Mengajarkan Sopan Santun Pada Anak

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Sebagai orang tua dan pengasuh, membantu anak-anak kita mengembangkan keterampilan sosial seperti cara berinteraksi dengan sopan dalam situasi sehari-hari adalah salah satu pekerjaan paling penting yang kita miliki. Mengajari anak-anak Anda untuk menggunakan tata krama yang baik juga merupakan salah satu cara sederhana untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dan rasa hormat yang dibutuhkan sekarang ini lebih dari sebelumnya. Kuncinya adalah memulai sejak dini dan konsisten. Berikut adalah perilaku sopan santun penting yang perlu Anda ajarkan sejak dini.

  • Gunakan bahasa sopan

Belajar menggunakan kata-kata dan kalimat yang sopan adalah dasar dari perilaku yang baik. Cara termudah untuk mengajar anak-anak mengatakan “tolong”, “terima kasih”, “sama-sama”, dan “permisi” adalah dengan memastikan mereka mendengar Anda menggunakan kata-kata itu setiap hari dan dalam berbagai situasi. Hal ini tidak berarti mereka akan selalu ingat—Anda dapat mengingatkan mereka—tetapi jika Anda memberikan contoh yang baik, pada akhirnya anak Anda akan mulai menggunakan kata-kata sopan tanpa perlu diingatkan.

  • Perhatikan kata-kata Anda

Anak kecil tidak memiliki kemampuan untuk menyaring apa yang pantas untuk dikatakan dan apa yang tidak, dan hal ini dapat menyebabkan beberapa situasi yang memalukan. Contohnya adalah saat anak Anda akan melihat orang-orang yang tampak berbeda dan mereka ingin mengomentari atau bertanya tentang perbedaan-perbedaan itu. Anak juga dapat mengatakan bahwa mereka tidak suka makanan atau hadiah yang diberikan kepada mereka—di hadapan orang yang memberikannya. Untungnya dengan seiring bertambahnya usia dan latihan, anak-anak akan belajar berpikir sebelum berbicara. Sebelum mereka dapat melakukan itu, jelaskan kepada anak-anak Anda bahwa mengatakan sesuatu yang tidak baik atau berkomentar tentang penampilan seseorang di depan umum dapat menyakitkan. Beri tahu anak-anak Anda bahwa mereka dapat selalu membagikan pemikiran dan pertanyaan mereka dengan Anda nanti di rumah.

  • Ajarkan untuk menyapa

Salah satu keterampilan sosial terpenting yang dapat dipelajari anak Anda adalah bagaimana menyapa orang lain dengan benar. Pertama, tekankan kontak mata. Untuk mempermudah anak kecil untuk melakukannya, katakan pada mereka untuk melihat warna mata orang tersebut. Latih tanggapan sederhana terhadap pertanyaan umum seperti “Apa kabar?”. Berlatih peran dan dialog dapat membantu anak Anda merasa lebih percaya diri menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dan pelatihan Anda akan memastikan bahwa mereka tidak akan memberikan terlalu banyak informasi tentang diri mereka sendiri.

  • Berlatih kesabaran

Bagi seorang anak kecil, menunggu untuk berbicara dapat terasa seperti siksaan. Ketika seorang anak memiliki pemikiran, mereka ingin segera mengekspresikannya terlepas dari apa yang sedang terjadi di sekitar mereka atau siapa yang mereka interupsi. Tetapi bagaimana Anda membuat anak Anda belajar kebiasaan menunggu gilirannya untuk berbicara? Mengingatkan secara verbal memang penting, tetapi sering gagal untuk menekankan pelajaran. Cobalah isyarat visual seperti mainan khusus atau tongkat bicara. Anda bisa mengatakan, “Ketika Ibu menyerahkan mainan ini padamu, itu tandanya giliranmu untuk berbicara.”

  • Jadilah tamu yang baik

Menjadi tamu yang sopan adalah hal penting terutama saat anak-anak bertambah usia. Anak Anda harus selalu mengikuti aturan orang tua ketika di rumah teman, membersihkan sendiri peralatan apa yang mereka gunakan, menggunakan bahasa yang sopan, dan berterima kasih kepada orang tua dan teman karena telah mengundangnya. Ajarkan sopan santun ini sebelum Anda membawa anak Anda ke rumah temannya.

  • Ajarkan tata krama pada meja makan

Waktu makan dengan anak-anak terkadang terasa melelahkan, yang berarti etiket adalah hal terakhir dalam pikiran orang tua. Tetapi tata krama meja makan adalah keterampilan sosial yang penting. Anak berumur tiga atau empat tahun dapat mulai belajar perilaku yang tepat selama makan. Mulailah dengan dasar-dasar yang akhirnya akan mereka jadikan kebiasaan: Cuci tangan Anda sebelum makan; letakkan serbet di pangkuan; jangan bicara dengan mulut penuh makanan; katakan tolong dan terima kasih; dan bersihkan piring Anda dari meja.

  • Selalu konsisten dan sabar

Belajar sopan santun bisa memakan waktu. Ingatlah untuk memuji anak-anak ketika mereka menggunakan perilaku dan sopan santun yang baik. Ketika mereka tidak melakukannya, cukup tunjukkan bahwa mereka perlu menggunakan kata atau perilaku yang sesuai. Lanjutkan mengajari mereka dengan memberi contoh. Menggunakan sopan santun adalah sesuatu yang kita lakukan setiap hari, jadi selama Anda menanamkan dasar-dasar dan berusaha untuk memperbaikinya, bersikap sopan akan menjadi kebiasaan dan anak-anak Anda akan percaya diri dalam situasi sosial seiring bertambahnya usia.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *