Apakah Anda Minum Air Dengan Cara Yang Salah?

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Minum air bisa salah? Tentunya Anda pasti bingung karena minum banyak air selalu identik dengan kesehatan. Namun pada kenyataannya, ada saat di mana Anda seharusnya tidak minum air atau mungkin Anda minum pada waktu yang salah. Yuk, kita lihat di bawah ini!

  • Langsung minum air sesudah makan.

Ingatlah untuk tidak minum terlalu cepat sebelum atau sesudah makan karena air akan mencairkan cairan pencernaan. Minumlah air 30 menit sebelum makan untuk membantu pencernaan dan satu jam setelah makan untuk memungkinkan tubuh menyerap nutrisi.

  • Menenggak air dengan cepat dan dalam jumlah banyak.

Hal ini paling sering dilakukan ketika seseorang merasa haus. Kenyataannya, minum air terlalu cepat akan menyebabkan tubuh Anda mengeluarkan sebagian besar sebagai air seni yang akan berdampak memperlambat proses hidrasi. Minum terlalu banyak air juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan, membuat cairan bergerak dari darah Anda ke dalam sel Anda dan membuatnya membengkak.

  • Tidak minum air setelah bangun tidur di pagi hari.

Tubuh Anda membutuhkan rehidrasi setelah beberapa jam tidur. Minumlah satu gelas air setelah bangun tidur untuk membantu mengaktifkan organ dalam Anda. Air akan membantu menghilangkan semua racun sebelum Anda mulai makan pertama pada hari itu.

  • Tidak minum air sebelum tidur.

Minum dengan segelas air sebelum tidur untuk mengisi kembali hilangnya cairan tubuh yang bisa terjadi pada malam hari. Namun berhati-hatilah agar tidak minum terlalu banyak sebelum tidur karena hal ini akan membuat Anda ingin buang air dan mengganggu tidur Anda.

  • Minum terlalu banyak air saat olahraga berat.

Ada suatu kondisi yang disebut hiponatremia, biasanya ditemukan pada atlet yang memiliki daya tahan tinggi. Dengan hiponatremia, darah menjadi terlalu encer karena terlalu banyak air dan kadar sodium turun ke tingkat yang sangat rendah. Ini dapat menyebabkan mual, sakit kepala, kebingungan, kelelahan, dan dalam kasus ekstrim, koma dan kematian. Namun kasus ini termasuk jarang karena untuk menderita hiponatremia, jumlah air yang diminum dapat mencapai satu galon.

  • Minum air dengan pemanis atau rasa buatan.

Pemanis atau rasa buatan tentunya mengandung gula yang akan mengakibatkan obesitas dan kerusakan pada gigi jika Anda mengkonsumsinya secara teratur. Selain itu setiap pemanis buatan mengandung kandungan yang belum tentu baik bagi tubuh Anda. Jika tujuan Anda minum air adalah untuk kesehatan atau menghindari dehidrasi, jauhi air dengan pemanis buatan.

  • Minum air untuk mengurangi rasa pedas.

Senyawa kimia yang bertanggung jawab untuk sensasi terbakar yang bisa Anda rasakan ketika makan makanan pedas disebut capsaicin. Capsaicin adalah molekul non-polar dan larut dalam molekul non-polar lainnya. Minuman seperti susu, yang mengandung molekul non-polar, akan meredakan rasa pedas. Sedangkan air? Air adalah zat polar dan hanya akan menyebarkan capsaicin di sekitar mulut Anda membuat rasa pedas semakin buruk.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *