“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Salam hangat untuk para orang tua dan juga pembaca setia blog Ryan Collection. Kami ingin memberitahukan bahwa update pada blog Ryan Collection akan berakhir pada bulan ini.

Berikut adalah rekap list artikel-artikel yang telah ditulis pada blog ini yang Anda mungkin tertarik untuk membacanya kembali:

Artikel 2016

  • Tahun Baru di Sekeliling Dunia!
  • 5 Tip Untuk Melindungi Kesehatan Anak Pada Musim Hujan
  • 5 Tips Memilih Pakaian Kaos Bayi dan Anak
  • Ingin mendidik anak untuk menyukai matematika? Ini caranya!
  • Adakah Cara Yang Benar Untuk Menyajikan Sayur dan Buah-Buahan?
  • Sifat Monyet Kecil! Ciri Khas Anak Yang Lahur di Tahun Monyet
  • Cerita Hari Cinta! Apakah Asalnya hari Valentine?
  • Mengenali Alergi di Anak Anda
  • 5 Pertanyaan yang Harus Anda Tanya Kepada Dokter Anak Anda Mengenai Alergi!
  • 23 hal yang harus dikatakan untuk memberi semangat kepada anak
  • Apakah Anak Saya Dyslexic?: Mengenali Dyslexia Pada Anak-Anak
  • 4 Tradisi Paskah Untuk Anak-Anak!
  • Apakah Anak Saya Mempunyai ADHD?: Mengenali ADHD Pada Anak-Anak
  • 10 Pertanyaan Anak-Anak yang Susah Dijawab
  • True or False: Apakah Kucing Bahaya Untuk Wanita Hamil?
  • Kenapa Kreatifitas itu Penting Untuk Anak-Anak?
  • 4 Tips Untuk Orang Tua Bekerja Untuk Mempunyai Waktu Dengan Anak!
  • 4 Tempat Bermain di Luar… di Jakarta!
  • 100 Bayi di Satu Ruangan… dan Tidak Satupun Menangis – Kenapa?
  • 4 Cara Untuk Membuat Anak Anda Bisa Nyaman Bicara Dengan Anda
  • Apakah Anda Sadar 4 Gaya Cara Mendidik Anak Berikut Ini?
  • 5 Tips Untuk Menjadi Orang Tua Yang Sabar
  • Yuk Ajari Anak Untuk Membereskan Mainannya!
  • Susah Mengajari Anak Sikat Gigi? Coba Tips Ini!
  • Ternyata Ayah Punya Cara Sendiri Untuk Menunjukkan Perhatian Mereka
  • Ingin Mengajari Anak Disiplin?Inilah Caranya!
  • Apa Yang Membuat Anak Berbohong?
  • Apa Saja Makanan Dan Minuman Yang Harus Dihindari Ketika Menyusui?
  • Meningkatkan Kreativitas Anak Dengan Mainan
  • Mengapa Anak Tidak Menurut?
  • Tips Pengobatan Alami Untuk Berbagai macam Penyakit
  • Tips Mendidik Anak Menjadi Anak Yang Bahagia!
  • Berkuda Sebagai Terapi Untuk Anak
  • Apakah Anda Tipe Yang Bereaksi Atau Merespon Anak?
  • Manfaat Musik Untuk Anak
  • Apakah Anak Anda Kecanduan Internet?
  • Waspadai Virus Zika!
  • Jam Biologis Menurut Tradisi China
  • Mengatasi Ngompol Pada Anak
  • Kenali Warna Pada Feses Bayi
  • Fakta Menarik Tentang Gerakan Bayi Dalam Kandungan
  • Dampak Buruk Smartphone Terhadap Anak
  • Jangan Katakan Ini Pada Hari Pertama Anak Masuk Sekolah!
  • Langkah Pertama Si Kecil
  • Yuk Pakai Kalimat Positif Saat Bicara Pada Anak!
  • Kembangkan AQ Anak Sejak Dini!
  • Tetap Waspada Dengan Wadah Plastik!
  • 5 Tips Untuk Membuat Anak Jadi Suka Membaca
  • Ayo Membuat Kue Buche de Noel Untuk Hari Natal!
  • Tips Untuk Membantu Perkembangan Otak Bayi
  • 10 Tips Mudah Untuk Mengurangi Stres Anda!

Artikel 2017

  • Hati-Hati Terhadap Penyakit Alzheimer!
  • Apakah Saya Memiliki Sindrom Metabolik?
  • Beberapa Perubahan Pasca-Melahirkan Yang Perlu Diperhatikan
  • Yuk Siapkan Dekorasi Tahun Baru Imlek!
  • Faktor-Faktor Apa Sajakah Yang Menyebabkan Migrain?
  • Kenali Dan Waspadai Kadar Tinggi Bilirubin
  • 7 Tips Memberi Makan Bayi
  • Terapi Sel Punca…Apakah Menjanjikan?
  • Hati-Hati Dengan Peranakan Turun!
  • Waspadai Mata Malas Pada Anak
  • Amandel Pada Anak…Perlukah Dioperasi?
  • Apa Yang Harus Dilakukan Jika Bayi Sungsang?
  • Kenali Gejala Autisme Pada Balita
  • Terapi Untuk Kanker Tulang
  • Ketahui Penyebab Amenore!
  • Tips Membuat Rumah Menjadi Aman Untuk Si Kecil
  • 9 Makanan Untuk Meningkatkan Fokus Otak
  • Fakta Menarik Tentang Telinga!
  • Berapa Lama Seharusnya Anak Tidur Siang?
  • Bintik Merah Pada Kulit: Apakah Berbahaya?
  • Tips & Trivia Mengenai Keselamatan Anak
  • Tanda-Tanda Kekurangan Nutrisi
  • Si Kakak Cemburu Sama Si Adik! Bagaimana, Ya?
  • Titik Refleksi Pada Telapak Kaki
  • Kapan Saatnya Mengajari Anak Untuk Menggunakan Toilet?
  • Mengapa Anda Harus Membangunkan Bayi yang Tidur?
  • 5 Manfaat Hewan Peliharaan Untuk Anak Anda
  • Lebih Susah Mana: Membesarkan Anak Laki-Laki Atau Perempuan?
  • Kenali Gejala Keracunan Makanan!
  • Waspada Mata Berair
  • Memasukkan Anak Ke Playgroup: Ya Atau Tidak?
  • Tanda-Tanda Bayi Siap Mengkonsumsi Makanan Padat
  • Memprediksi Gender Bayi Saat Awal Kehamilan?
  • Cara Membedakan Anak Sakit Dengan Tumbuh Gigi
  • Bagaimana Cara Mengatasi Pre-Baby Blues?
  • Baby Blues: Gejala Dan Cara Menanganinya
  • Tips Agar Bayi Tidur Sepanjang Malam
  • Hamil di Luar Kandungan: Gejala Dan Penyebabnya
  • Mencegah Cacat Pada Janin
  • 7 Penyebab Keguguran Yang Paling Umum
  • Kanker Rahim Dan Kanker Leher Rahim Itu Berbeda
  • Apa Yang Harus Dilakukan Jika Anak Mengisap Jempol?
  • Mengatasi Balita Yang Mengamuk
  • Apa Itu Reactive Attachment Disorder?
  • Apa Perbedaan Otak Kiri Dan Kanan?
  • Apakah Anda Terlalu Banyak Tidur?
  • 11 Fakta Menarik Tentang Perkembangan Anak Anda
  • Bagaimana Menghentikan Perpeloncoan Pada Anak?
  • Down Syndrome Pada Anak
  • Waspadai Gejala Carpal Tunnel Syndrome
  • Sadarkah Bila Anda…
  • Posisi Tidur Ibu Hamil

Artikel 2018

  • Fakta Mengenai Alergi Rhinitis
  • Apakah Urutan Kelahiran Berkaitan Dengan Kepribadian Anda?
  • Tips Mengajari Balita Untuk Menulis
  • Tips Mengajari Balita Untuk Belajar Membaca
  • 6 Perilaku Anak Yang Tidak Boleh Anda Abaikan
  • 5 Makanan Pembawa Keberuntungan Khas Tahun Baru Imlek
  • Seberapa Sering Saya Harus Makan?
  • 5 Hobi Yang Dapat Membuat Anda Pintar
  • Ayo Berjalan 30 Menit Sehari!
  • 5 Perubahan Sederhana Untuk Hidup Sehat
  • 20 Manfaat Jahe Untuk Kesehatan Anda
  • Apa Yang Harus Dilakukan Saat Anak Anda Berbohong?
  • Tips Untuk Menjemur Bayi di Pagi Hari
  • Kapan Daya Serap Otak Anak Bekerja Lebih Baik?
  • 7 Cara Untuk Meningkatkan Memori Jangka Pendek Anak
  • Cara Mengajarkan Anak Untuk Dapat Berbagi
  • Makanan Apa Yang Harus Dihindari Saat Musim Hujan?
  • 10 Tips Untuk Ibu Wanita Karir
  • Hari Ibu Di Seluruh Dunia
  • Yogurt Sebagai Makanan Bayi
  • 10 Persamaan Para Ibu Yang Memiliki Anak Sukses
  • Apa Yang Mendorong Orang Tua Untuk “Sharing” Di Sosial Media?
  • Kapan Sebaiknya Memperkenalkan Smartphone Atau Tablet Pada Anak?
  • Mengajari Anak Untuk “Mengelola” Uang
  • Bagaimana Menghadapi Anak Yang Mendengar Berita Tragedi?
  • Masalah Susah Tidur Pada Anak
  • Apakah Bau Urin Mempengaruhi Kesehatan?
  • Apa Yang Bisa Anda Lakukan Untuk Ginjal Anda?
  • Apa Saja Gangguan Pada Kelenjar Tiroid?
  • Perlukah Satu Rumah Punya Lebih Dari Satu Televisi?
  • 9 Bukti Kasih Sayang Orang Tua Walau Mereka Jauh
  • Bagaimana Cara Memandikan Bayi?
  • Mastitis: Radang Payudara Saat Menyusui
  • Pahami Arti Tangisan Bayi
  • Kejang Demam Pada Anak
  • Ketahui Karakteristik Seseorang Dari Bunga Favorit Mereka
  • Terkena Diare Padahal Tidak Salah Makan? Ini Penyebabnya!
  • Vertigo Saat Hamil: Penyebab Dan Pencegahannya
  • Kenapa Malas Berjalan Kaki?
  • 10 Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Tekanan Darah Tinggi
  • 20 Fakta Aneh Tapi Normal Tentang Kehamilan
  • 10 Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Hamil
  • 8 Tanda-Tanda Melahirkan Yang Harus Diperhatikan
  • Bagaimana Cara Menghitung Waktu Kehamilan?
  • Mengapa Kita Sebaiknya Makan Buah Setiap Hari?
  • Penyakit Yang Dapat Timbul Saat Kehamilan
  • Manfaat Benang Putih Pada Pisang
  • Olahraga Untuk Ibu Hamil
  • Kapan Saja Waktu Terbaik Untuk Minum Air?
  • Penghilang Rasa Sakit Alami

Artikel 2019

  • Mengapa Wanita Lebih Rentan Gangguan Tiroid?
  • Fakta Menarik Tentang Makanan
  • Pelajari Pertolongan Pertama Untuk Mengobati Luka
  • 9 Tips Mengatasi Insomnia
  • Tradisi Tahun Baru Imlek Di Berbagai Negara
  • Apakah Anda Minum Air Dengan Cara Yang Salah?
  • Apakah Anak Anda Belum Bisa Atau Telat Berbicara?
  • Mitos Cara Merawat Bayi Yang Baru Lahir
  • 10 Cara Alami Untuk Menurunkan Tekanan Darah
  • 6 Cara Membantu Detoks Tubuh Secara Alami
  • Menanggapi Perilaku Irasional Balita
  • Membantu Anak Mengungkapkan Kemarahan Tanpa Berlaku Kasar
  • Mana Yang Lebih Baik: Sabun Batangan Atau Sabun Cair?
  • 20 Cara Mudah Untuk Mendukung Go Green Dari Rumah
  • Memperkenalkan Finger Food Kepada Bayi
  • 10 Manfaat Berkebun Untuk Anak
  • Kapan Bayi Bisa Mulai Makan Telur?
  • Pentingnya Mengetahui Waktu Untuk Mencerna Makanan
  • Panduan Memberi MPASI Untuk Bayi
  • 6 Cara Untuk Membantu Anak Tidur Nyenyak Saat Bepergian
  • Makanan Yang Tepat Untuk Bagian-Bagian Tubuh
  • Mengajarkan Sopan Santun Pada Anak
  • Apakah Bayi Anda Sudah Siap Untuk Makanan Padat?
  • Olahraga Yang Baik dan Buruk Untuk Sakit Punggung
  • Tips Mengatasi Balita Yang Susah Makan
  • Berapa Banyak Gula Yang Dapat Dikonsumsi Anak-Anak?
  • 9 Pertanyaan Yang Harus Diajukan Ibu Hamil
  • 8 Pertanyaan Yang Harus Diajukan Ibu Menyusui
  • Mengajari Anak Belajar Dua Bahasa
  • Manfaat Dan Resiko Suntikan Epidural Untuk Persalinan
  • Waktu Sehat Untuk Makan Pisang Menurut Kematangannya
  • Rutinitas Pagi Hari Untuk Radang Sendi Pada Lutut
  • Mitos Tentang Waktu Terbaik Untuk Makan Buah
  • Kapan Sebaiknya Kita Minum Jus?
  • Tips Untuk Menyimpan Roti Agar Bertahan Lebih Lama
  • Hewan Peliharaan Yang Terbaik Untuk Anak
  • Membantu Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu Anak
  • 8 Tips Untuk Tetap Bugar Pada Musim Kemarau
  • Kompilasi Life Hacks

Terima kasih untuk para orang tua yang telah setia menjadi pembaca. Semoga blog kami telah dapat menjadi sarana pengetahuan dan hiburan selama 4 tahun ini.

Sampai bertemu lagi di lain kesempatan!

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Kompilasi Life Hacks

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Apa itu life hacks? Life hacks adalah ‘jalan pintas’ untuk solusi mempermudah kehidupan sehari-hari menggunakan barang-barang yang ada di sekitar Anda. Mengapa ‘jalan pintas’? Karena walaupun menggunakan barang yang ada di sekitar Anda, banyak orang yang tidak tahu bahwa hal tersebut dapat dilakukan. Yuk, langsung saja kita tengok contoh-contoh life hacks ini yang pasti dapat membuat Anda terkejut!

1. Mengeringkan pakaian lebih cepat

Jika Anda tidak memiliki pengering dan perlu mengeringkan pakaian Anda dengan cepat, inilah yang dapat Anda lakukan. Letakkan pakaian basah Anda pada handuk kering. Gulung handuk dengan posisi pakaian berada di dalam. Ambil gulungan handuk dan pakaian tersebut lalu pelintir sekencang mungkin untuk memeras airnya. Setelah Anda telah memeras air yang berlebih, jemur pakaian Anda di gantungan hingga benar-benar kering.

2. Bau sepatu

Jika Anda memiliki sepatu yang berbau tidak sedap, letakkan beberapa kantong teh kering di dalam setiap sepatu untuk menyerap baunya. Jika sepatu Anda tidak hanya berbau tetapi juga basah, isilah dengan campuran nasi dan bubuk soda kue lalu biarkan selama beberapa hari.

3. Sepatu ketat

Jika sepatu baru Anda terasa terlalu kencang, inilah cara untuk meregangkannya. Isi bagian dalam sepatu dengan koran basah secara penuh dan ketat. Biarkan sepatu mengering, lalu keluarkan koran dari dalam sepatu setelah selesai.

4. Menemukan barang-barang kecil yang hilang

Gunakan penyedot debu Anda untuk menemukan barang-barang kecil yang hilang, seperti anting-anting. Cukup tutup ujung penyedot debu dengan kaus kaki stocking atau kain tipis dan mulailah pencarian Anda. Periksa dari waktu ke waktu untuk melihat apakah objek yang Anda cari sudah ada di sana.

5. Membersihkan noda pada toilet

Tuang sekaleng coca-cola ke dalam mangkuk toilet, dan tinggalkan semalaman. Lalu cuci dengan air sabun, dan siram hingga bersih.

6. Buka saluran tersumbat dengan mudah

Alirkan air panas ke saluran yang tersumbat selama satu menit, lalu taburkan 1 cangkir soda kue ke selokan. Lalu perlahan tuangkan 1 cangkir cuka ke saluran pembuangan. Bilas sekali lagi dengan air panas atau mendidih.

7. Bersihkan kepala pancuran (shower)

Untuk membersihkan kepala pancuran atau keran kamar mandi, isilah kantong plastik dengan cuka putih dan ikatkan ke kepala pancuran dengan karet gelang untuk merendamnya. Biarkan cuka meresap semalaman, lalu lepaskan kantongnya. Kepala pancuran atau keran Anda akan sama bagusnya dengan yang baru!

8. Bau badan

Jika Anda lupa memakai deodoran dan Anda tidak ingin berbau seperti Anda sepulang dari gim, potong lemon atau jeruk segar menjadi dua bagian dan gosokkan ke kulit Anda maka bau badan akan hilang.

9. Buat es bertahan lebih lama dalam pendingin

Saat Anda pergi ke pantai dan membawa kotak pendingin Anda, taburkan garam di atas es agar tetap beku lebih lama.

10. Membuka tutup toples yang keras

Anda mungkin pernah mendengar banyak cara untuk membuka tutup toples yang keras kepala. Salah satu metode yang paling terkenal dan efektif adalah melepas tutupnya menggunakan lakban. Tapi inilah yang dapat Anda lakukan jika Anda tidak memiliki lakban: biarkan air panas mengalir di atas tutupnya selama satu atau dua menit, usap ke bawah, lalu buka. Anda juga bisa merendam tutupnya dalam air panas untuk mendapatkan efek serupa.

11. Trik sendok kayu

Trik lama ini tidak pernah gagal. Agar air dalam panci Anda tidak mendidih keluar, letakkan sendok kayu di atasnya. Jika air mulai mendidih terlalu tinggi, sendok akan meletuskan gelembung dan menjaga agar air tidak meluap dengan cepat.

12. Menjaga agar cucian kotor tetap berbau harum

Saat bepergian, simpan sebatang sabun wangi di kompartemen yang sama dengan cucian kotor Anda. Ini akan membuat pakaian Anda tetap berbau harum dan bersih.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

8 Tips Untuk Tetap Bugar Pada Musim Kemarau

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Cuaca panas cenderung menurunkan sistem kekebalan tubuh Anda yang dapat menyebabkan virus mudah menyerang. Selain itu, cuaca panas juga dapat membuat tubuh menjadi lemas jika Anda tidak menjaga kesehatan Anda dengan baik. Berikut adalah 8 tips yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan baik di dalam atau luar tubuh selama cuaca panas:

1) Makan makanan bergizi

Jangan lupa untuk sarapan untuk memenuhi asupan nutrisi Anda sebelum memulai aktivitas harian Anda. Akan lebih baik jika Anda memiliki jadwal makan yang rutin.

2) Minum air yang cukup

Air sangat penting untuk kesehatan tubuh Anda, terutama untuk menjaga keseimbangan tubuh, membantu mengeluarkan racun, dan meningkatkan energi Anda. Jadi, selalu bawalah sebotol air di samping Anda agar tubuh tetap terhidrasi.

3) Berolahraga secara teratur

Apa pun cuaca dan musimnya, luangkan waktu setidaknya 30 menit untuk berolahraga agar tubuh Anda segar dan rileks. Kunci untuk menjaga kesehatan tubuh tidak hanya melalui makanan tetapi juga berolahraga.

4) Tidur yang cukup

Cobalah untuk mengembangkan kebiasaan tidur yang baik dengan mengatur waktu untuk tidur pada waktu yang bersamaan. Istirahat yang cukup bermanfaat untuk mengendalikan pikiran dan rasa stres.

5) Minum vitamin

Vitamin direkomendasikan untuk Anda jika asupan harian Anda tidak dapat memenuhi kebutuhan tubuh Anda yang disarankan. Namun tetap saja, yang paling penting adalah mengkonsumsi buah dan sayuran untuk menyelesaikan masalah kurangnya vitamin.

6) Kenakan pakaian yang dapat melindungi

Meskipun orang disarankan untuk sebanyak mungkin membatasi diri untuk berada dalam terik sinar matahari pada musim ini, selalu ada keadaan bagi orang tertentu untuk berada pada outdoor, baik karena tuntutan pekerjaan atau situasi darurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa matahari biasanya paling intens antara 10 pagi hingga 4 sore. Untuk menangani ini, para ahli menyarankan bahwa yang terbaik adalah untuk mengenakan pakaian pelindung, seperti kemeja lengan panjang, celana panjang dan topi yang lebar untuk melindungi wajah, kulit kepala, dan telinga dari sinar matahari. Ini akan membantu menjaga kulit mereka tetap segar, menghindari iritasi, dan kerutan.

7) Pakailah kacamata hitam

Salah satu cara penting lainnya untuk menjaga mata tetap aman selama musim panas ini adalah memakai kacamata hitam saat berada di bawah terik matahari, tetapi orang terkadang enggan atau malu untuk memakainya. Perlu dicatat bahwa sinar ultraviolet matahari dapat merusak beberapa sel sensitif di mata, yang dalam jangka panjang dapat mempengaruhi penglihatan seseorang di kemudian hari.

8) Mandilah sesering yang Anda bisa

Salah satu cara lain untuk tetap segar pada musim ini adalah mandi sesering mungkin. Terlepas dari kenyataan bahwa itu menyegarkan, mandi juga akan menyapu keringat yang pasti dikeluarkan tubuh. Para ahli mengatakan jika keringat dibiarkan mengering di tubuh, hal itu dapat menyebabkan bau badan.

Karena belakangan cuaca sekarang panas, mari kita jaga kesehatan tubuh!

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Membantu Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu Anak

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Bayi dilahirkan dengan rasa ingin tahu. Ini adalah keterampilan bawaan yang sangat baik dalam membantu anak-anak kecil untuk belajar secara mendalam dan bertahan lama. Tugas kita adalah untuk memelihara rasa ingin tahu itu dengan mendorong pertanyaan dan eksplorasi anak-anak. Orang tua dapat membantu dengan juga ikut ingin tahu, memberikan jawaban yang baik, dan mengadakan percakapan terbuka.

Sejak lahir, anak-anak menunjukkan kecenderungan yang kuat dan kemampuan untuk mendeteksi keteraturan di sekitar mereka, memperhatikan ketika ada sesuatu yang berbeda atau tidak terduga. Kemampuan untuk mengkategorikan ini membantu mereka memahami sejumlah informasi yang datang kepada mereka.

Keingintahuan membantu anak-anak belajar secara efisien. Ini adalah detektor yang mendorong mereka untuk menjelaskan yang tak terduga dan menyelesaikan ketidakpastian. Dengan menggunakan semua inderanya, mereka menjelajahi sesuatu yang tidak dikenal sampai tidak lagi asing.

Selalu merasa penasaran juga bisa membuat orang lebih bahagia saat dewasa. Orang-orang yang selalu merasa penasaran biasanya adalah orang yang terus belajar dan mendapat kepuasan yang lebih tinggi dengan hidup mereka dibandingkan dengan kebanyakan orang.

Sayangnya, rasa ingin tahu seorang anak terancam hilang karena anak-anak tumbuh dewasa. Bagaimana kita membantu anak-anak mempertahankan keingintahuan alami mereka? Orang tua dapat melakukan setidaknya tiga hal untuk mendorong rasa ingin tahu anak-anak.

Pertama, berikan jawaban yang memuaskan untuk pertanyaan mereka. Pertanyaan anak-anak sangat sensitif terhadap jawaban yang mereka terima. Jika Anda memberi mereka jawaban yang memuaskan, mereka akan menanyakan pertanyaan yang lebih dalam atau lebih baik. Jika suatu tanggapan tidak memuaskan, mereka akan terus menanyakan pertanyaan yang sama, tetapi seiring waktu mereka mungkin akan berhenti bertanya.

Hasil penelitian rasa ingin tahu menunjukkan bahwa anak-anak yang banyak bertanya dan menerima jawaban yang memuaskan adalah mereka yang terus bertanya. Anak-anak yang paling sering merasa tidak penasaran adalah yang paling rentan terhadap respon orang tua yang tampak tidak tertarik atau hanya diam saja. Anak-anak yang datang ke sekolah dengan tingkat keingintahuan yang rendah adalah mereka yang paling perlu dorongan agar mereka bertanya.

Kedua, tunjukkan keingintahuan Anda sendiri—ajukan pertanyaan, cari tahu, selidiki. Anak-anak sangat dipengaruhi oleh orang dewasa yang juga mengajukan banyak pertanyaan, dan mereka akan meniru kemampuan berbahasa dan cara bicara Anda. Anak-anak yang banyak bertanya biasanya memiliki orang tua yang melakukan hal yang sama.

Misalnya ada seorang anak yang bertanya: “Mengapa es mencair?” dan jawaban yang memuaskan mungkin hanya: “Es itu meleleh ketika suhunya tinggi.” Tetapi orangtua bisa lebih jauh dari ini dalam menanggapi rasa ingin tahu, yang merupakan hal ketiga yang dapat Anda lakukan: bersiaplah untuk mengikuti serangkaian pertanyaan (Anda sendiri dan anak Anda) yang mengarah ke arah yang tidak diketahui. Nikmatilah pengalaman berspekulasi, merasa tidak tahu sesuatu, dan harapan bahwa Anda dapat menemukan jawabannya.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Hewan Peliharaan Yang Terbaik Untuk Anak

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Saat anak Anda melihat seekor hewan, pikiran pertama yang akan dia miliki adalah membawanya pulang dan bermain dengannya. Hewan peliharaan telah dikenal membantu pertumbuhan mental anak-anak secara efektif, maka dari itu tidak ada salahnya jika Anda memiliki hewan peliharaan di rumah. Mungkin Anda bingung, hewan apa yang sebaiknya Anda pilih? Berikut adalah beberapa informasi mengenai beberapa hewan peliharaan umum yang dapat membantu Anda untuk mempertimbangkan pilihan yang tepat.

1. Anjing

Pilihan pertama yang banyak dipilih untuk setiap rumah tangga di seluruh dunia—anjing sangat disukai oleh kebanyakan orang.

Kelebihan: Hubungan seorang anak dengan anjingnya sangat kuat karena anjing sangat mencintai pemiliknya dengan cara itu. Mereka dapat dengan cepat belajar dari anak Anda dan menjadi teman yang baik di dalam rumah maupun di luar ketika mereka pergi bermain.

Kekurangan: Anjing membutuhkan perawatan yang baik setiap hari. Anjing terkadang secara tidak sengaja menggigit pemiliknya ketika bermain dan juga mencakar untuk mempertahankan diri ketika mereka tiba-tiba merasa khawatir. Anjing juga akan membutuhkan mainan untuk digigit agar mencegah mereka menggigit atau merusak furnitur rumah Anda.

2. Kucing

Kucing sangat menggemaskan dan bisa menjadi sahabat yang baik karena mereka juga berumur panjang.

Kelebihan: Kucing tidak hobi bermain seperti anjing dan umumnya lebih disukai jika anak Anda menyukai sesuatu yang lembut dan halus yang bisa ditempatkan di kamar mereka. Kucing umumnya bersifat tenang dan nyaman, atau sibuk dengan diri mereka sendiri.

Kekurangan: Ada kemungkinan lebih tinggi bagi anak untuk memiliki alergi terhadap kucing dibandingkan dengan anjing. Kucing juga dapat dengan mudah menjadi marah dan tidak ragu untuk membalas atau mencakar jika merasa terganggu.

3. Burung

Tidak hanya penuh warna untuk dilihat, tetapi juga membawa melodi ke rumah Anda.

Kelebihan: Beberapa anak ada yang tidak menyukai keintiman fisik dengan hewan seperti anjing atau kucing. Untuk anak-anak yang seperti itu, burung adalah pilihan yang bagus. Suara musikal bisa menjadi faktor besar dalam kehidupan anak yang sedang berkembang. Sebagian besar burung tidak mengancam dan tinggal di dalam sangkar tanpa kesulitan.

Kekurangan: Menangani dan melatih burung membutuhkan waktu dan kesabaran, dan penting bagi anak Anda untuk memiliki keduanya. Burung dapat dengan cepat menjadi berantakan dan membersihkan kandang mereka adalah kegiatan yang harus rutin dilakukan.

4. Ikan

Selain tenang dalam dunianya sendiri, seekor ikan juga bisa menambah keindahan rumah Anda.

Kelebihan: Anak-anak tertentu lebih suka hewan peliharaan yang lebih tenang dan sunyi dan dapat diamati tanpa khawatir. Seekor ikan adalah salah satu hewan peliharaan terbaik untuk balita karena paling mudah karena yang diperlukan hanyalah membersihkan air yang mereka tinggali setiap sesekali.

Kekurangan: Anda diwajibkan dapat memastikan jenis makanan tertentu yang dibutuhkan sang ikan dan juga dalam jumlah yang tepat. Membersihkan wadah akuarium juga sesekali diperlukan untuk mencegah penumpukan limbah dan kuman di dalamnya.

5. Hamster

Mungil dan menghibur, hamster jarang kehabisan energi. Mereka adalah hewan peliharaan pertama yang bagus untuk anak-anak yang sudah lebih besar—yang telah membuktikan bahwa mereka dapat cukup bertanggung jawab untuk merawat hewan peliharaan secara teratur.

Kelebihan: Sangat lucu pada pandangan pertama, hewan-hewan kecil ini bisa menjadi hewan peliharaan yang hebat asalkan anak Anda suka menjaga dan memastikan bahwa hewan peliharaan mereka baik-baik saja. Memberi kandang mereka roda hamster adalah cara terbaik untuk membuatnya tetap sibuk.

Kekurangan: Hamster dikenal cepat menjadi berantakan dan bau mereka terkadang tidak tertahankan. Kandang hamster sering membutuhkan pembersihan dan pemeliharaan. Malas untuk membersihkan bukanlah pilihan karena bau bisa menjadi sangat tak tertahankan dengan sangat cepat.

6. Kelinci

Hewan peliharaan paling menggemaskan dari mereka semua!

Kelebihan: Kelinci membutuhkan waktu untuk membiasakan diri dengan sentuhan manusia. Tetapi begitu mereka sudah terbiasa, mereka adalah hewan peliharaan yang hebat, lucu, dan menyenangkan. Anak Anda akan senang membawa kelinci memutari rumah di sakunya atau di kepalanya dan kelinci kebanyakan akan tetap diam, hanya mengamati sekeliling.

Kekurangan: Karena kelinci bersifat sosial, mereka memerlukan perhatian terus-menerus. Pada saat yang sama, mereka juga tidak suka dipegang terus-menerus. Kandang mereka juga membutuhkan pembersihan teratur dan kelinci yang tidak dijaga dapat membuat kekacauan di rumah.

7. Kura-kura

Hewan peliharaan dapat menjadi anggota tertua keluarga Anda dan juga yang paling bijaksana.

Kelebihan: Kura-kura adalah hewan peliharaan yang paling damai dan tenang. Mereka memiliki penampakan bijak yang secara tidak langsung dapat membuat anak menjadi pribadi yang lebih baik. Banyak anak yang melakukan percakapan panjang dengan kura-kura karena hewan-hewan ini dapat bertahan dalam satu posisi untuk jangka waktu yang lama.

Kekurangan: Seekor kura-kura membutuhkan beberapa kondisi lingkungan untuk dapat bertahan hidup. Kura-kura juga memiliki umur yang sangat panjang sehingga anak Anda harus siap untuk merawatnya bahkan ketika dia sudah kuliah. Jika anak Anda berusia di bawah 5 tahun, hindari memilih kura-kura sebagai peliharaan karena kura-kura dapat menyebarkan salmonella.

Memiliki hewan peliharaan dapat mengajari anak-anak Anda banyak hal tentang kehidupan dan interaksi sosial. Hewan peliharaan kecil untuk anak-anak lebih mudah dirawat dan anak Anda juga bisa belajar menanganinya dengan cara yang benar. Buatlah pilihan berdasarkan pada apa yang Anda suka atau cara merawat yang menurut Anda praktis dan anak Anda akan memiliki teman yang sangat mereka nantikan.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Tips Untuk Menyimpan Roti Agar Bertahan Lebih Lama

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Ketika kita membicarakan mengenai bagaimana menyimpan roti, kebanyakan orang menyimpannya begitu saja pada suhu ruangan selama satu atau dua hari. Hal ini tidaklah salah, namun ada beberapa cara untuk menyimpan roti agar dapat bertahan lebih lama. Berikut adalah beberapa tips hal yang dapat lakukan:

1. Bungkus roti dengan plastik atau aluminium foil. Jenis pembungkus ini akan menjebak kelembaban alami roti agar tidak mengering dan mengeras. Jika bungkus asli roti Anda berupa kertas pembungkus, buang dan bungkus dengan plastik atau aluminium foil untuk disimpan.

Jika Anda telah mengiris roti olahan, Anda dapat menutupnya dalam kemasan plastik aslinya. Pembuat roti olahan biasanya merekomendasikan untuk menyimpannya dalam kemasan plastik aslinya ini untuk menjaga kelembapan.

Beberapa mencoba meninggalkan roti dalam pembungkus kertas, atau bahkan membiarkannya terbuka di meja dengan sisi yang dipotong menghadap ke bawah. Ini mempertahankan kerenyahan kulit luar roti, tetapi jika dibiarkan terbuka di udara, roti akan basi dalam beberapa jam.

2. Simpan roti pada suhu ruangan. Namun lakukan ini tidak lebih dari dua hari dan suhu ruangan harus sekitar 20ºC. Jauhkan dari sinar matahari langsung di tempat yang sejuk dan kering, seperti di dapur Anda atau di dalam kotak roti.

Jika rumah Anda memiliki kelembaban yang tinggi, roti Anda dapat ditumbuhi jamur dengan cepat pada suhu ruangan. Untuk kasus ini, Anda mungkin ingin langsung membekukan roti setelah makan sebanyak yang Anda inginkan saat masih segar.

3. Jangan menaruh roti di lemari es. Studi ilmiah telah menunjukkan bahwa hal ini mengeluarkan uap air dan roti akan menjadi basi tiga kali lebih cepat daripada jika diletakkan pada suhu ruangan. Ini terjadi dari suatu proses yang dikenal sebagai “retrogradasi”, yang berarti molekul-molekul pati mengkristal dan roti menjadi keras.

4. Bekukan roti ekstra. Jika Anda memiliki lebih banyak roti daripada yang bisa Anda konsumsi sebelum basi dalam beberapa hari, cara terbaik untuk menyimpannya adalah dengan membekukannya. Meskipun pendinginan mempercepat pati mengkristal dalam roti, namun pembekuan tidak. Roti beku menurunkan suhu untuk menghentikan pati dalam roti dari rekristalisasi dan menjadi basi.

Pastikan untuk menyimpannya dalam kantong plastik khusus freezer atau aluminium foil yang tebal karena yang ringan dan tipis tidak cocok untuk pembekuan. Masukkan roti Anda ke dalam freezer segera sebelum teksturnya mulai menurun kualitasnya. Jangan lupa untuk memberi label tanggal agar Anda tidak lupa.

Anda juga dapat mempertimbangkan untuk mengiris roti Anda sebelum membeku karena dengan begitu Anda tidak perlu mengirisnya saat beku atau saat sudah dilelehkan, yang seringkali masih sulit untuk diiris.

5. Lelehkan roti. Jika Anda telah membekukan roti, biarkan mencair pada suhu ruangan. Lepaskan pembungkus freezer dan diamkan. Jika Anda mau, panaskan dalam oven atau pemanggang roti selama beberapa menit (tidak lebih dari 5 menit) untuk mengembalikan kerak. Ketahuilah bahwa roti hanya baik untuk dipanaskan sekali untuk mengembalikan kerak. Jika Anda memanaskan lagi, Anda hanya akan mempercepat roti menjadi basi.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather