Memperkenalkan Finger Food Kepada Bayi

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Pada usia 6 hingga 9 bulan ke atas, walaupun ASI masih merupakan asupan utama bagi bayi, mereka sudah mulai membutuhkan asupan lain dan mereka juga sudah dapat makan dengan tangannya sendiri. Di sinilah saat di mana kita dapat memperkenalkan finger food kepada bayi.

Apa itu finger food? Finger food adalah makanan yang mudah dimakan oleh bayi, yaitu makanan yang halus, mudah digigit dan dikunyah, dan juga mudah dipegang oleh tangan bayi. Selain berfungsi sebagai asupan, finger food juga dapat membantu kemampuan motorik, menggigit, dan mengunyah sang bayi, lho!

Karena finger food adalah makanan untuk bayi, kita perlu berhati-hati dalam memilih makanan yang tepat. Namun jangan khawatir, kami akan beri beberapa tips dan contoh makanan yang bisa Anda jadikan finger food untuk bayi Anda.

Tips Memilih Finger Food

  • Saat memilih makanan jari terbaik untuk bayi, mulailah dengan potongan kecil makanan lunak yang mudah larut.
  • Hindari memberi makanan bayi jari yang besar, lengket, atau tidak mudah larut, karena bisa berpotensi bahaya tersedak. Jauhi makanan seperti hot dog, wortel, kacang-kacangan, anggur, popcorn, permen, dan segumpal selai kacang.
  • Seringkali anak diberi makanan yang sesuai dengan kadar dan selera orang tua, yang memiliki rasa berlebih atau jumlah natrium yang jauh lebih besar untuk kadar rasa sang bayi. Saat menyiapkan makanan untuk bayi, jangan menggunakan garam atau terlalu banyak gula jika memungkinkan.

Contoh Finger Food Untuk Bayi

1. Sereal kering. Sereal kering berbentuk O adalah contoh finger food pertama yang paling populer untuk karena dapat melatih bayi untuk menggenggam atau menjepit dengan mengambilnya satu per satu. Sereal juga bercampur baik dengan air liur dan mudah bagi bayi untuk mengaturnya di mulut mereka tanpa tersedak. Pilihlah sereal yang tidak mengandung terlalu banyak gula dan bahan pewarna.

2. Roti. Potongan kecil roti lunak (singkirkan kulit roti atau bagian roti yang keras saat pertama kali memulai) merupakan finger food pertama yang baik, karena mereka menjadi lunak dengan cepat. Seiring bertambahnya usia bayi (sekitar 9 hingga 12 bulan), Anda dapat menawarkan potongan yang sedikit lebih besar dengan topping pisang yang ditumbuk, atau lapisan selai kacang yang sangat tipis.

3. Telur orak-arik. Jangan memberikan kuning telur yang encer, tetapi masaklah telur itu sampai matang dan menyeluruh agar tidak ada bakteri yang hidup. Jangan lupa untuk memotong telur menjadi potongan kecil dan jangan tambahkan garam.

4. Buah lunak. Buah yang sangat matang secara alami lunak, menjadikannya finger food yang baik untuk bayi. Pisang matang, persik, semangka, dan blewah yang dipotong kecil-kecil merupakan pilihan finger food yang enak.

5. Pasta. Untuk memberi makan bayi, Anda akan ingin memasak pasta Anda sehingga lembut dan matang. Cobalah potong pasta ala potongan fusilli atau potongan-potongan kecil. Awalnya sajikan dengan polos, tetapi saat bayi diperkenalkan dengan lebih banyak makanan, Anda bisa menambahkan sedikit mentega atau saus tomat rendah sodium.

6. Tahu. Baik dimasak atau tidak dimasak, tahu adalah sumber protein nabati yang luar biasa dan finger food yang sempurna untuk bayi. Pilihlah tahu yang lembut tapi tidak mudah hancur di tangan karena makanan yang dapat hancur berantakan di tangan bayi dapat membuatnya frustasi.

7. Sayuran yang dimasak. Untuk mendapatkan nutrisi sebanyak mungkin dari sayuran Anda, kukus atau panggang sampai lunak, dan tentu saja dipotong kecil-kecil. Cobalah kentang, wortel, brokoli, kembang kol, atau ubi manis. Saat bayi bertambah besar, Anda bisa menawarkan potongan wortel kukus atau potongan kentang manis yang sudah dipanggang.

8. Keju. Pilihlah keju lembut namun tidak terlalu lengket atau bau, seperti keju lembaran yang dipotong kecil-kecil.

9. Daging. Setelah makanan lunak, dada ayam dan daging sapi adalah finger food tahap berikutnya yang disarankan untuk bayi. Pastikan mereka matang atau direbus hingga lunak, dan dipotong kecil-kecil.

10. Ikan. Ikan adalah makanan yang dapat diperkenalkan sebelum bayi berumur satu tahun. Pastikan ikan benar-benar matang, dan pilihlah ikan dengan merkuri rendah seperti kod atau salmon. Yang paling penting, pastikan untuk menyingkirkan tulang sekecil apapun yang ada pada ikan.

Jika Anda ragu, Anda selalu dapat mencoba finger food tersebut agar Anda dapat menilai apakah makanan tersebut sudah cukup lunak dan lembut untuk dikonsumsi bayi Anda. Semoga tips ini berhasil!

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *