8 Tips Untuk Tetap Bugar Pada Musim Kemarau

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Cuaca panas cenderung menurunkan sistem kekebalan tubuh Anda yang dapat menyebabkan virus mudah menyerang. Selain itu, cuaca panas juga dapat membuat tubuh menjadi lemas jika Anda tidak menjaga kesehatan Anda dengan baik. Berikut adalah 8 tips yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan baik di dalam atau luar tubuh selama cuaca panas:

1) Makan makanan bergizi

Jangan lupa untuk sarapan untuk memenuhi asupan nutrisi Anda sebelum memulai aktivitas harian Anda. Akan lebih baik jika Anda memiliki jadwal makan yang rutin.

2) Minum air yang cukup

Air sangat penting untuk kesehatan tubuh Anda, terutama untuk menjaga keseimbangan tubuh, membantu mengeluarkan racun, dan meningkatkan energi Anda. Jadi, selalu bawalah sebotol air di samping Anda agar tubuh tetap terhidrasi.

3) Berolahraga secara teratur

Apa pun cuaca dan musimnya, luangkan waktu setidaknya 30 menit untuk berolahraga agar tubuh Anda segar dan rileks. Kunci untuk menjaga kesehatan tubuh tidak hanya melalui makanan tetapi juga berolahraga.

4) Tidur yang cukup

Cobalah untuk mengembangkan kebiasaan tidur yang baik dengan mengatur waktu untuk tidur pada waktu yang bersamaan. Istirahat yang cukup bermanfaat untuk mengendalikan pikiran dan rasa stres.

5) Minum vitamin

Vitamin direkomendasikan untuk Anda jika asupan harian Anda tidak dapat memenuhi kebutuhan tubuh Anda yang disarankan. Namun tetap saja, yang paling penting adalah mengkonsumsi buah dan sayuran untuk menyelesaikan masalah kurangnya vitamin.

6) Kenakan pakaian yang dapat melindungi

Meskipun orang disarankan untuk sebanyak mungkin membatasi diri untuk berada dalam terik sinar matahari pada musim ini, selalu ada keadaan bagi orang tertentu untuk berada pada outdoor, baik karena tuntutan pekerjaan atau situasi darurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa matahari biasanya paling intens antara 10 pagi hingga 4 sore. Untuk menangani ini, para ahli menyarankan bahwa yang terbaik adalah untuk mengenakan pakaian pelindung, seperti kemeja lengan panjang, celana panjang dan topi yang lebar untuk melindungi wajah, kulit kepala, dan telinga dari sinar matahari. Ini akan membantu menjaga kulit mereka tetap segar, menghindari iritasi, dan kerutan.

7) Pakailah kacamata hitam

Salah satu cara penting lainnya untuk menjaga mata tetap aman selama musim panas ini adalah memakai kacamata hitam saat berada di bawah terik matahari, tetapi orang terkadang enggan atau malu untuk memakainya. Perlu dicatat bahwa sinar ultraviolet matahari dapat merusak beberapa sel sensitif di mata, yang dalam jangka panjang dapat mempengaruhi penglihatan seseorang di kemudian hari.

8) Mandilah sesering yang Anda bisa

Salah satu cara lain untuk tetap segar pada musim ini adalah mandi sesering mungkin. Terlepas dari kenyataan bahwa itu menyegarkan, mandi juga akan menyapu keringat yang pasti dikeluarkan tubuh. Para ahli mengatakan jika keringat dibiarkan mengering di tubuh, hal itu dapat menyebabkan bau badan.

Karena belakangan cuaca sekarang panas, mari kita jaga kesehatan tubuh!

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Kapan Sebaiknya Kita Minum Jus?

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Terlepas dari semua manfaat kesehatannya yang telah terbukti, masih banyak juga hal yang kita tidak ketahui. Misalnya, Anda mungkin seseorang yang rajin minum jus, tetapi masih belum mendapatkan manfaat optimal dari jus. Apakah akan lebih baik jika jus diminum dengan makanan atau sebelum makan? Apakah lebih baik setelah atau sebelum Anda berolahraga? Atau lebih baik diminum ketika perut kosong?

Semuanya mulai membingungkan ketika membicarakan mengenai waktu terbaik untuk minum jus. Namun jangan khawatir! Berikut akan kami bahas mengenai kapan sebaiknya Anda minum jus untuk mendapat manfaatnya secara optimal.

Waktu terbaik untuk minum jus adalah di pagi hari—saat perut kosong.

Ini adalah fakta yang sudah diterima secara luas, tetapi tahukah Anda akan alasannya? Nutrisi dalam jus cepat diserap tubuh ketika Anda minum jus saat perut kosong di pagi hari. Jika Anda menikmati jus dengan makanan, proses ini memakan waktu lebih lama dan beberapa nutrisi mungkin tidak sepenuhnya diserap. Makanlah sarapan Anda kira-kira setengah jam sesudah Anda minum jus.

Jika Anda seorang peminum kopi, pastikan Anda minum jus Anda setidaknya satu jam sebelum atau setelah kopi Anda, karena keasaman kopi akan membatalkan efek alkali jus. Namun idealnya, Anda harus mencoba mengganti kopi sepenuhnya dengan jus segar, yang dapat memberikan energi yang sama.

Secara umum, yang terbaik adalah minum jus buah di paruh pertama hari, karena hal ini akan memberikan karbohidrat kompleks yang memberi Anda energi. Makanan dengan karbohidrat kompleks mengubah glukosa menjadi energi secara perlahan, memberi Anda pasokan energi yang konsisten sepanjang hari. Untuk paruh kedua hari itu, minumlah jus sayuran hijau atau jus buah dan sayuran yang dicampur.

Perlu diingat bahwa jus tidak dimaksudkan sebagai pengganti makanan dan hanya sebagai bonus tambahan untuk merawat dan menjaga kesehatan tubuh Anda. Tentu saja, manfaat jus akan tetap berlaku tidak peduli kapan Anda meminumnya, namun pagi hari adalah waktu terbaik untuk mendapatkan manfaat maksimal.

Jika Anda harus minum jus dengan makanan, minumlah dengan salad hijau atau hidangan sayuran mentah sebagai makanannya.

Buah-buahan dicerna dalam tubuh Anda dengan sangat cepat. Jika Anda memadukan jus buah dengan makanan berat, yang terjadi adalah mereka mencerna pada waktu yang berbeda. Ini dapat menyebabkan refluks asam atau gangguan pencernaan. Namun, buah dan sayuran umumnya bekerja bersama dengan baik. Jadi, jika Anda lebih suka minum jus dengan makanan, pasangkan dengan salad sayuran hijau atau hidangan sayuran mentah sederhana. Ini mengaktifkan efek alkali optimal pada jus.

Jus sangat baik diminum sebelum dan sesudah berolahraga.

Ada mitos umum di luar sana bahwa Anda tidak boleh makan sebelum berolahraga. Hal ini berasal dari keyakinan bahwa tubuh Anda akan memanfaatkan cadangan lemaknya jika tidak ada makanan yang tersedia untuk dibakar terlebih dahulu, dan dengan melakukannya Anda akan menurunkan berat badan lebih cepat dan membakar lebih banyak kalori.

Namun kenyataannya, tubuh Anda membutuhkan bahan bakar untuk menyediakan energi untuk kegiatan olahraga Anda. Minum jus bisa menjadi cara cepat dan mudah untuk mendapatkan bahan bakar penambah energi yang dibutuhkan tubuh Anda untuk latihan yang efektif. Minum jus juga memberi Anda nutrisi untuk menjaga stamina dan daya tahan Anda.

Tentu saja minum setelah berolahraga juga sama pentingnya dengan minuman sebelum berolahraga. Setelah berolahraga, Anda telah menghabiskan tingkat elektrolit dan glikogen (simpanan gula) Anda dan memerlukan penggantinya. Sebagian besar atlet biasanya meraih minuman olahraga atau mengisi perut dengan makanan berlemak, tetapi pilihan terbaik adalah segelas jus segar.

Tidak hanya akan memberi Anda energi dengan segera, tetapi itu akan mengisi kembali nutrisi yang hilang selama aktivitas berat sehingga saat ini ada dalam daftar waktu terbaik untuk minum jus. Jus juga mengandung karbohidrat, elektrolit, dan asam amino, yang membantu otot Anda pulih setelah berolahraga.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Mitos Tentang Waktu Terbaik Untuk Makan Buah

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Sayangnya, selalu ada banyak informasi yang salah tentang nutrisi dan salah satu topik umum adalah waktu terbaik untuk makan buah. Ada klaim tentang kapan dan bagaimana Anda harus mengonsumsi buah, serta siapa yang harus menghindari makan buah. Berikut adalah mitos-mitos terkenal tentang waktu terbaik untuk makan buah—bersama dengan kebenarannya.

Mitos 1: Selalu Makan Buah Dengan Perut Kosong

Mitos ini mengklaim bahwa makan buah dengan makanan memperlambat pencernaan dan menyebabkan makanan duduk diam di perut Anda dan berfermentasi atau membusuk. Mitos ini juga mengklaim bahwa makan buah dengan makanan adalah penyebab gas, ketidaknyamanan dan berbagai gejala lain.

Meskipun benar bahwa serat dalam buah dapat memperlambat pelepasan makanan dari perut Anda, sisa dari klaim ini adalah palsu. Meskipun buah dapat menyebabkan perut Anda mengosong lebih lambat, buah tidak menyebabkan makanan duduk di perut Anda seterusnya. Selain itu, memperlambat pengosongan perut Anda adalah hal yang baik. Ini bisa membantu Anda merasa kenyang lebih lama, yang mungkin membantu Anda makan lebih sedikit kalori dalam jangka panjang.

Sisa klaim ini mengenai makan buah dengan perut kosong dapat menyebabkan kembung, diare, dan ketidaknyamanan juga tidak memiliki dukungan ilmiah.

Mitos 2: Makan Buah Sebelum Atau Setelah Makan Mengurangi Nilai Gizi

Klaim ini jika Anda makan buah sebelum atau setelah makan, nutrisi buah akan hilang. Namun, ini sama sekali tidak benar. Tubuh manusia telah berevolusi dari waktu ke waktu menjadi seefisien mungkin dalam hal mengekstrak nutrisi dari makanan.

Saat Anda makan, perut bertindak sebagai penampung yang hanya melepaskan sedikit demi sedikit sehingga usus Anda dapat dengan mudah mencernanya. Selain itu, usus kecil dirancang untuk menyerap nutrisi sebanyak mungkin. Penelitian telah menunjukkan bahwa usus Anda memiliki kemampuan untuk menyerap nutrisi dua kali lebih banyak dari rata-rata nutrisi yang dikonsumsi seseorang dalam satu hari.

Area serap yang besar ini berarti Anda mendapatkan nutrisi dari buah (dan makanan Anda yang lain) adalah pekerjaan yang mudah untuk sistem pencernaan Anda, terlepas dari apakah Anda makan buah dengan perut kosong atau setelah makan.

Mitos 3: Jika Anda Menderita Diabetes, Anda Harus Makan Buah 1-2 Jam Sebelum Atau Setelah Makan

Mitos ini didasari oleh penderita diabetes sering memiliki masalah pencernaan, dan makan buah jauh sesudah atau sebelum makanan utama akan meningkatkan pencernaan.

Sayangnya, ini saran yang agak buruk bagi kebanyakan orang yang menderita diabetes. Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung gagasan bahwa makan buah secara terpisah dari makanan dapat meningkatkan pencernaan.

Satu-satunya perbedaan yang mungkin terjadi adalah bahwa gula yang terkandung dalam buah dapat masuk ke aliran darah lebih cepat, yang justru harus dihindari oleh penderita diabetes.

Daripada memakan buah secara terpisah, memakannya dengan makanan atau sebagai cemilan yang dipasangkan dengan makanan tinggi protein, serat atau lemak adalah pilihan yang jauh lebih baik bagi seseorang dengan diabetes. Hal ini dikarenakan protein, serat, dan lemak dapat menyebabkan perut Anda melepaskan makanan ke usus kecil lebih lambat.

Mitos 4: Waktu Terbaik Untuk Makan Buah Adalah Saat Sore Hari

Dikatakan bahwa metabolisme Anda melambat pada sore hari dan makan makanan yang tinggi gula, seperti buah, meningkatkan kadar gula darah Anda dan “membangunkan” sistem pencernaan Anda.

Kenyataannya adalah bahwa makanan yang mengandung karbohidrat untuk sementara waktu akan meningkatkan gula darah Anda saat glukosa diserap, terlepas dari waktu makan. Namun, selain memberikan energi dan nutrisi lain kepada tubuh Anda, ini tidak memiliki manfaat khusus.

Kita tidak perlu “membangunkan” sistem pencernaan karena mereka selalu siap untuk beraksi saat makanan menyentuh lidah Anda, tidak peduli waktu kapan pun. Tidak ada salahnya makan buah baik di pagi hari atau setiap saat sepanjang hari.

Jadi, apakah ada waktu terbaik untuk makan buah?

Bagi kebanyakan orang, makan buah setiap saat dan kapan saja merupakan hal yang baik. Hanya saja, waktu makan mungkin penting untuk diperhatikan bagi penderita diabetes atau orang yang ingin menurunkan berat badan mereka.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Rutinitas Pagi Hari Untuk Radang Sendi Pada Lutut

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Bangun dari tempat tidur ketika Anda menderita radang sendi dapat menghasilkan rasa kaku terutama pada lutut Anda. Sendi kaku di pagi hari berhubungan dengan pelepasan bahan kimia inflamasi pada malam hari atau bisa juga disebabkan kurangnya gerakan yang berkepanjangan saat tidur yang dapat menyebabkan persendian menjadi kaku.

Seberapa kaku Anda rasakan—dan berapa lama rasa kaku itu bertahan—tergantung pada separah apa radang sendi Anda, berapa lama Anda tidur, dan apa yang Anda lakukan sehari sebelumnya. Secara umum, sendi harus mulai mengendur dalam waktu 30 menit hingga satu jam.

Melatih rutinitas untuk mengurangi rasa kaku di pagi hari dapat membantu meringankan persendian Anda sepanjang hari, dan membuat Anda bergerak lebih cepat. Berikut adalah beberapa rutinitas yang dapat Anda lakukan.

Regangkan sendi yang kencang

Bergerak adalah kunci untuk melonggarkan sendi yang kencang. Semakin Anda bergerak, semakin banyak Anda melumasi permukaan sendi.

Mulailah hari dengan beberapa peregangan lembut untuk meningkatkan aliran darah ke sendi Anda. Tarik satu atau kedua lutut ke dada untuk meregangkan punggung. Tanggalkan lutut Anda dengan menekuk dan meluruskannya. Goyangkan kedua lutut Anda dari satu sisi ke sisi yang lain untuk melatih pinggul Anda.

Saat Anda melakukan peregangan, jangan bergerak melewati titik nyaman. Jika peregangan yang dilakukan terasa menyakitkan, jangan memaksakan tubuh Anda. Jika Anda memiliki radang sendi, berhati-hatilah selama berolahraga dan periksa dengan ahli reumatologi Anda untuk memastikan Anda tidak memperburuk penyakit Anda.

Bagi orang-orang yang tidak terbiasa berolahraga, tempat yang baik untuk memulai adalah dengan mengunjungi terapis fisik. Terapis dapat mengajari Anda cara melakukannya dengan benar.

Gunakan panas

Baik dingin dan panas dianjurkan untuk menghilangkan radang sendi, tetapi panas memiliki keunggulan dalam memerangi rasa kaku. Panas dengan lembab sedikit lebih efektif daripada panas kering, maka dari itu direkomendasikan untuk mandi air hangat, yang menggabungkan gerakan dengan panas.

Jangan berlama-lama di bawah pancuran terlalu lama karena jika lebih dari 15 menit akan membuat sendi tidur. Jaga agar air tetap hangat—bukan panas—untuk menghindari kulit menjadi panas atau membuat iritasi pada sendi yang meradang.

Hidrasi

Agar sendi Anda tetap terlumasi, Anda perlu banyak cairan di sistem tubuh Anda. Letakkan segelas air di meja tidur Anda untuk diminum ketika Anda bangun, dan minumlah air yang banyak sepanjang hari.

Walaupun disarankan secara umum bahwa kita sebaiknya minum 2 liter air sehari, pada akhirnya seberapa banyak Anda minum setiap harinya adalah keputusan Anda sendiri. Anda dapat minta saran dokter dan ahli gizi untuk lebih jelasnya.

Jalan-jalan

Begitu Anda bangun dari tempat tidur, berjalan adalah cara lain yang efektif untuk mengurangi rasa kaku. Selain membuat sendi Anda bergerak, ada juga manfaat tambahan seperti meningkatkan kekuatan dan kebugaran kardiovaskular. Direkomendasikan setidaknya melakukan 30 menit jalan cepat atau aktivitas aerobik lainnya dalam lima kali seminggu, tetapi semakin banyak Anda berjalan akan semakin baik.

Mulai dengan lambat atau perlahan jika Anda jarang atau sudah lama tidak berolahraga. Berjalanlah 5 atau 10 menit pada satu waktu, dan kemudian secara bertahap tingkatkan jarak dan intensitas jalan Anda.

Obat-obatan

Jika langkah-langkah di atas tidak mengurangi rasa sakit dan kaku Anda, dokter Anda dapat merekomendasikan obat-obatan. Obat anti inflamasi nonsteroid (NSAID) dan kortikosteroid mengatasi kedua aspek inflamasi dan radang sendi. Tanyakan kepada dokter Anda jika Anda dapat minum obat ketika pertama kali bangun, untuk meringankan rasa tidak nyaman di pagi hari.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Waktu Sehat Untuk Makan Pisang Menurut Kematangannya

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Jika bicara soal buah pisang, tentunya Anda ingat bahwa tidak semua pisang memiliki rasa, tekstur, dan warna yang sama. Hal ini dikarenakan mungkin Anda memakan pisang yang masih muda, atau bahkan yang sudah matang tetapi Anda tidak dapat membedakannya. Tahukah Anda bahwa kandungan gizi pisang juga berubah seiring bertambahnya usia? Ada baiknya kita dapat membedakan dan mengetahui nilai gizinya agar kita tahu pisang mana yang sebaiknya kita makan sesuai dengan kebutuhan.

Pisang Hijau

Pisang ini adalah pisang muda dan penuh mengandung pati yang memiliki nutrisi untuk membuat sistem pencernaan Anda bekerja sedikit lebih keras. Itu juga alasan mengapa pisang hijau membuat Anda cepat kenyang. Namun, pati dalam pisang hijau juga bisa membuat Anda merasa kembung.

Kandungan pati dalam pisang hijau berkontribusi terhadap tekstur lilin mereka. Pisang ini tidak selembut yang sudah matang, yang sebenarnya membuat mereka sempurna untuk dimasak karena mereka dapat mengambil panas.

Jika Anda mencari pisang yang rendah indeks glikemik (kadar gula), pilih yang hijau. Tubuh Anda nantinya akan memecah pati ini menjadi glukosa. Dengan cara ini, pisang hijau akan menaikkan kadar gula darah secara perlahan. Hanya saja, pisang hijau bisa terasa pahit karena mengandung lebih sedikit gula.

Pisang Kuning

Ucapkan selamat tinggal pada pati dan sambutlah teman baru yaitu gula. Pergantian bertahap ini menghasilkan pisang yang lebih lembut dan lebih manis. Walaupun pisang kuning mengandung indeks glikemik lebih tinggi, mereka sebenarnya lebih mudah dicerna. Dengan lebih sedikit pati untuk diproses, sistem pencernaan Anda akan menyerap nutrisi lebih cepat.

Sayangnya, selalu ada sedikit nutrisi atau gizi yang hilang seiring bertambahnya usia pisang. Untuk menebus ini, pisang kuning lebih berkembang dalam hal antioksidan. Sistem kekebalan tubuh Anda pasti akan menyukai pisang kuning.

Tips: Simpan pisang Anda di lemari es untuk mencegah kehilangan zat gizi. Meskipun pisang Anda masih akan kehilangan sejumlah nutrisi, proses kehilangannya akan memiliki laju yang jauh lebih lambat.

Pisang Berbintik

Pisang ini lebih tua dan lebih manis. Bintik-bintik coklat tidak hanya menunjukkan bahwa pisang telah berumur, tetapi mereka juga menunjukkan berapa banyak pati telah dikonversi menjadi gula.

Anda bisa saja menganggap  semua bintik coklat itu sebagai bintik-bintik gula kecil. Pada akhirnya, semakin banyak bintik coklat yang dimiliki pisang, semakin banyak gula yang dikandungnya.

Anda juga dapat menganggap bintik-bintik coklat sebagai pemacu sistem kekebalan tubuh yang kecil. Pisang berbintik sangat kaya antioksidan sehingga dikaitkan dengan pencegah kanker. Tumor Necrosis Factor (TNF), yang berfungsi untuk menghancurkan tumor, berhubungan dengan titik-titik coklat itu. Jadi jika Anda berpikir pisang berbintik coklat itu buruk, Anda mungkin perlu memikirkannya lagi.

Pisang Coklat

Pati pada pisang kini semuanya telah menjadi gula pisang coklat. Pisang ini adalah yang paling tua dan bisa terlihat layu dan lembek, tetapi jangan dibuang begitu saja.

Seperti halnya pati telah dipecah menjadi gula, klorofil juga telah mengambil bentuk baru. Kerusakan klorofil ini adalah alasan mengapa kadar antioksidan meningkat seiring bertambahnya usia pisang. Jadi pisang yang sepenuhnya cokelat adalah pembangkit tenaga antioksidan.

Sifat lembut dan manis dari pisang coklat membuatnya sempurna untuk ditumbuk. Anda bisa menggunakan pisang coklat tumbuk Anda untuk membuat makanan bergizi dan lezat seperti roti pisang atau bahkan kue panekuk.

Pisang akan selalu menjadi makanan ringan dalam hal gizi. Semua pisang mengandung sekitar 100 kalori, rendah lemak dan kaya akan sumber kalium, vitamin B6, vitamin C, dan serat. Namun, kini kita tahu bahwa seberapa matangnya pisang mengubah beberapa manfaat nutrisi mereka. Jadi pisang yang mana yang paling sehat?

Jawaban atas pertanyaan itu sangat tergantung pada manfaat apa yang Anda cari. Jika Anda mencari camilan yang rendah gula dan akan mengisi Anda dengan cepat, pilihlah pisang hijau. Jika tujuan Anda adalah antioksidan yang mudah dicerna, pisang kuning atau berbintik adalah pilihan yang tepat. Dan akhirnya, pisang coklat adalah pilihan ideal untuk alternatif sehat yang akan memuaskan keinginan Anda untuk makan makanan manis.

Yang harus Anda lakukan adalah hanya memilih kandungan nutrisi mana yang paling sesuai dengan gaya hidup Anda dan Anda bebas memilih pisang yang mana saja.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Manfaat Dan Resiko Suntikan Epidural Untuk Persalinan

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Proses persalinan bukanlah hal menyenangkan karena rasa sakit yang akan dialami seorang wanita. Maka dari itu, ada banyak cara untuk mengurangi rasa sakit dengan anestesi atau suntikan obat yang dapat mengurangi rasa sakit, dan salah satunya adalah suntikan epidural.

Suntikan epidural adalah metode penghilang rasa sakit yang paling populer selama persalinan. Lebih dari 50% wanita melahirkan di rumah sakit menggunakan suntikan epidural. Namun, menggunakan suntikan epidural adalah sebuah pilihan dan Anda dapat memilih untuk tidak menggunakannya. Memahami suntikan epidural beserta manfaat dan resiko dari suntikan akan membantu Anda dalam pengambilan keputusan selama proses persalinan dan persalinan.

Apa Itu Suntikan Epidural?

Suntikan epidural adalah suntikan regional yang menghambat rasa sakit di daerah tubuh tertentu. Tujuan dari epidural adalah untuk memberikan analgesia, atau menghilangkan rasa sakit, alih-alih anestesi yang menyebabkan Anda mati rasa. Epidural memblokir impuls saraf dari segmen tulang belakang bagian bawah. Hal ini akan menghasilkan penurunan sensasi di bagian bawah tubuh.

Karena suntikan epidural merupakan suntikan regional yang hanya mempengaruhi bagian tubuh tertentu, suntikan epidural menjadi penghilang rasa sakit dengan efek minimal. Namun, hal ini bukan berarti suntikan epidural tidak memiliki risiko. Berikut adalah manfaat dan resiko yang harus Anda perhatikan sebelum mengambil keputusan untuk menggunakan epidural.

Apa Manfaat Suntikan Epidural?

  • Memungkinkan Anda untuk beristirahat jika persalinan Anda berkepanjangan.
  • Dengan mengurangi rasa sakit atau tidak nyaman saat melahirkan, beberapa wanita memiliki pengalaman kelahiran yang lebih positif.
  • Biasanya, epidural memungkinkan Anda untuk tetap terjaga dan tetap menjadi peserta aktif selama masa persalinan Anda.
  • Jika Anda melahirkan dengan caesar, suntikan epidural akan memungkinkan Anda untuk tetap terjaga dan juga memberikan pereda nyeri yang efektif selama pemulihan.
  • Ketika jenis lain dari pereda rasa sakit tidak lagi membantu, epidural dapat membantu Anda mengatasi kelelahan, rasa lelah dan lekas marah. Epidural dapat membuat Anda beristirahat, rileks, fokus, dan memberi Anda kekuatan untuk terus terjaga dan aktif selama melahirkan.

Penggunaan suntikan epidural selama persalinan masih terus disempurnakan hingga saat ini, dan sebagian besar keberhasilannya tergantung pada bagaimana suntikan ini diberikan.

Apa Resiko Suntikan Epidural?

  • Epidural dapat menyebabkan tekanan darah Anda tiba-tiba turun. Karena alasan ini, tekanan darah Anda akan diperiksa secara rutin untuk membantu memastikan aliran darah yang memadai tetap tersalur ke bayi Anda. Jika ada penurunan tekanan darah secara tiba-tiba, Anda mungkin perlu diobati dengan cairan IV, obat-obatan, dan oksigen.
  • Ada kemungkinan untuk mengalami sakit kepala parah yang disebabkan oleh kebocoran cairan tulang belakang. Namun, kurang dari 1% wanita mengalami efek samping ini. Jika gejalanya menetap, prosedur yang disebut “tambalan darah”, yang merupakan suntikan darah Anda ke ruang epidural dapat dilakukan untuk meredakan sakit kepala.
  • Setelah epidural Anda dipasang, Anda harus sering berpindah sisi saat berbaring di tempat tidur dan melakukan pemantauan terus menerus untuk perubahan denyut jantung janin. Berbaring dalam satu posisi terkadang dapat menyebabkan persalinan melambat atau berhenti.
  • Anda mungkin akan mengalami efek samping berikut: menggigil, telinga berdenging, sakit punggung, pegal di mana jarum dimasukkan, mual, atau kesulitan buang air kecil.
  • Ada kemungkinan epidural akan membuat mendorong ketika melahirkan menjadi lebih sulit dan obat atau intervensi tambahan dapat diperlukan. Diskusikanlah dengan dokter Anda ketika membuat rencana kelahiran Anda tentang intervensi apa yang biasanya digunakan dalam kasus ini dan juga kasus lainnya.
  • Selama beberapa jam setelah melahirkan, bagian bawah tubuh Anda mungkin terasa mati rasa. Hal ini akan mengharuskan Anda berjalan dengan bantuan.
  • Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, dapat terjadi kerusakan saraf permanen pada area di mana suntikan dimasukkan.

Meskipun hasil penelitiannya masih agak ambigu, sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa beberapa bayi akan mengalami kesulitan menyusui. Studi lain menunjukkan bahwa bayi mungkin mengalami depresi pernapasan, posisi janin bermasalah, dan peningkatan variabilitas denyut jantung janin sehingga meningkatkan kebutuhan untuk vakum, kelahiran sesar, dan episiotomi.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

8 Pertanyaan Yang Harus Diajukan Ibu Menyusui

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Setelah melahirkan, para ibu tentunya masih akan memiliki pertanyaan seputar menyusui, apalagi jika Anda baru saja melahirkan anak pertama. Artikel minggu lalu telah membahas pertanyaan apa saja yang sebaiknya ditanyakan pada dokter selama Anda dalam masa kehamilan, dan kali ini kami akan berikan petunjuk tentang pertanyaan apa saja yang sebaiknya Anda tanyakan sebagai seorang ibu menyusui.

1. Seberapa sering bayi harus makan?

Ini adalah pertanyaan utama ibu baru: seberapa sering saya harus memberi makan bayi saya? Dokter akan dapat memandu Anda menjalani hari dalam kehidupan bayi baru lahir, dan memberikan isyarat yang ditunjukkan bayi baru lahir ketika mereka lapar dan waktu terbaik untuk mulai menyusui.

2. Bagaimana saya tahu jika bayi menyusui dengan posisi yang benar?

Posisi sang anak ketika menyusui dapat mengubah segalanya: menghilangkan nyeri payudara apa pun yang dirasakan ibu, dan membantu bayi makan lebih efisien dan menelan lebih sedikit udara, dan itu membuat menyusui lebih baik. Jika Anda merasa ada sesuatu yang tidak beres, temui dokter Anda dan jika perlu, demonstrasikan teknik menyusui Anda untuk mendapatkan saran profesional.

3. Bagaimana saya bisa tahu jika saya menghasilkan cukup ASI?

Ini adalah masalah umum, terutama bagi bayi yang baru lahir dan tampak ingin menyusu sepanjang waktu: Apakah ASI yang diproduksi dapat mencukupi kebutuhan bayi? Dokter Anda dapat membantu Anda menentukan apakah Anda memproduksi cukup ASI dan memberikan tips untuk meningkatkan produksi jika diperlukan.

4. Apa saja tanda-tanda infeksi?

Ibu menyusui memang berisiko terkena infeksi ragi pada puting susu atau mengalami saluran susu yang tersumbat yang dapat menyebabkan infeksi yang disebut mastitis. Dokter Anda akan dapat memberitahu Anda apakah payudara merah dan sakit itu terinfeksi, atau hanya peka dan akibat terlalu banyak menyusui.

5. Haruskah kita membangunkan bayi untuk diberi makan?

Beberapa bayi baru lahir melakukan hal yang di luar dugaan: tidur selama tiga jam atau lebih pada satu waktu. Tanyakan kepada dokter Anda apakah bayi Anda tampaknya tidur melalui makanan—yang dalam beberapa kasus ini baik-baik saja, tetapi jika bayi Anda mengantuk akibat efek tertentu, Anda mungkin disarankan untuk membangunkannya saat menyusui.

6. Apa yang harus saya makan?

Anda tidak hamil lagi tetapi menyusui, jadi apakah itu berarti alkohol dan daging masih dilarang? Ibu menyusui memiliki kebutuhan dan masalah diet yang berbeda dari wanita lain, jadi pastikan untuk berbicara dengan dokter Anda tentang apa dan seberapa sering Anda makan dan minum.

7. Bagaimana cara menurunkan berat badan bayi dalam periode menyusui?

Para ibu pasti khawatir ketika berat badan anak mereka berlebih dan ingin menurunkan berat badan bayi, namun bertanya-tanya bagaimana cara diet yang aman sambil tetap menyusui. Dokter Anda dapat membantu Anda menentukan berapa banyak kalori yang Anda butuhkan dan juga cara terbaik untuk berolahraga saat menyusui.

8. Apakah normal bagi bayi saya jika mereka menjadi sangat rewel?

Bayi baru lahir biasanya angin-anginan, tetapi banyak ibu menyusui masih bertanya-tanya apakah perubahan dalam dietnya dapat meringankan penyakit pencernaan bayi. Jika Anda merasa khawatir mengenai ini, cobalah menyimpan buku harian makanan dan catat tentang kerewelan bayi Anda untuk dievaluasi dengan dokter Anda.

Semoga panduan di atas dapat menjadi gambaran tentang pertanyaan apa saja yang perlu Anda tanyakan selama menyusui, dan tentu saja jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran lain, Anda selalu dapat menanyakannya pada dokter Anda.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

9 Pertanyaan Yang Harus Diajukan Ibu Hamil

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Dari pertanyaan-pertanyaan sederhana seperti “berapa banyak kopi yang bisa saya minum?” hingga sulit seperti “apakah saya perlu melakukan tes genetik?”, dokter Anda adalah orang yang tepat untuk Anda tanyakan selama sembilan bulan kehamilan Anda. Namun terkadang seorang ibu hamil bingung akan pertanyaan-pertanyaan apa saja yang perlu dilontarkan. Berikut adalah beberapa pertanyaan penting yang perlu Anda tanyakan sehubungan dengan kondisi Anda.

  1. Bagaimana obat-obatan akan mempengaruhi kehamilan? Pada dasarnya, segala obat, vitamin, mineral, dan suplemen yang Anda konsumsi selama kehamilan harus dikonsultasikan dengan dokter Anda. Ini adalah pertanyaan penting untuk mengetahui resiko obat yang Anda konsumsi dan apakah Anda perlu berhenti atau mengganti obat Anda. Ini termasuk obat-obatan yang Anda beli dari apotik.
  2. Apakah ada yang dilarang dalam berhubungan intim selama masa kehamilan? Kecuali Anda memiliki plasenta previa atau persalinan prematur, dan yang tidak menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan, tidak ada yang perlu dihindari. Namun, tetap penting untuk berdiskusi secara terbuka dengan dokter Anda untuk mengetahui apakah ada sesuatu yang menurutnya harus Anda hindari.
  3. Haruskah saya melakukan tes genetik? Tes genetik sebelum melahirkan adalah cara untuk memeriksa apakah bayi Anda ada kemungkinan memiliki kelainan genetik tertentu, seperti cacat kromosom atau tabung saraf. Kenyataannya, kemungkinan besar Anda baik-baik saja karena hanya 3 hingga 5 persen dari kasus kehamilan yang memiliki cacat lahir atau kondisi genetik. Dokter akan merekomendasikan pengujian jika Anda termasuk dalam kategori berisiko tinggi, misalnya wanita yang berusia di atas 35 tahun, mereka yang memiliki riwayat kelainan medis pada kehamilan sebelumnya, dan mereka yang menjadi pembawa untuk kondisi genetik tertentu.
  4. Apakah saya dapat tetap berolahraga? Pada suatu waktu, wanita diminta untuk tidak terlalu banyak beraktivitas selama kehamilan, dan ini termasuk berolahraga. Anda harus menghindari panas berlebih selama kehamilan dan tidak melebihi denyut nadi 140. Beberapa olahraga harus dihindari selama masa perkembangan kehamilan karena pusat gravitasi Anda berubah, ditambah sendi Anda mungkin lebih longgar. Olahraga seperti berenang dan berjalan sangat baik, sementara olahraga kontak (bola basket, sepak bola), dan scuba diving harus dihindari. Namun, tentu saja konsultasikan dengan dokter Anda tentang olahraga apa yang tepat untuk Anda.
  5. Bagaimana stres mempengaruhi kehamilan saya? Kita semua memiliki stres dalam hidup kita, dan wanita hamil juga tidak terkecuali. Stres ringan hingga sedang terkadang mungkin tidak mempengaruhi kehamilan, tetapi masalah besar dapat mempengaruhi kondisi Anda. Bicaralah terus terang dengan dokter Anda dan ceritakan tentang beberapa stres besar dalam hidup Anda (masalah dengan pasangan Anda atau masalah pekerjaan). Dokter Anda mungkin dapat merekomendasikan terapis yang baik.
  6. Apakah saya harus mengurangi kopi? Jumlah kafein yang dibatasi hingga 200 miligram setiap hari masih aman dalam masa kehamilan. Namun, banyak wanita tidak menyadari betapa banyak makanan dan minuman yang mengandung kafein, termasuk soda, teh, dan coklat. Baca label, dan pastikan Anda tidak mendapatkan lebih dari jatah harian Anda. Bicarakan dengan dokter tentang jumlah kafein yang baik untuk Anda.
  7. Kapan saya harus menghubungi dokter? Bagi banyak wanita hamil, pertanyaan besarnya adalah apa yang normal, dan apa yang tidak. Pendarahan selama kehamilan, terutama yang berhubungan dengan kram, rasa sakit yang tidak biasa atau rasa sakit yang tidak kunjung hilang, kebocoran air atau cairan lain dari vagina Anda—harus ditindaklanjuti dengan kunjungan dokter. Tetapi faktanya adalah, jika Anda khawatir tentang gejala kehamilan yang Anda alami, Anda harus menghubungi dokter Anda.
  8. Bagaimana berat badan saya mempengaruhi kehamilan? Idealnya, Anda memiliki berat badan yang sehat sebelum Anda hamil. Setelah Anda mengandung, Anda sebaiknya tetap berada dalam kisaran berat badan tertentu. Kebanyakan wanita mengalami kelebihan berat badan sebelum memasuki kehamilan, yang menempatkan mereka pada risiko yang lebih tinggi untuk diabetes gestasional. Diskusi mengenai diet sebelum memasuki masa kehamilan sangat penting, tetapi sering kali tidak terjadi. Maka dari itu, penting untuk berbicara dengan dokter tentang kenaikan berat badan yang tepat untuk Anda.
  9. Makanan apa yang dilarang? Ada banyak mitos tentang apa yang harus dimakan dan apa yang harus dihindari selama kehamilan, tetapi ini adalah pertanyaan yang harus Anda tanyakan. Konsultasikan dengan dokter Anda dan lihat apakah dia bisa memberi Anda daftar makanan yang sebaiknya dihindari.
facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Berapa Banyak Gula Yang Dapat Dikonsumsi Anak-Anak?

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Sebagian besar dari kita makan terlalu banyak gula dan rekomendasi terbaru menyarankan kita untuk mengurangi jumlah ‘gula gratis’ yang kita makan. ‘Gula gratis’ adalah gula apa saja yang ditambahkan ke makanan atau minuman, atau hadir secara alami dalam jus buah, madu, atau sirup tanpa pemanis. Hal itu tidak termasuk gula alami yang ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, dan susu. Kita seharusnya hanya mengkonsumsi gula tambahan sebanyak maksimal 5% dari kalori harian. Namun, survei terbaru di Inggris menunjukkan bahwa anak-anak mendapatkan hampir 11-14,4% kalori harian mereka dari gula gratis.

Apa yang terjadi ketika kita makan terlalu banyak gula?

Mengkonsumsi terlalu banyak gula seringkali dapat berarti kita makan terlalu banyak kalori dan jika kita tidak menggunakannya, tubuh kita akan menyimpannya sebagai lemak. Ini dapat menyebabkan penambahan berat badan dan jika ini terjadi pada anak-anak kita, sangat mungkin mereka akan membawanya ke usia remaja dan dewasa, menjadi kelebihan berat badan atau obesitas.

Dengan mengingat hal ini, berapa banyak gula gratis yang dapat dikonsumsi anak-anak kita dan apakah pengaruh gula seburuk itu? Ada ruang untuk sedikit gula dalam diet anak-anak, tetapi makanan dan minuman ini hanya boleh dilihat sebagai suguhan sesekali, bukan suatu keharusan. Makanan dengan kadar gula tinggi cenderung memiliki lebih sedikit vitamin dan mineral dan mungkin dapat mulai menggantikan makanan bergizi yang dibutuhkan anak-anak untuk tumbuh dan berkembang.

Berikut adalah takaran gula (termasuk gula gratis) per hari yang dapat dikonsumsi anak berdasarkan usia mereka:

  • Usia 2 tahun ke bawah tidak boleh makan atau minum apa pun dengan tambahan gula, termasuk minuman yang dimaniskan dengan gula.
  • Usia 4 hingga 6 tahun: 19g, atau lima sendok teh.
  • Usia 7 hingga 10 tahun: 24g, atau enam sendok teh.
  • Usia 11 tahun ke atas: 30g, atau tujuh sendok teh.

Makanan yang harus diperhatikan

Biskuit, sereal, saus pasta, kue, coklat, permen, minuman bersoda, dan jus buah semuanya dianggap memiliki kadar gula tinggi. Hampir seperempat gula gratis dalam makanan anak-anak kita berasal dari minuman manis, dan satu kaleng minuman bersoda mengandung sekitar sembilan sendok teh gula.

Pengganti gula untuk anak-anak

Karena adanya risiko kesehatan dari konsumsi gula berlebih, penting untuk membantu anak-anak mengurangi secara bertahap. Ada beberapa cara mudah bagi anak-anak untuk mengurangi gula tanpa melewatkan makanan manis. Berikut adalah beberapa rekomendasi untuk mengganti gula secara sehat:

  • Alih-alih minuman bersoda (yang penuh gula), beri anak air atau jus buah tanpa pemanis, dan coba encerkan jus buah dengan air soda untuk membuat minuman bersoda tanpa gula.
  • Ganti kue atau biskuit untuk alternatif gula yang lebih rendah seperti roti, dan alih-alih menambahkan selai pada roti, cobalah menambahkan irisan pisang atau keju krim rendah lemak.
  • Periksa label nutrisi untuk membantu Anda memilih makanan yang mengandung sedikit gula.
  • Jika Anda memanggang kue, cobalah mengurangi separuh gula dari yang tertulis dalam resep.
  • Pilihlah kaleng-kaleng buah yang diawetkan dalam jus daripada sirup.
  • Ketika memilih sereal untuk sarapan, pilihlah sereal gandum, namun bukan yang dilapisi dengan gula atau madu.

Selain mengganti gula anak, Anda sebagai orang tua juga dapat mendukung diet anak dengan beberapa cara. Misalnya dengan melibatkan anak dalam menyiapkan dan memasak makanan karena jika mereka membantu, mereka cenderung memakannya. Anda juga harus menjadi panutan karena anak-anak cenderung meniru perilaku Anda. Jika mereka melihat Anda makan makanan yang sehat, mereka juga akan melakukannya.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Tips Mengatasi Balita Yang Susah Makan

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Jika kita bicara soal kebiasaan makan, balita dapat sulit diprediksi. Mungkin dalam beberapa hari mereka tidak makan banyak, namun pada hari-hari lain mereka makan sepanjang hari. Mereka juga mungkin menginginkan satu jenis makanan setiap harinya selama berminggu-minggu, dan kemudian tiba-tiba tidak menyukainya lagi. Tapi jangan khawatir—kebiasaan makan anak Anda yang mungkin dianggap aneh pada kenyataannya sama sekali tidak aneh, dan seberapa banyak mereka makan dapat berbeda dengan anak lainnya.

Memilih-milih makanan adalah perilaku khas balita dan Anda mungkin tidak bisa memaksa mereka untuk makan. Tetapi Anda dapat mendorong kebiasaan makan yang sehat dan membuat waktu makan menjadi menyenangkan.

Kebiasaan makan sehat

  • Biarkan anak Anda memutuskan berapa banyak untuk dimakan. Sajikan porsi kecil dan beri mereka kesempatan untuk meminta lebih banyak.
  • Sabar. Tawarkan makanan baru berkali-kali. Anda mungkin harus menawarkan makanan baru 10 hingga 15 kali sebelum anak Anda akan mencobanya.
  • Biarkan anak Anda membantu. Biarkan dia memilih makanan di toko. Temukan cara mereka dapat membantu menyiapkan makanan, atau mengatur peralatan makan di meja. Jika mereka berpartisipasi dalam menyiapkan, mereka biasanya cenderung akan makan.
  • Buat semuanya menyenangkan. Potong makanan menjadi bentuk tertentu dengan pemotong kue. Siapkan makanan dengan cara kreatif di piring anak Anda. Anda bisa minta anak Anda membuat nama-nama khusus untuk makanan favorit mereka.
  • Tawarkan pilihan. Alih-alih hanya menyajikan satu sayuran untuk anak Anda, biarkan mereka memilih di antara dua.
  • Campur yang baru dengan yang lama. Sajikan makanan baru dengan makanan yang sudah disukai anak Anda. Hal ini membuat perubahan menjadi sedikit kurang menakutkan untuk anak Anda.
  • Biarkan mereka mencelup. Berikan saus yang sehat untuk mendorong anak Anda mencoba buah atau sayuran baru. Contohnya yogurt atau saus salad rendah lemak.
  • Berikan contoh yang baik. Jika anak Anda melihat Anda makan berbagai makanan sehat, ia akan cenderung mencobanya.
  • Anda mungkin ingin membuat daftar makanan yang disukai anak Anda sehingga Anda bisa memastikan dia makan makanan seimbang.

Waktu makan yang menyenangkan

  • Beri tahu anak Anda sebelumnya. Sepuluh hingga lima belas menit sebelum waktu makan, beri tahu anak Anda bahwa mereka akan segera makan. Anak-anak mungkin sangat lelah atau bersemangat karena kegiatan bermain sehingga mereka tidak ingin makan. Memberi tahu anak Anda bahwa hampir waktunya makan akan memberinya kesempatan untuk mempersiapkan diri untuk beralih ke waktu makan.
  • Tetapkan rutinitas. Anak-anak lebih nyaman dengan rutinitas dan kepastian. Atur waktu makan dengan teratur. Mintalah setiap orang duduk di tempat yang sama untuk setiap makan dan usahakan tidak melakukan perubahan sebanyak yang Anda bisa.
  • Pastikan waktu makan hanya untuk makan dan menghabiskan waktu bersama keluarga Anda. Jangan biarkan anak Anda bermain dengan mainan selama waktu makan. Membaca buku atau menonton televisi juga tidak diperbolehkan selama waktu makan. Jelaskan kepada anak Anda betapa menyenangkannya makan bersama. Minta dia untuk tetap di meja sampai semua orang selesai makan.
  • Jadikan waktu makan menyenangkan. Jika waktu makan menyenangkan, anak Anda lebih mungkin senang untuk makan. Cobalah untuk menghindari pertengkaran atau hal-hal negatif selama waktu makan.
  • Jangan berekspektasi tinggi. Jangan berharap anak Anda dapat melakukan sesuatu yang terlalu sulit bagi mereka. Misalnya, jangan mengharapkan anak yang berusia 3 tahun untuk makan dengan alat yang tepat. Bagi banyak anak, sendok jauh lebih mudah digunakan daripada garpu.

Bagaimana dengan makanan ringan?

Anak Anda harus makan 3 kali atau 2 kali sehari. Balita biasanya tidak makan cukup dalam satu kali makan agar tetap kenyang sampai waktu makan berikutnya. Tawarkan camilan kecil dan sehat di sela-sela waktu makan. Beberapa contoh camilan sehat meliputi keju rendah lemak, yogurt, irisan apel atau setengah stroberi, kerupuk gandum dengan selai kacang. Cobalah untuk tidak menawarkan camilan untuk anak dekat dengan waktu makan.

Jika anak Anda tidak makan pada satu waktu makan (misalnya makan siang), Anda dapat menawarkan camilan bergizi beberapa jam kemudian. Jika anak Anda tidak makan camilan, tawarkan makanan lagi pada waktu makan berikutnya. Seorang anak biasanya akan makan saat jam makan kedua. Dengan pendekatan ini, Anda dapat yakin bahwa anak Anda tidak akan kelaparan terlalu lama atau memiliki masalah lain yang terkait dengan pola makan yang buruk.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan

Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk mendorong anak Anda makan. Tetapi ada hal-hal yang tidak boleh Anda lakukan juga.

  • Jangan paksa anak Anda untuk menghabiskan semua makanan di piringnya. Setelah dia tidak lagi lapar, anak Anda harus diizinkan untuk berhenti makan. Membuat mereka makan ketika mereka tidak lapar dapat mengganggu isyarat internal alami mereka yang memberi tahu mereka ketika mereka sudah cukup. Hal ini dapat membuat perilaku memilih-milih makanan mereka menjadi lebih buruk. Mengizinkan mereka untuk memilih kapan harus berhenti makan mengajarkan mereka bagaimana mendengarkan tubuh mereka dan membuat pilihan makanan sehat.
  • Jangan bernegosiasi atau menyuap anak Anda. Ancaman, hukuman, dan hadiah juga bukan ide bagus. Hal ini akan menciptakan perebutan kekuasaan antara Anda dan anak Anda. Hindari membuat kesepakatan (misalnya, jangan memberitahu mereka bahwa jika mereka makan 3 suap lagi, mereka dapat makanan penutup) karena ini mengajarkan mereka untuk membuat kesepakatan demi mendapatkan hadiah untuk hal-hal lain yang merupakan sikap tidak sehat.
  • Bahkan jika Anda khawatir anak Anda tidak mau makan, jangan tunjukkan bahwa Anda khawatir. Jika dia mencari perhatian, kekhawatiran Anda menunjukkan bahwa mereka mendapat apa yang mereka harapkan. Mereka mungkin akan mencoba menarik perhatian Anda dengan cara yang sama di lain waktu.

Bicaralah dengan dokter Anda jika Anda memiliki kekhawatiran tentang bagaimana anak Anda tumbuh atau jika Anda khawatir bahwa pilih-pilih makanan memperlambat pertumbuhan anak Anda.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather