10 Manfaat Berkebun Untuk Anak

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Banyak kegiatan untuk dilakukan anak yang dapat membantu mereka mengekspresikan diri dan juga memuaskan rasa ingin tahu seorang anak. Berkebun adalah salah satu kegiatan yang tepat untuk mewujudkan hal tersebut. Hanya dengan sekedar menanam benih di pot bunga, atau merawat taman dan kebun di rumah Anda, atau kegiatan berkebun lainnya ternyata dapat memberi manfaat juga untuk anak Anda. Berikut adalah 10 manfaat berkebun untuk anak!

(1) Berkebun melibatkan semua indera. Remas tangan Anda di tanah. Bagaimana rasanya? Mari kita tambahkan air. Seperti apa bentuknya sekarang? Bagaimana aroma bunga itu? Kita menanam sayuran, mari kita makan dan lihat bagaimana rasanya! Dengarkah bunyi sayuran itu saat kita menggigitnya? Seperti yang Anda lihat, mudah untuk memasukkan permainan sensorik ke dalam aktivitas berkebun!

(2) Berkebun mendorong anak untuk makan sehat. Apakah anak Anda menolak makan saat melihat sayur? Cobalah menanam satu sayuran dari benih. Anak Anda akan sangat bangga telah menanam makanan, dan mereka mungkin akan cukup penasaran untuk mencicipi buah dari hasil kerja mereka. Siapa tahu sayur tersebut menjadi favorit baru mereka!

(3) Berkebun meningkatkan perkembangan motorik halus. Mulai dari mengambil biji kecil, mencabut rumput liar, hingga merawat bibit serta tanaman dengan lembut–semua ini mendorong perkembangan keterampilan motorik halus di setiap langkahnya.

(4) Berkebun memperkenalkan anak pada konsep-konsep ilmiah. Apa yang membuat daun berwarna hijau? Apa yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh subur? Berapa banyak air yang dibutuhkan tanaman? Jelajahi sains bersama sambil berkebun dan buktikan bahwa belajar itu menyenangkan!

(5) Berkebun dapat memupuk ikatan keluarga. Mencari kegiatan keluarga yang bagus? Berkebun adalah jawaban Anda! Lebih banyak orang membuat pekerjaan lebih ringan dan meskipun berkebun jelas bisa menjadi pekerjaan yang membutuhkan banyak waktu, melakukannya bersama-sama dengan keluarga membuatnya jadi menyenangkan. Anda bisa mencoba membuat “kebun pizza” – yang menumbuhkan bahan-bahan pizza yang disukai setiap anggota keluarga, seperti tomat untuk saus, bawang untuk ibu dan ayah, dan paprika hijau untuk anak-anak. Pizza dapat menjadi makan malam Anda saat panen!

(6) Berkebun mengajarkan tanggung jawab. Tanaman membutuhkan banyak perawatan. Lupa untuk menyirami mereka dapat menyebabkan kematian bagi tanaman Anda. Tidak memperhatikan apakah tanaman Anda tumbuh subur dalam cahaya langsung atau tidak langsung juga dapat mempengaruhi kesehatan tanaman Anda. Mempelajari cara merawat tanaman dengan baik adalah pelajaran hebat untuk melatih tanggung jawab anak.

(7) Berkebun membantu belajar merencanakan dan mengatur. Beberapa tanaman tumbuh lebih baik pada waktu-waktu tertentu dalam setahun. Ada tanaman lain yang tumbuh dengan baik di sebelah tanaman lain yang spesifik. Beberapa tumbuh dengan baik dalam barisan, sementara yang lain seperti biji bunga liar dapat ditaburkan di sekitarnya. Berkebun adalah kesempatan untuk mengobrol dengan anak-anak Anda tentang cara terbaik untuk merencanakan dan mengatur taman. Setelah ditanam, tentukan siapa yang akan merawat tanaman setiap harinya.

(8) Berkebun membantu anak untuk peduli lingkungan. Begitu anak-anak melihat berapa banyak waktu dan upaya yang harus dilakukan dalam berkebun, mereka mungkin akan menjadi lebih berempati terhadap mereka yang menyiapkan makanan di meja kita setiap hari. Gunakan waktu ini untuk berbicara tentang pentingnya petani lokal dan merawat bumi kita dengan mendaur ulang serta tidak membuang sampah sembarangan.

(9) Berkebun mengembangkan keterampilan berhitung. Berapa banyak benih yang bisa Anda tanam di setiap baris? Berapa banyak bibit yang bisa muat di setiap petak kebun? Berapa banyak air yang dibutuhkan oleh masing-masing tanaman dalam pot? Matematika adalah bagian besar dari berkebun!

(10) Berkebun mengajarkan kesabaran. Pertumbuhan dari benih menjadi tanaman dewasa bisa memakan waktu berminggu-minggu. Tidak ada guru yang lebih baik untuk mengajarkan kesabaran daripada berkebun. Selain itu, hasil dari berkebun selalu pantas dan menyenangkan untuk kita tunggu!

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *