Berapa Banyak Gula Yang Dapat Dikonsumsi Anak-Anak?

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Sebagian besar dari kita makan terlalu banyak gula dan rekomendasi terbaru menyarankan kita untuk mengurangi jumlah ‘gula gratis’ yang kita makan. ‘Gula gratis’ adalah gula apa saja yang ditambahkan ke makanan atau minuman, atau hadir secara alami dalam jus buah, madu, atau sirup tanpa pemanis. Hal itu tidak termasuk gula alami yang ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, dan susu. Kita seharusnya hanya mengkonsumsi gula tambahan sebanyak maksimal 5% dari kalori harian. Namun, survei terbaru di Inggris menunjukkan bahwa anak-anak mendapatkan hampir 11-14,4% kalori harian mereka dari gula gratis.

Apa yang terjadi ketika kita makan terlalu banyak gula?

Mengkonsumsi terlalu banyak gula seringkali dapat berarti kita makan terlalu banyak kalori dan jika kita tidak menggunakannya, tubuh kita akan menyimpannya sebagai lemak. Ini dapat menyebabkan penambahan berat badan dan jika ini terjadi pada anak-anak kita, sangat mungkin mereka akan membawanya ke usia remaja dan dewasa, menjadi kelebihan berat badan atau obesitas.

Dengan mengingat hal ini, berapa banyak gula gratis yang dapat dikonsumsi anak-anak kita dan apakah pengaruh gula seburuk itu? Ada ruang untuk sedikit gula dalam diet anak-anak, tetapi makanan dan minuman ini hanya boleh dilihat sebagai suguhan sesekali, bukan suatu keharusan. Makanan dengan kadar gula tinggi cenderung memiliki lebih sedikit vitamin dan mineral dan mungkin dapat mulai menggantikan makanan bergizi yang dibutuhkan anak-anak untuk tumbuh dan berkembang.

Berikut adalah takaran gula (termasuk gula gratis) per hari yang dapat dikonsumsi anak berdasarkan usia mereka:

  • Usia 2 tahun ke bawah tidak boleh makan atau minum apa pun dengan tambahan gula, termasuk minuman yang dimaniskan dengan gula.
  • Usia 4 hingga 6 tahun: 19g, atau lima sendok teh.
  • Usia 7 hingga 10 tahun: 24g, atau enam sendok teh.
  • Usia 11 tahun ke atas: 30g, atau tujuh sendok teh.

Makanan yang harus diperhatikan

Biskuit, sereal, saus pasta, kue, coklat, permen, minuman bersoda, dan jus buah semuanya dianggap memiliki kadar gula tinggi. Hampir seperempat gula gratis dalam makanan anak-anak kita berasal dari minuman manis, dan satu kaleng minuman bersoda mengandung sekitar sembilan sendok teh gula.

Pengganti gula untuk anak-anak

Karena adanya risiko kesehatan dari konsumsi gula berlebih, penting untuk membantu anak-anak mengurangi secara bertahap. Ada beberapa cara mudah bagi anak-anak untuk mengurangi gula tanpa melewatkan makanan manis. Berikut adalah beberapa rekomendasi untuk mengganti gula secara sehat:

  • Alih-alih minuman bersoda (yang penuh gula), beri anak air atau jus buah tanpa pemanis, dan coba encerkan jus buah dengan air soda untuk membuat minuman bersoda tanpa gula.
  • Ganti kue atau biskuit untuk alternatif gula yang lebih rendah seperti roti, dan alih-alih menambahkan selai pada roti, cobalah menambahkan irisan pisang atau keju krim rendah lemak.
  • Periksa label nutrisi untuk membantu Anda memilih makanan yang mengandung sedikit gula.
  • Jika Anda memanggang kue, cobalah mengurangi separuh gula dari yang tertulis dalam resep.
  • Pilihlah kaleng-kaleng buah yang diawetkan dalam jus daripada sirup.
  • Ketika memilih sereal untuk sarapan, pilihlah sereal gandum, namun bukan yang dilapisi dengan gula atau madu.

Selain mengganti gula anak, Anda sebagai orang tua juga dapat mendukung diet anak dengan beberapa cara. Misalnya dengan melibatkan anak dalam menyiapkan dan memasak makanan karena jika mereka membantu, mereka cenderung memakannya. Anda juga harus menjadi panutan karena anak-anak cenderung meniru perilaku Anda. Jika mereka melihat Anda makan makanan yang sehat, mereka juga akan melakukannya.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *