membuat perilaku memilih-milih makanan mereka menjadi lebih buruk. Mengizinkan mereka untuk memilih kapan harus berhenti makan mengajarkan mereka bagaimana mendengarkan tubuh mereka dan membuat pilihan makanan sehat.
  • Jangan bernegosiasi atau menyuap anak Anda. Ancaman, hukuman, dan hadiah juga bukan ide bagus. Hal ini akan menciptakan perebutan kekuasaan antara Anda dan anak Anda. Hindari membuat kesepakatan (misalnya, jangan memberitahu mereka bahwa jika mereka makan 3 suap lagi, mereka dapat makanan penutup) karena ini mengajarkan mereka untuk membuat kesepakatan demi mendapatkan hadiah untuk hal-hal lain yang merupakan sikap tidak sehat.
  • Bahkan jika Anda khawatir anak Anda tidak mau makan, jangan tunjukkan bahwa Anda khawatir. Jika dia mencari perhatian, kekhawatiran Anda menunjukkan bahwa mereka mendapat apa yang mereka harapkan. Mereka mungkin akan mencoba menarik perhatian Anda dengan cara yang sama di lain waktu.

Bicaralah dengan dokter Anda jika Anda memiliki kekhawatiran tentang bagaimana anak Anda tumbuh atau jika Anda khawatir bahwa pilih-pilih makanan memperlambat pertumbuhan anak Anda.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Olahraga Yang Baik dan Buruk Untuk Sakit Punggung

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Ketika Anda mengalami nyeri punggung, Anda mungkin ingin beristirahat. Tetapi pada saat ini, bergerak baik untuk punggung Anda. Olahraga untuk sakit punggung bagian bawah dapat memperkuat otot punggung, perut, dan kaki. Hal ini akan membantu mendukung tulang belakang Anda dan menghilangkan sakit punggung. Tergantung pada penyebab dan intensitas rasa sakit, beberapa olahraga mungkin tidak direkomendasikan karena dapat memperburuk sakit punggung Anda.

Hindari: Menyentuh jari kaki

Ketika Anda membungkuk untuk menyentuh jari kaki Anda dari posisi berdiri, hal ini dapat memberi tekanan lebih besar pada daerah ligamen di tulang belakang Anda. Selain itu menyentuh jari kaki dari posisi berdiri juga dapat meregangkan otot punggung bagian bawah dan paha belakang secara berlebih.

Coba: Sit-up parsial

Sit-up parsial dapat membantu memperkuat otot punggung dan perut Anda. Cobalah berbaring dengan lutut ditekuk dan telapak kaki rata di lantai. Silangkan tangan ke dada atau letakkan tangan di belakang leher Anda. Kencangkan otot perut dan angkat bahu Anda dari lantai. Tarik nafas saat mengangkat bahu. Jangan biarkan siku Anda memimpin saat Anda mengangkat badan atau menggunakan tangan untuk menarik leher Anda dari lantai. Tahan sebentar, lalu perlahan turunkan kembali ke bawah lalu ulangi 8 hingga 12 kali. Gerakan yang tepat dapat mencegah stres berlebihan pada punggung bawah Anda. Kaki, tulang ekor, dan punggung bawah Anda harus tetap bersentuhan dengan lantai atau matras setiap saat.

Hindari: Sit-up dengan posisi tangan yang salah

Meskipun Anda mungkin berpikir sit-up dapat memperkuat otot inti atau perut Anda, kebanyakan orang cenderung menggunakan otot di pinggul saat melakukan sit-up di mana tangan Anda tidak diletakkan pada dada atau di belakang leher. Sit-up dengan posisi tangan yang salah juga dapat memberi banyak tekanan pada tulang belakang Anda.

Hindari: Gerakan mengangkat kedua kaki saat berbaring

Gerakan mengangkat kedua kaki saat berbaring terkadang disarankan sebagai latihan untuk memperkuat otot perut. Berolahraga untuk mengembalikan kekuatan ke punggung bawah Anda bisa sangat membantu dalam menghilangkan rasa sakit namun mengangkat kedua kaki secara bersamaan sambil berbaring terlentang sangat menuntut tubuh Anda. Jika tubuh Anda lemah, latihan ini bisa memperburuk sakit punggung.

Coba: Duduk di dinding

Berdirilah sekitar 10 hingga 12 inci dari dinding, lalu bersandarlah ke belakang hingga punggung Anda menempel ke dinding. Geser tubuh Anda perlahan ke bawah sampai lutut Anda sedikit tertekuk, dan tetap tekan punggung bagian bawah Anda ke dinding. Tahan selama 10 hitungan, lalu geser tubuh Adda kembali ke atas dinding dengan hati-hati. Ulangi sebanyak 8 hingga 12 kali.

Coba: Gerakan lutut ke dada

Berbaringlah terlentang dengan lutut ditekuk dan telapak kaki rata di lantai. Bawa satu lutut ke dada Anda, jaga agar kaki lainnya tetap rata di lantai. Tahan punggung bagian bawah agar tetap pada lantai, dan tahan posisi ini selama 15 hingga 30 detik. Kemudian turunkan lutut Anda dan ulangi dengan kaki lainnya. Lakukan 2 hingga 4 kali untuk setiap kaki.

Angkat beban dapat membantu

Jika dilakukan dengan benar, mengangkat beban biasanya tidak akan melukai punggung Anda dan bahkan dapat membantu meringankan sakit punggung kronis. Tetapi ketika Anda mengalami sakit punggung akut (mendadak), memberikan tekanan ekstra pada otot-otot punggung dan ligamen dapat meningkatkan risiko cedera lebih lanjut. Tanyakan kepada dokter Anda apakah Anda dapat mengangkat beban dan juga olahraga apa saja yang harus dihindari.

Aerobik

Aerobik memperkuat paru-paru, jantung, dan pembuluh darah Anda dan dapat membantu menurunkan berat badan. Berjalan, berenang, dan bersepeda semuanya dapat membantu mengurangi sakit punggung. Mulailah dengan sesi singkat dan tambahkan durasi seiring waktu. Jika punggung Anda sakit, cobalah berenang, di mana air mendukung tubuh Anda namun hindari gerakan yang memuntir tubuh Anda.

Jika Anda merasa ragu, selalu konsultasikan dengan dokter kesehatan Anda sebelum melakukan olahraga untuk sakit punggung.


facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Apakah Bayi Anda Sudah Siap Untuk Makanan Padat?

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Makanan padat adalah langkah besar pertama bagi seorang bayi. Maka dari itu, Anda perlu mencari tahu kapan dan bagaimana melakukan peralihan dari ASI atau susu formula ke makanan padat.

ASI atau susu formula adalah satu-satunya makanan yang dibutuhkan bayi Anda, dan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama setelah kelahiran selalu direkomendasikan untuk bayi. Tetapi pada usia 4 hingga 6 bulan, kebanyakan bayi siap untuk mulai makan makanan padat sebagai pelengkap ASI atau susu formula. Selama masa inilah bayi biasanya berhenti menggunakan lidah mereka untuk mendorong makanan keluar dari mulut mereka dan mulai mengembangkan koordinasi untuk memindahkan makanan padat dari depan mulut ke bagian belakang untuk menelan.

Selain usia, perhatikan tanda-tanda lain yang menunjukkan bahwa bayi Anda siap untuk makanan padat. Sebagai contohnya:

  • Bisakah bayi Anda menahan kepalanya dalam posisi mantap dan tegak?
  • Bisakah bayi Anda duduk tegak dengan dukungan atau kursi makan untuk bayi?
  • Apakah bayi Anda suka mengulum tangan atau mainannya?
  • Apakah bayi Anda tertarik dengan apa yang Anda makan?

Jika Anda menjawab “ya” untuk pertanyaan-pertanyaan ini dan dokter bayi Anda juga setuju, Anda dapat mulai menambahkan makanan padat untuk bayi Anda.

Apa yang harus disiapkan?

Lanjutkan pemberian ASI atau susu formula kepada bayi Anda—hingga 32 ons sehari. Kemudian:

  • Mulai dari yang sederhana: Tawarkan makanan dengan bahan tunggal yang tidak mengandung gula atau garam, dan tunggu tiga hingga lima hari di antara setiap makanan baru. Dengan cara ini jika bayi Anda memiliki reaksi alergi—seperti diare, ruam, atau muntah—Anda akan tahu penyebabnya. Setelah memperkenalkan makanan dengan bahan tunggal, Anda bisa menambahkan kombinasi makanan.
  • Nutrisi penting: Zat besi adalah nutrisi penting pada paruh kedua tahun pertama bayi Anda. Nutrisi ini ditemukan dalam daging murni dan sereal, diperkaya zat besi.
  • Sereal bayi: Campurkan 1 sendok makan sereal bayi yang diperkaya zat besi dengan 4 sendok makan (60 mililiter) ASI atau susu formula, namun jangan sajikan menggunakan botol. Sebagai gantinya, bantu bayi Anda duduk tegak dan tawarkan sereal dengan sendok kecil sekali atau dua kali sehari. Sajikan satu atau dua sendok teh setelah minum susu botol atau menyusui. Setelah bayi Anda terbiasa menelan sereal berair, campurlah dengan sedikit cairan dan secara bertahap tingkatkan jumlah yang Anda tawarkan. Tawarkan beragam sereal gandum seperti nasi, oatmeal, atau gandum. Hindari hanya menawarkan sereal beras karena risiko terpapar arsenik.
  • Tambahkan sayuran dan buah-buahan. Lanjutkan secara bertahap memperkenalkan makanan dengan bahan tunggal yang tidak mengandung gula atau garam. Mulailah dengan sayuran pure dan kemudian tawarkan buah-buahan. Tunggu tiga hingga lima hari di antara setiap makanan baru.
  • Tawarkan finger food (artikel lengkap mengenai finger food dapat dilihat di sini).

Bagaimana jika bayi saya menolak diberi makan pertama kali?

Ini merupakan hal yang biasa. Bayi sering menolak porsi pertama dari makanan seperti bubur karena rasa dan teksturnya yang baru. Jika bayi Anda menolak makan, jangan dipaksa. Coba lagi dalam seminggu. Jika masalah terus berlanjut, bicarakan dengan dokter bayi Anda untuk memastikan penolakan mereka bukan pertanda adanya masalah.

Ketahui apa yang tidak boleh diberikan

  • Jangan memberikan susu sapi atau madu sebelum usia 1 tahun. Susu sapi tidak memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dan dapat meningkatkan risiko kekurangan zat besi. Sedangkan madu mungkin mengandung spora yang dapat menyebabkan penyakit serius yang dikenal sebagai botulisme pada bayi.
  • Jangan menawarkan makanan yang bisa menyebabkan bayi tersedak. Ketika bayi Anda masih dalam tahap peralihan menuju makan makanan padat, jangan menawarkan daging, keju, anggur, sayuran, atau potongan buah, kecuali mereka dipotong kecil-kecil. Selain itu jangan memberikan makanan keras, seperti biji-bijian atau kacang-kacangan. Makanan berisiko tinggi lainnya termasuk selai kacang dan marshmallow.

Cara memberikan makanan padat untuk bayi

Saat memberi makan bayi Anda, beri dia perhatian penuh. Bicaralah dengan bayi Anda dan bantu dia melalui proses itu. Selain itu, untuk membuat waktu makan menyenangkan:

  • Tetap dalam posisi duduk. Segera setelah bayi Anda dapat duduk dengan mudah tanpa dukungan, gunakan kursi tinggi dengan alas yang luas dan stabil dan juga gesper tali pengaman.
  • Dukung bayi untuk eksplorasi. Bayi Anda kemungkinan akan bermain dengan makanannya. Meskipun berantakan, rasa senang mereka akan membantu perkembangan mereka.
  • Kenalkan peralatan makan. Tawarkan sendok bayi untuk dipegang saat Anda memberinya makan dengan sendok lain. Saat ketangkasan bayi Anda meningkat, dorong bayi Anda untuk menggunakan sendok.
  • Tawarkan cangkir. Menyusui bayi Anda dengan ASI atau susu formula dari cangkir saat makan dapat membantu agar mereka tidak bergantung selamanya pada botol. Sekitar usia 9 bulan, bayi Anda mungkin dapat minum dari cangkir sendiri.
  • Sediakan porsi individu. Jika Anda memberi makan bayi langsung dari botol atau wadah, air liur di sendok dapat dengan cepat merusak sisa makanan. Sebagai gantinya, letakkan porsi dalam piring.
  • Hindari pemaksaan. Jika bayi Anda berpaling dari makanan baru, jangan memaksa mereka. Cobalah lagi lain kali. Pastikan selalu ada variasi dalam makanan bayi Anda.
  • Tahu kapan harus berhenti. Ketika bayi Anda sudah cukup makan, ia mungkin menangis atau berbalik. Jangan memaksakan mereka untuk terus makan. Selama pertumbuhan bayi Anda sesuai target, ia kemungkinan akan cukup makan dengan sendirinya.
facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Mengajarkan Sopan Santun Pada Anak

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Sebagai orang tua dan pengasuh, membantu anak-anak kita mengembangkan keterampilan sosial seperti cara berinteraksi dengan sopan dalam situasi sehari-hari adalah salah satu pekerjaan paling penting yang kita miliki. Mengajari anak-anak Anda untuk menggunakan tata krama yang baik juga merupakan salah satu cara sederhana untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dan rasa hormat yang dibutuhkan sekarang ini lebih dari sebelumnya. Kuncinya adalah memulai sejak dini dan konsisten. Berikut adalah perilaku sopan santun penting yang perlu Anda ajarkan sejak dini.

  • Gunakan bahasa sopan

Belajar menggunakan kata-kata dan kalimat yang sopan adalah dasar dari perilaku yang baik. Cara termudah untuk mengajar anak-anak mengatakan “tolong”, “terima kasih”, “sama-sama”, dan “permisi” adalah dengan memastikan mereka mendengar Anda menggunakan kata-kata itu setiap hari dan dalam berbagai situasi. Hal ini tidak berarti mereka akan selalu ingat—Anda dapat mengingatkan mereka—tetapi jika Anda memberikan contoh yang baik, pada akhirnya anak Anda akan mulai menggunakan kata-kata sopan tanpa perlu diingatkan.

  • Perhatikan kata-kata Anda

Anak kecil tidak memiliki kemampuan untuk menyaring apa yang pantas untuk dikatakan dan apa yang tidak, dan hal ini dapat menyebabkan beberapa situasi yang memalukan. Contohnya adalah saat anak Anda akan melihat orang-orang yang tampak berbeda dan mereka ingin mengomentari atau bertanya tentang perbedaan-perbedaan itu. Anak juga dapat mengatakan bahwa mereka tidak suka makanan atau hadiah yang diberikan kepada mereka—di hadapan orang yang memberikannya. Untungnya dengan seiring bertambahnya usia dan latihan, anak-anak akan belajar berpikir sebelum berbicara. Sebelum mereka dapat melakukan itu, jelaskan kepada anak-anak Anda bahwa mengatakan sesuatu yang tidak baik atau berkomentar tentang penampilan seseorang di depan umum dapat menyakitkan. Beri tahu anak-anak Anda bahwa mereka dapat selalu membagikan pemikiran dan pertanyaan mereka dengan Anda nanti di rumah.

  • Ajarkan untuk menyapa

Salah satu keterampilan sosial terpenting yang dapat dipelajari anak Anda adalah bagaimana menyapa orang lain dengan benar. Pertama, tekankan kontak mata. Untuk mempermudah anak kecil untuk melakukannya, katakan pada mereka untuk melihat warna mata orang tersebut. Latih tanggapan sederhana terhadap pertanyaan umum seperti “Apa kabar?”. Berlatih peran dan dialog dapat membantu anak Anda merasa lebih percaya diri menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dan pelatihan Anda akan memastikan bahwa mereka tidak akan memberikan terlalu banyak informasi tentang diri mereka sendiri.

  • Berlatih kesabaran

Bagi seorang anak kecil, menunggu untuk berbicara dapat terasa seperti siksaan. Ketika seorang anak memiliki pemikiran, mereka ingin segera mengekspresikannya terlepas dari apa yang sedang terjadi di sekitar mereka atau siapa yang mereka interupsi. Tetapi bagaimana Anda membuat anak Anda belajar kebiasaan menunggu gilirannya untuk berbicara? Mengingatkan secara verbal memang penting, tetapi sering gagal untuk menekankan pelajaran. Cobalah isyarat visual seperti mainan khusus atau tongkat bicara. Anda bisa mengatakan, “Ketika Ibu menyerahkan mainan ini padamu, itu tandanya giliranmu untuk berbicara.”

  • Jadilah tamu yang baik

Menjadi tamu yang sopan adalah hal penting terutama saat anak-anak bertambah usia. Anak Anda harus selalu mengikuti aturan orang tua ketika di rumah teman, membersihkan sendiri peralatan apa yang mereka gunakan, menggunakan bahasa yang sopan, dan berterima kasih kepada orang tua dan teman karena telah mengundangnya. Ajarkan sopan santun ini sebelum Anda membawa anak Anda ke rumah temannya.

  • Ajarkan tata krama pada meja makan

Waktu makan dengan anak-anak terkadang terasa melelahkan, yang berarti etiket adalah hal terakhir dalam pikiran orang tua. Tetapi tata krama meja makan adalah keterampilan sosial yang penting. Anak berumur tiga atau empat tahun dapat mulai belajar perilaku yang tepat selama makan. Mulailah dengan dasar-dasar yang akhirnya akan mereka jadikan kebiasaan: Cuci tangan Anda sebelum makan; letakkan serbet di pangkuan; jangan bicara dengan mulut penuh makanan; katakan tolong dan terima kasih; dan bersihkan piring Anda dari meja.

  • Selalu konsisten dan sabar

Belajar sopan santun bisa memakan waktu. Ingatlah untuk memuji anak-anak ketika mereka menggunakan perilaku dan sopan santun yang baik. Ketika mereka tidak melakukannya, cukup tunjukkan bahwa mereka perlu menggunakan kata atau perilaku yang sesuai. Lanjutkan mengajari mereka dengan memberi contoh. Menggunakan sopan santun adalah sesuatu yang kita lakukan setiap hari, jadi selama Anda menanamkan dasar-dasar dan berusaha untuk memperbaikinya, bersikap sopan akan menjadi kebiasaan dan anak-anak Anda akan percaya diri dalam situasi sosial seiring bertambahnya usia.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather