Tradisi Tahun Baru Imlek Di Berbagai Negara

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Tahun Baru Imlek pada dasarnya adalah waktu bagi keluarga dan teman untuk berkumpul bersama. Namun, setiap negara merayakan Imlek dengan cara dan tradisi mereka sendiri yang unik. Yuk, mari kita lihat bagaimana mereka merayakannya!

Vietnam

Tahun Baru Vietnam, juga dikenal sebagai Tet, adalah salah satu festival paling sakral bagi warga Vietnam. Berdasarkan kalender lunar, Tet biasanya dirayakan pada akhir Januari atau awal Februari.

Tet adalah waktu untuk bertemu dan bercengkrama dengan keluarga sekaligus menghormati leluhur. Harapan untuk keberuntungan dan awal baru di tahun mendatang dilambangkan dengan makanan Mam Ngu Qua (nampan lima buah), bunga dan tanaman (bunga pohon persik), yang dapat ditemukan di rumah-rumah, pasar, dan toko.

Perayaan ini umumnya berlangsung selama 3 hari, tetapi juga dapat berlangsung selama seminggu, di mana orang minum dan makan mut (buah manisan), banh chung (kue persegi yang terbuat dari beras ketan diisi dengan kacang-kacangan dan daging babi), dan mang (sup rebus rebung dan babi).

Korea

Tahun Baru Imlek di Korea dikenal sebagai Seollal. Seollal adalah waktu untuk memberi hormat kepada leluhur dan untuk bertemu dengan keluarga dan teman lama. Ini juga merupakan waktu untuk merangkul tradisi budaya dan kuliner Korea. Tidak jarang melihat orang-orang mengenakan Hanbok (pakaian tradisional), melakukan ritual leluhur, memainkan permainan tradisional, dan mendengarkan cerita-cerita rakyat kuno.

Tteokguk (sup kue beras), Galbi Jjim (iga pendek yang direbus) dan Jeon (pancake Korea) adalah beberapa makanan lezat yang akan Anda temui selama perayaan Seollal.

China

Tahun Baru Imlek di China adalah waktu paling penting bagi orang-orang Tiongkok untuk menghormati leluhur mereka dan menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman. Makan malam tahun baru di rumah dianggap sebagai makanan paling penting pada tahun tersebut.

Jutaan orang akan mencoba pulang sebelum makan malam, yang menyebabkan lalu lintas menjadi sangat padat di seluruh penjuru negara dan dapat dikatakan sebagai migrasi manusia tahunan terbesar di dunia. Makanan memainkan peran penting untuk menghubungkan orang, bersantai, dan menghargai kerja keras mereka selama setahun.

Kantong merah berisi hadiah uang (angpao) selalu dipertukarkan dan tren baru belakangan ini adalah memberikan angpao melalui platform digital. Hari ke-15 pada bulan lunar menandai akhir perayaan tahun baru tradisional secara resmi.

Kamboja

Di Kamboja, Tahun Baru Imlek (dikenal sebagai Tahun Baru China) bukanlah hari libur umum, tetapi banyak warga Kamboja terutama yang memiliki warisan budaya Tiongkok juga ingin merayakannya.

Mirip dengan Tahun Baru Imlek di Tiongkok, pada Malam Tahun Baru orang memasak banyak makanan tradisional Tiongkok untuk berdoa kepada leluhur, diikuti dengan makan malam keluarga besar.

Pada hari tahun baru, orang-orang juga memberikan angpao kepada teman dan kerabat yang datang berkunjung. Beberapa keluarga juga menyewa penari singa atau barongsai untuk tampil di tempat kerja mereka untuk menyambut tahun baru.

Filipina

Tahun Baru China biasanya hanya dirayakan oleh orang-orang Tionghoa Filipina, tetapi saat ini di kalangan masyarakat umum ada kebiasaan yang berkembang yaitu dengan memberikan kue bulan dan kue beras tahun baru (tikoy). Pada malam tahun baru, ada kembang api di Chinatown seluruh negeri dan tarian naga di mal menjadi lebih umum.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *