2 eyes, 2 ears & a mouth

family-1244795_1280

Suatu renungan pendek untuk mengingatkan kita dengan apa yang penting! Pas sekali untuk hari Senin.

~ 2 Eyes, 2 Ears, and a Mouth ~
~ 2 Mata, 2 Telinga dan Satu Mulut ~

We were born with two eyes on our face; therefore we are NOT supposed to always look back. Stare ahead and anticipate our future.
Kita lahir dengan 2 mata di depan wajah kita, oleh karena itu kita TIDAK boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu kedepan, pandanglah masa depan kita.

We were born with two ears located on our left and right in order that we may hear everything from TWO SIDES enabling us to collect both praises and critics and select which one is true and which one is false.
Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita bisa mendengarkan semuanya dari DUA BUAH SISI Untuk bisa mengumpulkan pujian dan kritik dan MENYELEKSI mana yang benar dan mana yang salah.

Since what we hear is NOT CERTAIN that it is the truth.
Karena apa yang kita Dengar BELUM tentu suatu itu suatu Kebenaran.

We were born with brain covered in our skull. So no matter how poor we are, we remain rich, since there won’t be anyone who can steal our brain, our thoughts, and our ideas.
Kita lahir dengan otak didalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin apapun kita, tetapi kita tetap kaya.
Karena TIDAK akan ada satu orang pun yang bisa mencuri otak kita, pikiran kita dan ide kita.

Whatever things we are keeping in our mind is MORE precious than gold and jewelry.
Dan apa yang kita pikirkan dalam otak kita jauh LEBIH berharga dari pada emas dan perhiasan.

We were born with two eyes, two ears but graced only one mouth
Kita lahir dengan 2 MATA, 2 TELINGA tapi kita cuma diberi 1 buah MULUT.

That means that we are supposed to hear and to see twice as much as to speak
Itu artinya kita harusnya lebih MENDENGAR, MELIHAT 2 kali lebih banyak daripada BERBICARA.

We have to be cautious with what we say, because there is a saying which says, ”your mouth is your tiger”.
It is almost impossible to withdraw the hurting words by mouth; therefore be wise to use your mouth.
Don’t ever use the toilet words, how much more the ones which hurt and disgrace others.

Berhati-hatilah dengan apa yang kita ucapkan, karena ada pepatah yang mengatakan ” Mulut-mu adalah Harimau-mu”.
Karena ucapan yang menyakitkan sangat SULIT ditarik kembali, gunakan MULUTMU dengan Bijak , Jangan mengeluarkan kata-kata “Sampah” apalagi sampai Menyakiti dan Menghina Orang lain.

Just remember, speak whenever it is necessary but see and hear as much as you can in order not to hurt someone else’s feeling.
Sehingga ingatlah BICARA yang perlu tapi LIHAT dan DENGARLAH sebanyak-banyaknya, supaya kita TIDAK menyakiti perasaan orang lain.

We were born with one heart protected by our ribs. It reminds us that appraisal and compassion are expected to come from somewhere deep in our heart.
Kita lahir hanya dengan 1 hati  yang dijaga dalam tulang iga kita.Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian kasih diharapkan BERASAL dari hati kita yang paling dalam.

Learn to love and enjoy how we are loved but NEVER expect others to love us as we love them.
Give love and compassion WITHOUT asking something in return, so we will find the real meaning of love and compassion which is so beautiful.

Belajar untuk mengasihi dan menikmati betapa kita dicintai tapi JANGAN PERNAH mengharapkan orang lain untuk mengasihi kita seperti kita mengasihi dia.
Berilah kasih TANPA meminta balasan dan kita akan menemukan arti kasih yang jauh lebih indah.

-Translated from Indonesian to English by Jba Suhartoyo-

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *