Apakah Anak Saya Mempunyai ADHD? : Mengenali ADHD Pada Anak-Anak

adhdarticle
Dua minggu yang lalu, kami di Ryan Collection membahas Dyslexia dan gejala-gejalanya. Minggu ini, kami akan membahas satu lagi penyakit mental yang umum ada di anak-anak: ADHD.

Seperti Dyslexia, ADHD lebih baik di ketahui saat anak Anda masih kecil. Karena ini bisa membantu Anda dan anak Anda untuk menanganinya di masa depan. Kami akan menjelaskanya dengan singkat di halaman ini:

Apakah itu ADHD?
ADHD adalah singkat attention deficit disorder. Kita sering berpikir ADHD itu artinya anak yang hyper dan tidak bisa duduk diam. Tapi walaupun itu salah satu gejala ADHD, sebenarnya ADHD itu adalah penyakit yang mempengaruhi daya kontrol responsif seseorang.

Intinya, seseorang yang mempunyai ADHD akan bereaksi sebelum bisa berpikir. Ini bisa ada di kata-kata, gerakan maupun daya perhatian.

Apakah sebab ADHD?
Pada umumnya, ADHD adalah penyakit genetic. Dalam situasi langka, ADHD mungkin bisa terjadi karena tumor otak atau pukulan kekepala.

ADHD tidak di sebabkan oleh makanan apapun, imunisasi atau obat apapun, perilaku orang tua, ataupun dari nonton televisi. Ini hanya gosip tanpa bukti, jadi kalau lihat gosip-gosip ini di Facebook atau di kirimin lewat Whatsapp, jangan langsung percaya yah.

3 Jenis ADHD di Anak-Anak

  1. Memiliki masalah perhatian dan juga hyperaktif. Jenis paling umum.
  2. Hyperaktif, tapi tidak ada masalah perhatian
  3. Memiliki masalah perhatian, tapi tidak hyperaktif. Tipe ini paling susah dilihat karena mereka tidak menganggu aktifitas orang lain

Gejala-gejala ADHD
Gejala ADHD bisa dipisah di dua kategori, masalah perhatian dan perilakuan hyperaktif. Anda bisa mulai coba memperhatikan kalau gejala-gejala berikut ada di anak Anda yang berumur 5 tahun keatas:

  1. Masalah Perhatian:
    • Tidak bisa melihat detil-detil
    • Membuat banyak kesalahan ceroboh
    • Tidak bisa fokus waktu diajak bicara
    • Perhatian selalu terbagi-bagi
    • Sering lupa petunjuk
    • Mudah bosan
    • Sering kehilangan barang
  2. Perilaku Hyperaktif:
    • Tidak bisa diam dan selalu bergerak-gerak
    • Sering berdiri dari tempat duduk kalau disuruh duduk dengan manis
    • Selalu bergerak
    • Sering lari-lari dan manjat-manjat barang, walaupun di dalam rumah
    • Cerewet
    • Mudah marah

Apakah bedanya ADHD dengan kelakuan anak-anak biasa?
Banyak anak-anak kurang bisa konsentrasi, tapi bukan berarti ini ADHD. Kalau anak Anda mempunyai gejala-gejala di beberapa situasi, misalnya kalau hanya di kelas, kemungkinan besar ini bukanlah ADHD. Tapi, jika anak Anda mempunyai gejala-gejala ADHD di situasi apapun (misalanya di kelas, rumah, saat jalan-jalan, main) kemungkinan besar ini adalah ADHD.

Sayangnya, kita tidak bisa yakin sebelum membawa anak kita ke dokter. Jadi kalau Anda khawatir tentang ini, lebih baik Anda membawa si kecil ke dokter.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *