Kompilasi Life Hacks

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Apa itu life hacks? Life hacks adalah ‘jalan pintas’ untuk solusi mempermudah kehidupan sehari-hari menggunakan barang-barang yang ada di sekitar Anda. Mengapa ‘jalan pintas’? Karena walaupun menggunakan barang yang ada di sekitar Anda, banyak orang yang tidak tahu bahwa hal tersebut dapat dilakukan. Yuk, langsung saja kita tengok contoh-contoh life hacks ini yang pasti dapat membuat Anda terkejut!

1. Mengeringkan pakaian lebih cepat

Jika Anda tidak memiliki pengering dan perlu mengeringkan pakaian Anda dengan cepat, inilah yang dapat Anda lakukan. Letakkan pakaian basah Anda pada handuk kering. Gulung handuk dengan posisi pakaian berada di dalam. Ambil gulungan handuk dan pakaian tersebut lalu pelintir sekencang mungkin untuk memeras airnya. Setelah Anda telah memeras air yang berlebih, jemur pakaian Anda di gantungan hingga benar-benar kering.

2. Bau sepatu

Jika Anda memiliki sepatu yang berbau tidak sedap, letakkan beberapa kantong teh kering di dalam setiap sepatu untuk menyerap baunya. Jika sepatu Anda tidak hanya berbau tetapi juga basah, isilah dengan campuran nasi dan bubuk soda kue lalu biarkan selama beberapa hari.

3. Sepatu ketat

Jika sepatu baru Anda terasa terlalu kencang, inilah cara untuk meregangkannya. Isi bagian dalam sepatu dengan koran basah secara penuh dan ketat. Biarkan sepatu mengering, lalu keluarkan koran dari dalam sepatu setelah selesai.

4. Menemukan barang-barang kecil yang hilang

Gunakan penyedot debu Anda untuk menemukan barang-barang kecil yang hilang, seperti anting-anting. Cukup tutup ujung penyedot debu dengan kaus kaki stocking atau kain tipis dan mulailah pencarian Anda. Periksa dari waktu ke waktu untuk melihat apakah objek yang Anda cari sudah ada di sana.

5. Membersihkan noda pada toilet

Tuang sekaleng coca-cola ke dalam mangkuk toilet, dan tinggalkan semalaman. Lalu cuci dengan air sabun, dan siram hingga bersih.

6. Buka saluran tersumbat dengan mudah

Alirkan air panas ke saluran yang tersumbat selama satu menit, lalu taburkan 1 cangkir soda kue ke selokan. Lalu perlahan tuangkan 1 cangkir cuka ke saluran pembuangan. Bilas sekali lagi dengan air panas atau mendidih.

7. Bersihkan kepala pancuran (shower)

Untuk membersihkan kepala pancuran atau keran kamar mandi, isilah kantong plastik dengan cuka putih dan ikatkan ke kepala pancuran dengan karet gelang untuk merendamnya. Biarkan cuka meresap semalaman, lalu lepaskan kantongnya. Kepala pancuran atau keran Anda akan sama bagusnya dengan yang baru!

8. Bau badan

Jika Anda lupa memakai deodoran dan Anda tidak ingin berbau seperti Anda sepulang dari gim, potong lemon atau jeruk segar menjadi dua bagian dan gosokkan ke kulit Anda maka bau badan akan hilang.

9. Buat es bertahan lebih lama dalam pendingin

Saat Anda pergi ke pantai dan membawa kotak pendingin Anda, taburkan garam di atas es agar tetap beku lebih lama.

10. Membuka tutup toples yang keras

Anda mungkin pernah mendengar banyak cara untuk membuka tutup toples yang keras kepala. Salah satu metode yang paling terkenal dan efektif adalah melepas tutupnya menggunakan lakban. Tapi inilah yang dapat Anda lakukan jika Anda tidak memiliki lakban: biarkan air panas mengalir di atas tutupnya selama satu atau dua menit, usap ke bawah, lalu buka. Anda juga bisa merendam tutupnya dalam air panas untuk mendapatkan efek serupa.

11. Trik sendok kayu

Trik lama ini tidak pernah gagal. Agar air dalam panci Anda tidak mendidih keluar, letakkan sendok kayu di atasnya. Jika air mulai mendidih terlalu tinggi, sendok akan meletuskan gelembung dan menjaga agar air tidak meluap dengan cepat.

12. Menjaga agar cucian kotor tetap berbau harum

Saat bepergian, simpan sebatang sabun wangi di kompartemen yang sama dengan cucian kotor Anda. Ini akan membuat pakaian Anda tetap berbau harum dan bersih.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Membantu Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu Anak

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Bayi dilahirkan dengan rasa ingin tahu. Ini adalah keterampilan bawaan yang sangat baik dalam membantu anak-anak kecil untuk belajar secara mendalam dan bertahan lama. Tugas kita adalah untuk memelihara rasa ingin tahu itu dengan mendorong pertanyaan dan eksplorasi anak-anak. Orang tua dapat membantu dengan juga ikut ingin tahu, memberikan jawaban yang baik, dan mengadakan percakapan terbuka.

Sejak lahir, anak-anak menunjukkan kecenderungan yang kuat dan kemampuan untuk mendeteksi keteraturan di sekitar mereka, memperhatikan ketika ada sesuatu yang berbeda atau tidak terduga. Kemampuan untuk mengkategorikan ini membantu mereka memahami sejumlah informasi yang datang kepada mereka.

Keingintahuan membantu anak-anak belajar secara efisien. Ini adalah detektor yang mendorong mereka untuk menjelaskan yang tak terduga dan menyelesaikan ketidakpastian. Dengan menggunakan semua inderanya, mereka menjelajahi sesuatu yang tidak dikenal sampai tidak lagi asing.

Selalu merasa penasaran juga bisa membuat orang lebih bahagia saat dewasa. Orang-orang yang selalu merasa penasaran biasanya adalah orang yang terus belajar dan mendapat kepuasan yang lebih tinggi dengan hidup mereka dibandingkan dengan kebanyakan orang.

Sayangnya, rasa ingin tahu seorang anak terancam hilang karena anak-anak tumbuh dewasa. Bagaimana kita membantu anak-anak mempertahankan keingintahuan alami mereka? Orang tua dapat melakukan setidaknya tiga hal untuk mendorong rasa ingin tahu anak-anak.

Pertama, berikan jawaban yang memuaskan untuk pertanyaan mereka. Pertanyaan anak-anak sangat sensitif terhadap jawaban yang mereka terima. Jika Anda memberi mereka jawaban yang memuaskan, mereka akan menanyakan pertanyaan yang lebih dalam atau lebih baik. Jika suatu tanggapan tidak memuaskan, mereka akan terus menanyakan pertanyaan yang sama, tetapi seiring waktu mereka mungkin akan berhenti bertanya.

Hasil penelitian rasa ingin tahu menunjukkan bahwa anak-anak yang banyak bertanya dan menerima jawaban yang memuaskan adalah mereka yang terus bertanya. Anak-anak yang paling sering merasa tidak penasaran adalah yang paling rentan terhadap respon orang tua yang tampak tidak tertarik atau hanya diam saja. Anak-anak yang datang ke sekolah dengan tingkat keingintahuan yang rendah adalah mereka yang paling perlu dorongan agar mereka bertanya.

Kedua, tunjukkan keingintahuan Anda sendiri—ajukan pertanyaan, cari tahu, selidiki. Anak-anak sangat dipengaruhi oleh orang dewasa yang juga mengajukan banyak pertanyaan, dan mereka akan meniru kemampuan berbahasa dan cara bicara Anda. Anak-anak yang banyak bertanya biasanya memiliki orang tua yang melakukan hal yang sama.

Misalnya ada seorang anak yang bertanya: “Mengapa es mencair?” dan jawaban yang memuaskan mungkin hanya: “Es itu meleleh ketika suhunya tinggi.” Tetapi orangtua bisa lebih jauh dari ini dalam menanggapi rasa ingin tahu, yang merupakan hal ketiga yang dapat Anda lakukan: bersiaplah untuk mengikuti serangkaian pertanyaan (Anda sendiri dan anak Anda) yang mengarah ke arah yang tidak diketahui. Nikmatilah pengalaman berspekulasi, merasa tidak tahu sesuatu, dan harapan bahwa Anda dapat menemukan jawabannya.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Hewan Peliharaan Yang Terbaik Untuk Anak

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Saat anak Anda melihat seekor hewan, pikiran pertama yang akan dia miliki adalah membawanya pulang dan bermain dengannya. Hewan peliharaan telah dikenal membantu pertumbuhan mental anak-anak secara efektif, maka dari itu tidak ada salahnya jika Anda memiliki hewan peliharaan di rumah. Mungkin Anda bingung, hewan apa yang sebaiknya Anda pilih? Berikut adalah beberapa informasi mengenai beberapa hewan peliharaan umum yang dapat membantu Anda untuk mempertimbangkan pilihan yang tepat.

1. Anjing

Pilihan pertama yang banyak dipilih untuk setiap rumah tangga di seluruh dunia—anjing sangat disukai oleh kebanyakan orang.

Kelebihan: Hubungan seorang anak dengan anjingnya sangat kuat karena anjing sangat mencintai pemiliknya dengan cara itu. Mereka dapat dengan cepat belajar dari anak Anda dan menjadi teman yang baik di dalam rumah maupun di luar ketika mereka pergi bermain.

Kekurangan: Anjing membutuhkan perawatan yang baik setiap hari. Anjing terkadang secara tidak sengaja menggigit pemiliknya ketika bermain dan juga mencakar untuk mempertahankan diri ketika mereka tiba-tiba merasa khawatir. Anjing juga akan membutuhkan mainan untuk digigit agar mencegah mereka menggigit atau merusak furnitur rumah Anda.

2. Kucing

Kucing sangat menggemaskan dan bisa menjadi sahabat yang baik karena mereka juga berumur panjang.

Kelebihan: Kucing tidak hobi bermain seperti anjing dan umumnya lebih disukai jika anak Anda menyukai sesuatu yang lembut dan halus yang bisa ditempatkan di kamar mereka. Kucing umumnya bersifat tenang dan nyaman, atau sibuk dengan diri mereka sendiri.

Kekurangan: Ada kemungkinan lebih tinggi bagi anak untuk memiliki alergi terhadap kucing dibandingkan dengan anjing. Kucing juga dapat dengan mudah menjadi marah dan tidak ragu untuk membalas atau mencakar jika merasa terganggu.

3. Burung

Tidak hanya penuh warna untuk dilihat, tetapi juga membawa melodi ke rumah Anda.

Kelebihan: Beberapa anak ada yang tidak menyukai keintiman fisik dengan hewan seperti anjing atau kucing. Untuk anak-anak yang seperti itu, burung adalah pilihan yang bagus. Suara musikal bisa menjadi faktor besar dalam kehidupan anak yang sedang berkembang. Sebagian besar burung tidak mengancam dan tinggal di dalam sangkar tanpa kesulitan.

Kekurangan: Menangani dan melatih burung membutuhkan waktu dan kesabaran, dan penting bagi anak Anda untuk memiliki keduanya. Burung dapat dengan cepat menjadi berantakan dan membersihkan kandang mereka adalah kegiatan yang harus rutin dilakukan.

4. Ikan

Selain tenang dalam dunianya sendiri, seekor ikan juga bisa menambah keindahan rumah Anda.

Kelebihan: Anak-anak tertentu lebih suka hewan peliharaan yang lebih tenang dan sunyi dan dapat diamati tanpa khawatir. Seekor ikan adalah salah satu hewan peliharaan terbaik untuk balita karena paling mudah karena yang diperlukan hanyalah membersihkan air yang mereka tinggali setiap sesekali.

Kekurangan: Anda diwajibkan dapat memastikan jenis makanan tertentu yang dibutuhkan sang ikan dan juga dalam jumlah yang tepat. Membersihkan wadah akuarium juga sesekali diperlukan untuk mencegah penumpukan limbah dan kuman di dalamnya.

5. Hamster

Mungil dan menghibur, hamster jarang kehabisan energi. Mereka adalah hewan peliharaan pertama yang bagus untuk anak-anak yang sudah lebih besar—yang telah membuktikan bahwa mereka dapat cukup bertanggung jawab untuk merawat hewan peliharaan secara teratur.

Kelebihan: Sangat lucu pada pandangan pertama, hewan-hewan kecil ini bisa menjadi hewan peliharaan yang hebat asalkan anak Anda suka menjaga dan memastikan bahwa hewan peliharaan mereka baik-baik saja. Memberi kandang mereka roda hamster adalah cara terbaik untuk membuatnya tetap sibuk.

Kekurangan: Hamster dikenal cepat menjadi berantakan dan bau mereka terkadang tidak tertahankan. Kandang hamster sering membutuhkan pembersihan dan pemeliharaan. Malas untuk membersihkan bukanlah pilihan karena bau bisa menjadi sangat tak tertahankan dengan sangat cepat.

6. Kelinci

Hewan peliharaan paling menggemaskan dari mereka semua!

Kelebihan: Kelinci membutuhkan waktu untuk membiasakan diri dengan sentuhan manusia. Tetapi begitu mereka sudah terbiasa, mereka adalah hewan peliharaan yang hebat, lucu, dan menyenangkan. Anak Anda akan senang membawa kelinci memutari rumah di sakunya atau di kepalanya dan kelinci kebanyakan akan tetap diam, hanya mengamati sekeliling.

Kekurangan: Karena kelinci bersifat sosial, mereka memerlukan perhatian terus-menerus. Pada saat yang sama, mereka juga tidak suka dipegang terus-menerus. Kandang mereka juga membutuhkan pembersihan teratur dan kelinci yang tidak dijaga dapat membuat kekacauan di rumah.

7. Kura-kura

Hewan peliharaan dapat menjadi anggota tertua keluarga Anda dan juga yang paling bijaksana.

Kelebihan: Kura-kura adalah hewan peliharaan yang paling damai dan tenang. Mereka memiliki penampakan bijak yang secara tidak langsung dapat membuat anak menjadi pribadi yang lebih baik. Banyak anak yang melakukan percakapan panjang dengan kura-kura karena hewan-hewan ini dapat bertahan dalam satu posisi untuk jangka waktu yang lama.

Kekurangan: Seekor kura-kura membutuhkan beberapa kondisi lingkungan untuk dapat bertahan hidup. Kura-kura juga memiliki umur yang sangat panjang sehingga anak Anda harus siap untuk merawatnya bahkan ketika dia sudah kuliah. Jika anak Anda berusia di bawah 5 tahun, hindari memilih kura-kura sebagai peliharaan karena kura-kura dapat menyebarkan salmonella.

Memiliki hewan peliharaan dapat mengajari anak-anak Anda banyak hal tentang kehidupan dan interaksi sosial. Hewan peliharaan kecil untuk anak-anak lebih mudah dirawat dan anak Anda juga bisa belajar menanganinya dengan cara yang benar. Buatlah pilihan berdasarkan pada apa yang Anda suka atau cara merawat yang menurut Anda praktis dan anak Anda akan memiliki teman yang sangat mereka nantikan.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Tips Untuk Menyimpan Roti Agar Bertahan Lebih Lama

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Ketika kita membicarakan mengenai bagaimana menyimpan roti, kebanyakan orang menyimpannya begitu saja pada suhu ruangan selama satu atau dua hari. Hal ini tidaklah salah, namun ada beberapa cara untuk menyimpan roti agar dapat bertahan lebih lama. Berikut adalah beberapa tips hal yang dapat lakukan:

1. Bungkus roti dengan plastik atau aluminium foil. Jenis pembungkus ini akan menjebak kelembaban alami roti agar tidak mengering dan mengeras. Jika bungkus asli roti Anda berupa kertas pembungkus, buang dan bungkus dengan plastik atau aluminium foil untuk disimpan.

Jika Anda telah mengiris roti olahan, Anda dapat menutupnya dalam kemasan plastik aslinya. Pembuat roti olahan biasanya merekomendasikan untuk menyimpannya dalam kemasan plastik aslinya ini untuk menjaga kelembapan.

Beberapa mencoba meninggalkan roti dalam pembungkus kertas, atau bahkan membiarkannya terbuka di meja dengan sisi yang dipotong menghadap ke bawah. Ini mempertahankan kerenyahan kulit luar roti, tetapi jika dibiarkan terbuka di udara, roti akan basi dalam beberapa jam.

2. Simpan roti pada suhu ruangan. Namun lakukan ini tidak lebih dari dua hari dan suhu ruangan harus sekitar 20ºC. Jauhkan dari sinar matahari langsung di tempat yang sejuk dan kering, seperti di dapur Anda atau di dalam kotak roti.

Jika rumah Anda memiliki kelembaban yang tinggi, roti Anda dapat ditumbuhi jamur dengan cepat pada suhu ruangan. Untuk kasus ini, Anda mungkin ingin langsung membekukan roti setelah makan sebanyak yang Anda inginkan saat masih segar.

3. Jangan menaruh roti di lemari es. Studi ilmiah telah menunjukkan bahwa hal ini mengeluarkan uap air dan roti akan menjadi basi tiga kali lebih cepat daripada jika diletakkan pada suhu ruangan. Ini terjadi dari suatu proses yang dikenal sebagai “retrogradasi”, yang berarti molekul-molekul pati mengkristal dan roti menjadi keras.

4. Bekukan roti ekstra. Jika Anda memiliki lebih banyak roti daripada yang bisa Anda konsumsi sebelum basi dalam beberapa hari, cara terbaik untuk menyimpannya adalah dengan membekukannya. Meskipun pendinginan mempercepat pati mengkristal dalam roti, namun pembekuan tidak. Roti beku menurunkan suhu untuk menghentikan pati dalam roti dari rekristalisasi dan menjadi basi.

Pastikan untuk menyimpannya dalam kantong plastik khusus freezer atau aluminium foil yang tebal karena yang ringan dan tipis tidak cocok untuk pembekuan. Masukkan roti Anda ke dalam freezer segera sebelum teksturnya mulai menurun kualitasnya. Jangan lupa untuk memberi label tanggal agar Anda tidak lupa.

Anda juga dapat mempertimbangkan untuk mengiris roti Anda sebelum membeku karena dengan begitu Anda tidak perlu mengirisnya saat beku atau saat sudah dilelehkan, yang seringkali masih sulit untuk diiris.

5. Lelehkan roti. Jika Anda telah membekukan roti, biarkan mencair pada suhu ruangan. Lepaskan pembungkus freezer dan diamkan. Jika Anda mau, panaskan dalam oven atau pemanggang roti selama beberapa menit (tidak lebih dari 5 menit) untuk mengembalikan kerak. Ketahuilah bahwa roti hanya baik untuk dipanaskan sekali untuk mengembalikan kerak. Jika Anda memanaskan lagi, Anda hanya akan mempercepat roti menjadi basi.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Mengajari Anak Belajar Dua Bahasa

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Anak-anak dapat belajar berbicara lebih dari satu bahasa dan mereka dapat belajar bahasa di rumah, di sekolah, atau di dalam komunitas. Beberapa anak dapat berbicara kedua bahasa dengan mudah, tetapi terkadang mereka tahu satu bahasa lebih baik dari yang lain. Bahasa yang anak Anda lebih tahu adalah bahasa dominannya. Seiring waktu, bahasa yang dominan dapat berubah. Misalnya, seorang anak yang berbicara bahasa Indonesia di rumah mungkin mulai menggunakan bahasa Inggris ketika dia mulai sekolah. Bahasa dominannya dapat berubah dari Indonesia menjadi Inggris.

Berbicara dua bahasa sama seperti keterampilan lainnya. Anda perlu banyak latihan untuk melakukannya dengan baik. Tanpa latihan, anak Anda akan kesulitan dalam menggunakan kedua bahasa.

Mengajari Anak Anda Menjadi Bilingual

Ada sejumlah cara untuk mengajari anak Anda berbicara lebih dari satu bahasa. Anda bisa melakukan hal di bawah ini:

  • Gunakan dua bahasa sejak awal. Banyak anak yang tumbuh belajar dua bahasa pada saat bersamaan.
  • Gunakan hanya satu bahasa di rumah. Anak Anda dapat belajar bahasa kedua saat ia mulai sekolah.
  • Beri anak Anda banyak kesempatan untuk mendengar dan mempraktikkan kedua bahasa di siang hari.

Ketika Anak Belajar Lebih Dari Satu Bahasa

Setiap anak bilingual itu unik karena mempelajari dua bahasa tergantung pada jumlah dan jenis latihan yang didapat anak Anda. Berikut ini adalah beberapa pedoman dasar agar Anda tidak merasa bingung mengenai perkembangan anak yang bilingual:

  • Kebanyakan anak bilingual berbicara kata-kata pertama mereka pada saat mereka berusia 1 tahun. Pada usia 2 tahun, sebagian besar anak-anak dapat menggunakan frasa dua kata. Frasa seperti “bola saya” atau “ingin minum” dapat dalam satu atau kedua bahasa.
  • Dari waktu ke waktu, anak-anak dapat mencampur aturan tata bahasa. Mereka mungkin menggunakan kata-kata dari kedua bahasa dalam kalimat yang sama. Ini adalah bagian normal dari menjadi bilingual.
  • Beberapa anak mungkin tidak banyak bicara ketika mereka mulai menggunakan bahasa kedua. “Masa hening” ini dapat berlangsung selama beberapa bulan. Sekali lagi, hal ini adalah normal dan akan hilang seiring berjalannya waktu.

Cara Untuk Membantu Anak Anda Menjadi Bilingual

1) Buku. Anda dapat membaca untuk anak Anda dalam kedua bahasa. Anda dapat menemukan buku-buku yang Anda butuhkan di toko buku, di perpustakaan, dan di internet.

2) Musik. Bernyanyi adalah cara yang bagus untuk memperkenalkan bahasa kedua kepada anak Anda. Selain itu, menyanyi bisa menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan!

3) TV dan video. Program anak-anak tersedia dalam banyak bahasa. Program-program ini mengajarkan anak-anak tentang angka, huruf, warna, dan kata-kata sederhana.

4) Program bahasa. Anak-anak dapat belajar bahasa lain di kursus atau dalam program sekolah bilingual. Ini akan memberi anak-anak kesempatan untuk menggunakan dua bahasa dengan anak-anak lain.

Berbicara Dengan Anak Anda

Anak Anda mungkin mengalami masalah dalam menggunakan kedua bahasa. Dalam hal ini, bicaralah dengan anak Anda dalam bahasa yang Anda tahu paling baik. Anda harus melakukan ini bahkan jika anak Anda menggunakan bahasa yang berbeda di sekolah. Model bahasa yang baik dapat menjadi contoh untuk memberi anak Anda keterampilan yang dibutuhkannya dalam belajar bahasa lain. Tetapi cobalah untuk tidak membuat perubahan mendadak dalam rutinitas anak Anda karena hal ini bisa membuat anak menjadi stres.

Ingatlah bahwa anak-anak di seluruh dunia selalu belajar lebih dari satu bahasa setiap saat. Mempelajari bahasa lain tidak akan menyebabkan atau memperburuk masalah bicara atau bahasa. Anak-anak bilingual dapat mengembangkan keterampilan bahasa sama seperti anak-anak lain dan masa paling tepat untuk belajar bahasa baru adalah sejak dini.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Mengajarkan Sopan Santun Pada Anak

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Sebagai orang tua dan pengasuh, membantu anak-anak kita mengembangkan keterampilan sosial seperti cara berinteraksi dengan sopan dalam situasi sehari-hari adalah salah satu pekerjaan paling penting yang kita miliki. Mengajari anak-anak Anda untuk menggunakan tata krama yang baik juga merupakan salah satu cara sederhana untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dan rasa hormat yang dibutuhkan sekarang ini lebih dari sebelumnya. Kuncinya adalah memulai sejak dini dan konsisten. Berikut adalah perilaku sopan santun penting yang perlu Anda ajarkan sejak dini.

  • Gunakan bahasa sopan

Belajar menggunakan kata-kata dan kalimat yang sopan adalah dasar dari perilaku yang baik. Cara termudah untuk mengajar anak-anak mengatakan “tolong”, “terima kasih”, “sama-sama”, dan “permisi” adalah dengan memastikan mereka mendengar Anda menggunakan kata-kata itu setiap hari dan dalam berbagai situasi. Hal ini tidak berarti mereka akan selalu ingat—Anda dapat mengingatkan mereka—tetapi jika Anda memberikan contoh yang baik, pada akhirnya anak Anda akan mulai menggunakan kata-kata sopan tanpa perlu diingatkan.

  • Perhatikan kata-kata Anda

Anak kecil tidak memiliki kemampuan untuk menyaring apa yang pantas untuk dikatakan dan apa yang tidak, dan hal ini dapat menyebabkan beberapa situasi yang memalukan. Contohnya adalah saat anak Anda akan melihat orang-orang yang tampak berbeda dan mereka ingin mengomentari atau bertanya tentang perbedaan-perbedaan itu. Anak juga dapat mengatakan bahwa mereka tidak suka makanan atau hadiah yang diberikan kepada mereka—di hadapan orang yang memberikannya. Untungnya dengan seiring bertambahnya usia dan latihan, anak-anak akan belajar berpikir sebelum berbicara. Sebelum mereka dapat melakukan itu, jelaskan kepada anak-anak Anda bahwa mengatakan sesuatu yang tidak baik atau berkomentar tentang penampilan seseorang di depan umum dapat menyakitkan. Beri tahu anak-anak Anda bahwa mereka dapat selalu membagikan pemikiran dan pertanyaan mereka dengan Anda nanti di rumah.

  • Ajarkan untuk menyapa

Salah satu keterampilan sosial terpenting yang dapat dipelajari anak Anda adalah bagaimana menyapa orang lain dengan benar. Pertama, tekankan kontak mata. Untuk mempermudah anak kecil untuk melakukannya, katakan pada mereka untuk melihat warna mata orang tersebut. Latih tanggapan sederhana terhadap pertanyaan umum seperti “Apa kabar?”. Berlatih peran dan dialog dapat membantu anak Anda merasa lebih percaya diri menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dan pelatihan Anda akan memastikan bahwa mereka tidak akan memberikan terlalu banyak informasi tentang diri mereka sendiri.

  • Berlatih kesabaran

Bagi seorang anak kecil, menunggu untuk berbicara dapat terasa seperti siksaan. Ketika seorang anak memiliki pemikiran, mereka ingin segera mengekspresikannya terlepas dari apa yang sedang terjadi di sekitar mereka atau siapa yang mereka interupsi. Tetapi bagaimana Anda membuat anak Anda belajar kebiasaan menunggu gilirannya untuk berbicara? Mengingatkan secara verbal memang penting, tetapi sering gagal untuk menekankan pelajaran. Cobalah isyarat visual seperti mainan khusus atau tongkat bicara. Anda bisa mengatakan, “Ketika Ibu menyerahkan mainan ini padamu, itu tandanya giliranmu untuk berbicara.”

  • Jadilah tamu yang baik

Menjadi tamu yang sopan adalah hal penting terutama saat anak-anak bertambah usia. Anak Anda harus selalu mengikuti aturan orang tua ketika di rumah teman, membersihkan sendiri peralatan apa yang mereka gunakan, menggunakan bahasa yang sopan, dan berterima kasih kepada orang tua dan teman karena telah mengundangnya. Ajarkan sopan santun ini sebelum Anda membawa anak Anda ke rumah temannya.

  • Ajarkan tata krama pada meja makan

Waktu makan dengan anak-anak terkadang terasa melelahkan, yang berarti etiket adalah hal terakhir dalam pikiran orang tua. Tetapi tata krama meja makan adalah keterampilan sosial yang penting. Anak berumur tiga atau empat tahun dapat mulai belajar perilaku yang tepat selama makan. Mulailah dengan dasar-dasar yang akhirnya akan mereka jadikan kebiasaan: Cuci tangan Anda sebelum makan; letakkan serbet di pangkuan; jangan bicara dengan mulut penuh makanan; katakan tolong dan terima kasih; dan bersihkan piring Anda dari meja.

  • Selalu konsisten dan sabar

Belajar sopan santun bisa memakan waktu. Ingatlah untuk memuji anak-anak ketika mereka menggunakan perilaku dan sopan santun yang baik. Ketika mereka tidak melakukannya, cukup tunjukkan bahwa mereka perlu menggunakan kata atau perilaku yang sesuai. Lanjutkan mengajari mereka dengan memberi contoh. Menggunakan sopan santun adalah sesuatu yang kita lakukan setiap hari, jadi selama Anda menanamkan dasar-dasar dan berusaha untuk memperbaikinya, bersikap sopan akan menjadi kebiasaan dan anak-anak Anda akan percaya diri dalam situasi sosial seiring bertambahnya usia.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

6 Cara Untuk Membantu Anak Tidur Nyenyak Saat Bepergian

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Mempersiapkan perjalanan atau liburan keluarga pasti membuat Anda semangat—pikirkan saja semua kesenangan yang akan Anda miliki! Tetapi liburan dengan anak-anak dapat dengan mudah menjadi serba salah jika jadwal tidur mereka rusak, terutama anak yang masih bayi. Berikut adalah tips untuk membantu menghadapi anak atau membuat mereka tidur saat bepergian.

1. Jika bisa, hindari terbang saat tidur siang atau tidur

Hal ini jelas tidak selalu memungkinkan, tetapi merupakan hal ideal. Bayi dapat tidur di pesawat, tetapi karena Anda terbatas pada ruang kecil, mungkin akan sulit untuk membujuk bayi yang rewel atau balita untuk tidur. Tidur siang dalam perjalanan juga tidak pernah nyenyak, jadi bahkan jika bayi Anda tidur, mereka mungkin akan terbangun. Jika memungkinkan, rencanakan tidur siang sebelum penerbangan. Dengan begitu Anda bepergian dengan anak yang bahagia dan cukup istirahat.

2. Jika Anda harus terbang saat jam tidur siang atau tidur malam…

Bawalah benda di rumah yang familiar bagi anak Anda saat bepergian—khususnya barang yang membuat mereka tidak dapat tidur tanpanya. Baik itu selimut bayi, dot, atau boneka, selalu kemas barang-barang yang familiar bagi mereka ini dan masukkan pada tas yang mudah diakses saat bepergian. Perasaan memiliki sesuatu yang familiar di tempat asing akan membantu mereka merasa lebih nyaman dan damai, yang juga akan membuat waktu tidur menjadi lebih mudah.

3. Mulai berkendara dengan mobil tepat sebelum tidur siang

Pastikan anak-anak Anda telah selesai bermain dan makan (dan pergi ke kamar mandi!) tepat sebelum masuk ke mobil. Nyalakan musik yang menenangkan dan biarkan suara dan gerakan mobil membuat bayi Anda tertidur. Melakukan perjalanan panjang dengan berkendara mobil tepat saat waktu tidur siang akan menjadikan perjalanan paling damai yang akan Anda miliki. Anda juga bisa pergi di pagi hari pada jam sebelum anak biasanya bangun di pagi hari. Pindahkan bayi Anda yang sedang tidur ke kursi mobil sebelum Anda siap untuk pergi. Keuntungan memulai perjalanan di pagi hari? Jalanan tidak macet dan anak Anda kemungkinan besar akan bangun setelah setengah perjalanan sudah lewat!

4. Kenakan piyama pada anak Anda

Tidur saat bepergian akan terasa kurang nyaman, jadi jika Anda ingin membantu anak-anak Anda tidur saat mereka bepergian, lakukan sebanyak yang Anda bisa untuk membuat mereka merasa nyaman. Bepergian dengan piyama dalam perjalanan darat atau naik pesawat terbang dapat membantu anak Anda tidur lebih nyenyak dalam perjalanan. Kapan lagi seseorang dapat bepergian dengan piyama di tempat umum kalau bukan ketika mereka masih kecil? Hal ini juga akan dapat menjadi kenangan yang menyenangkan.

5. Masukkan waktu istirahat ke dalam rencana perjalanan Anda

Bayi dan balita memiliki temperamen yang sensitif. Mereka dapat merasakan semua stres dan kegembiraan yang disebabkan oleh liburan dan menjadi mudah kewalahan dengan berbagai kegiatan liburan. Hal ini akan membuatnya sulit untuk tertidur saat bepergian. Dalam perjalanan apapun, penting untuk menyisihkan waktu “berhenti” atau istirahat untuk anak Anda baik itu perjalanan panjang untuk mengunjungi kerabat atau sekedar bertamasya singkat ke pantai. Anda akan terkejut dengan betapa sedikit perencanaan ekstra yang Anda butuhkan agar anak Anda cukup tidur yang lelap selama perjalanan Anda.

6. Pastikan anak tidak keluar dari jadwal rutin mereka

Agar anak-anak berfungsi dengan sebaik-baiknya setiap hari, harus ada rutinitas yang ditetapkan bagi mereka—terutama dalam hal tidur. Saat bepergian, cobalah untuk tetap pada jadwal rutin Anda sebanyak yang Anda bisa. Mulailah hari di sekitar waktu yang sama Anda seperti ketika Anda berada di rumah, jagalah agar waktu makan dan tidur siang mereka juga tetap pada waktu yang sama setiap hari, dan yang paling penting, jangan biarkan anak-anak Anda terjaga melebihi waktu tidur mereka yang biasanya.

Mungkin sulit untuk membuat anak-anak Anda tidur ketika Anda sedang dalam perjalanan. Tetapi yakinlah bahwa dengan perencanaan yang cerdas bahkan sebelum Anda meninggalkan rumah, membuat anak-anak Anda tidur nyenyak benar-benar dapat dicapai!

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

10 Manfaat Berkebun Untuk Anak

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Banyak kegiatan untuk dilakukan anak yang dapat membantu mereka mengekspresikan diri dan juga memuaskan rasa ingin tahu seorang anak. Berkebun adalah salah satu kegiatan yang tepat untuk mewujudkan hal tersebut. Hanya dengan sekedar menanam benih di pot bunga, atau merawat taman dan kebun di rumah Anda, atau kegiatan berkebun lainnya ternyata dapat memberi manfaat juga untuk anak Anda. Berikut adalah 10 manfaat berkebun untuk anak!

(1) Berkebun melibatkan semua indera. Remas tangan Anda di tanah. Bagaimana rasanya? Mari kita tambahkan air. Seperti apa bentuknya sekarang? Bagaimana aroma bunga itu? Kita menanam sayuran, mari kita makan dan lihat bagaimana rasanya! Dengarkah bunyi sayuran itu saat kita menggigitnya? Seperti yang Anda lihat, mudah untuk memasukkan permainan sensorik ke dalam aktivitas berkebun!

(2) Berkebun mendorong anak untuk makan sehat. Apakah anak Anda menolak makan saat melihat sayur? Cobalah menanam satu sayuran dari benih. Anak Anda akan sangat bangga telah menanam makanan, dan mereka mungkin akan cukup penasaran untuk mencicipi buah dari hasil kerja mereka. Siapa tahu sayur tersebut menjadi favorit baru mereka!

(3) Berkebun meningkatkan perkembangan motorik halus. Mulai dari mengambil biji kecil, mencabut rumput liar, hingga merawat bibit serta tanaman dengan lembut–semua ini mendorong perkembangan keterampilan motorik halus di setiap langkahnya.

(4) Berkebun memperkenalkan anak pada konsep-konsep ilmiah. Apa yang membuat daun berwarna hijau? Apa yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh subur? Berapa banyak air yang dibutuhkan tanaman? Jelajahi sains bersama sambil berkebun dan buktikan bahwa belajar itu menyenangkan!

(5) Berkebun dapat memupuk ikatan keluarga. Mencari kegiatan keluarga yang bagus? Berkebun adalah jawaban Anda! Lebih banyak orang membuat pekerjaan lebih ringan dan meskipun berkebun jelas bisa menjadi pekerjaan yang membutuhkan banyak waktu, melakukannya bersama-sama dengan keluarga membuatnya jadi menyenangkan. Anda bisa mencoba membuat “kebun pizza” – yang menumbuhkan bahan-bahan pizza yang disukai setiap anggota keluarga, seperti tomat untuk saus, bawang untuk ibu dan ayah, dan paprika hijau untuk anak-anak. Pizza dapat menjadi makan malam Anda saat panen!

(6) Berkebun mengajarkan tanggung jawab. Tanaman membutuhkan banyak perawatan. Lupa untuk menyirami mereka dapat menyebabkan kematian bagi tanaman Anda. Tidak memperhatikan apakah tanaman Anda tumbuh subur dalam cahaya langsung atau tidak langsung juga dapat mempengaruhi kesehatan tanaman Anda. Mempelajari cara merawat tanaman dengan baik adalah pelajaran hebat untuk melatih tanggung jawab anak.

(7) Berkebun membantu belajar merencanakan dan mengatur. Beberapa tanaman tumbuh lebih baik pada waktu-waktu tertentu dalam setahun. Ada tanaman lain yang tumbuh dengan baik di sebelah tanaman lain yang spesifik. Beberapa tumbuh dengan baik dalam barisan, sementara yang lain seperti biji bunga liar dapat ditaburkan di sekitarnya. Berkebun adalah kesempatan untuk mengobrol dengan anak-anak Anda tentang cara terbaik untuk merencanakan dan mengatur taman. Setelah ditanam, tentukan siapa yang akan merawat tanaman setiap harinya.

(8) Berkebun membantu anak untuk peduli lingkungan. Begitu anak-anak melihat berapa banyak waktu dan upaya yang harus dilakukan dalam berkebun, mereka mungkin akan menjadi lebih berempati terhadap mereka yang menyiapkan makanan di meja kita setiap hari. Gunakan waktu ini untuk berbicara tentang pentingnya petani lokal dan merawat bumi kita dengan mendaur ulang serta tidak membuang sampah sembarangan.

(9) Berkebun mengembangkan keterampilan berhitung. Berapa banyak benih yang bisa Anda tanam di setiap baris? Berapa banyak bibit yang bisa muat di setiap petak kebun? Berapa banyak air yang dibutuhkan oleh masing-masing tanaman dalam pot? Matematika adalah bagian besar dari berkebun!

(10) Berkebun mengajarkan kesabaran. Pertumbuhan dari benih menjadi tanaman dewasa bisa memakan waktu berminggu-minggu. Tidak ada guru yang lebih baik untuk mengajarkan kesabaran daripada berkebun. Selain itu, hasil dari berkebun selalu pantas dan menyenangkan untuk kita tunggu!

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

20 Cara Mudah Untuk Mendukung Go Green Dari Rumah

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Tentunya sudah tidak asing lagi ketika kita mendengar tentang kampanye Go Green yang semakin marak, seperti misalnya sedotan yang sudah ditiadakan di restoran-restoran cepat saji, kampanye untuk tidak menggunakan kantong plastik, atau kampanye untuk lebih sering menggunakan kendaraan umum ketimbang kendaraan pribadi untuk mengurangi polusi.

Mengapa Go Green? Karena selain untuk mencegah global warming dan polusi, Anda juga dapat mengurangi biaya tagihan bulanan! Namun yang paling penting adalah dengan mendukung Go Green, Anda dapat membuat planet ini tetap layak untuk ditinggali generasi mendatang atau anak cucu Anda.

Anda bisa mendukung Go Green dari rumah Anda dengan mudah dan tidak harus dengan melakukan daur ulang! Berikut akan kami beri tahu beberapa hal mudah yang bisa Anda lakukan.

1. Beralihlah ke bohlam lampu CFL (lampu fluoresen padat) yang lebih ramah lingkungan.

2. Ganti satu atau beberapa alat rumah tangga dengan model yang hemat energi.

3. Berhenti menggunakan tas sekali pakai atau kantong plastik untuk belanja. Belilah beberapa tas yang bisa digunakan berkali-kali atau Anda dapat membuatnya sendiri.

4. Belilah botol air minum yang dapat digunakan lagi dan berhentilah membeli botol plastik sekali pakai.

5. Cucilah baju dengan air dingin dan jangan menggunakan air panas.

6. Matikan lampu saat Anda meninggalkan ruangan.

7. Jangan menyalakan lampu sama sekali selama Anda bisa—buka gorden Anda dan nikmati cahaya alami.

8. Kendarai mobil atau motor Anda dalam batas kecepatan, dan gabungkan semua keperluan Anda untuk keluar rumah selama seminggu dalam satu perjalanan.

9. Atau lebih baik lagi, berjalan atau naik sepeda ke tempat tujuan Anda yang berjarak dekat.

10. Matikan komputer Anda di malam hari.

11. Bayar tagihan Anda secara online karena Anda tidak akan perlu membuang-buang kertas atau bensin.

12. Gunakan kembali kertas bekas. Anda bisa mencetak pada dua sisi, atau biarkan anak-anak Anda menggunakan bagian belakang kertas bekas untuk menggambar atau mewarnai.

13. Perbaikilah keran yang bocor.

14. Cabut kabel dari peralatan dan perangkat yang tidak digunakan.

15. Kumpulkan air hujan, dan gunakan untuk menyirami tanaman hias dan taman Anda.

16. Beralihlah ke popok kain—atau setidaknya gunakan secara bergantian dengan popok sekali pakai.

17. Gunakan kain alih-alih tissue untuk membersihkan dapur Anda. Anda bisa membuat kain lap dari handuk atau baju lama yang sudah tidak Anda gunakan.

18. Gunakan serbet kain atau sapu tangan sebagai ganti tissue sesudah makan.

19. Gunakan kembali toples kaca sebagai wadah penyimpanan.

20. Menonton film dokumenter tentang industri makanan dan lingkungan dan pelajari bersama anak-anak Anda—sangat penting bagi anak-anak kita untuk memahami dari mana makanan kita berasal.

Mungkin tidak semua hal di atas bisa Anda lakukan tapi setidaknya satu atau dua hal di atas cukup mudah untuk Anda lakukan. Ingatlah bahwa satu tindakan begitu berarti. Mari dukung Go Green!

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Membantu Anak Mengungkapkan Kemarahan Tanpa Berlaku Kasar

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Bagi Anda yang memiliki anak lebih dari satu, tentunya mereka akan sering bermain bersama dengan saudara mereka. Namun sayangnya, pertengkaran yang akan terjadi di antara mereka pun tentunya tidak terelakkan. Si adik bisa saja marah karena kakaknya tidak mau berbagi atau mengalah, atau mungkin sang kakak marah karena adiknya merusak barangnya secara tidak sengaja.

Ketika anak Anda marah, mereka bisa mulai memukul, menggigit, melempar, atau melakukan tindakan fisik lainnya karena mereka merasa marah. Memang terasa menjengkelkan ketika anak-anak kita bertindak secara fisik, namun perlu kita ketahui bahwa hal itu juga normal. Anak kecil yang merasa marah, takut, atau frustrasi, tetapi memiliki keterbatasan dalam bahasa yang terbatas akan menyebabkan mereka menggunakan tubuh mereka untuk mengekspresikan diri.

Bagian penting dalam mengasuh anak adalah membantu anak-anak kita memahami emosi mereka dan kemudian merespons dengan cara yang tidak menyakiti diri sendiri atau orang lain.

Kita Boleh Merasa Marah

Setiap orang pernah menjadi marah, sedih, dan terkadang takut—dan itu adalah pesan penting untuk dipelajari anak-anak! Anda boleh merasakan apa yang Anda rasakan dan Anda tidak salah karenanya, namun kita tidak boleh menyakiti orang lain. Bahasa “boleh” dan “tidak boleh” itu mudah dimengerti anak-anak. Itu adalah pesan yang jelas dan mengajarkan, namun tidak mempermalukan mereka atau meremehkan mereka ketika mereka melakukan kesalahan. Sebagai contoh:

“Kamu boleh merasa marah karena menara balokmu jatuh, tapi kamu tidak boleh melempar balok.”

“Kamu boleh merasa frustrasi pada kakak, tapi kamu tidak boleh memukulnya.”

Tekankan bahwa merasa marah itu tidak apa-apa dan merupakan hal yang wajar, namun mereka tidak boleh menyakiti orang lain karenanya.

Tawarkan Alternatif Sehat

Ada saran dari seorang guru prasekolah yang brilian: alih-alih mengatakan “Jangan lari di aula,” beri tahu anak-anak untuk “Berjalan dengan kaki tikus yang tenang” atau “Ayo berjalan dengan berjinjit pelan-pelan sampai ke ruang makan siang”. Daripada memberi mereka instruksi dengan kata “jangan”, dia memberi mereka alternatif yang menarik!

Jika kita hanya memberi tahu anak-anak untuk “berhenti memukul”, itu tidak akan membantu mereka meredakan perasaan tidak nyaman di dada mereka. Maka dari itu, kita perlu memberi alternatif yang sehat. Dengan waktu dan latihan, kita dapat mengajarkan mereka seperti:

  • Menggunakan kata-kata mereka untuk mengatakan perasaan mereka
  • Meminta bantuan orang dewasa ketika mereka tidak tahu harus berbuat apa
  • Menggunakan latihan pernapasan dalam untuk menenangkan tubuh mereka
  • Membangun otot-otot “kesabaran” mereka dengan menyanyi, menghitung, atau membayangkan sambil menunggu giliran

Berlatih Dan Mengajari Empati

Ketika anak-anak menggigit, memukul, atau menendang seseorang, itu adalah kesempatan yang baik untuk membantu mereka membangun empati mereka. Empati adalah kemampuan untuk merasakan bagaimana berada di posisi orang lain. Kita membayangkan bagaimana perasaan orang lain dan merespons dengan sikap peduli. Setelah perasaan menjadi lebih tenang, percakapan berbasis empati dapat terdengar seperti ini:

“Ingat pagi ini ketika kamu marah dan menendang temanmu. Adakah yang pernah menendangmu? Bagaimana rasanya? Bayangkan bagaimana perasaan temanmu. Apa yang nanti kamu lakukan saat kamu marah lagi?”

Sebagai orang tua, kita dapat berlatih empati dengan memperhatikan faktor-faktor yang berperan dalam respons anak-anak yang agresif: Apakah mereka lapar? Lelah? Iri dengan mainan baru teman? Apakah mereka merespons karena takut atau frustrasi?

Ketika kita menanggapi perasaan dan kebutuhan anak-anak kita—bahkan ketika kita dengan tegas menghentikan perilaku mereka yang berbahaya—kita mengingatkan mereka bahwa mereka dicintai dan bahwa kita peduli untuk mengajari mereka cara agar mereka bisa menghargai orang lain.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather