Tips Untuk Menyimpan Roti Agar Bertahan Lebih Lama

“Indonesia’s most trusted source for lowest prices for baby brands”
Open Reseller! Shoppe:RyanGrosirOnline / Toped:Ryan Club Grosir Online / Insta:ryanbabywear ______________________________________________

Ketika kita membicarakan mengenai bagaimana menyimpan roti, kebanyakan orang menyimpannya begitu saja pada suhu ruangan selama satu atau dua hari. Hal ini tidaklah salah, namun ada beberapa cara untuk menyimpan roti agar dapat bertahan lebih lama. Berikut adalah beberapa tips hal yang dapat lakukan:

1. Bungkus roti dengan plastik atau aluminium foil. Jenis pembungkus ini akan menjebak kelembaban alami roti agar tidak mengering dan mengeras. Jika bungkus asli roti Anda berupa kertas pembungkus, buang dan bungkus dengan plastik atau aluminium foil untuk disimpan.

Jika Anda telah mengiris roti olahan, Anda dapat menutupnya dalam kemasan plastik aslinya. Pembuat roti olahan biasanya merekomendasikan untuk menyimpannya dalam kemasan plastik aslinya ini untuk menjaga kelembapan.

Beberapa mencoba meninggalkan roti dalam pembungkus kertas, atau bahkan membiarkannya terbuka di meja dengan sisi yang dipotong menghadap ke bawah. Ini mempertahankan kerenyahan kulit luar roti, tetapi jika dibiarkan terbuka di udara, roti akan basi dalam beberapa jam.

2. Simpan roti pada suhu ruangan. Namun lakukan ini tidak lebih dari dua hari dan suhu ruangan harus sekitar 20ºC. Jauhkan dari sinar matahari langsung di tempat yang sejuk dan kering, seperti di dapur Anda atau di dalam kotak roti.

Jika rumah Anda memiliki kelembaban yang tinggi, roti Anda dapat ditumbuhi jamur dengan cepat pada suhu ruangan. Untuk kasus ini, Anda mungkin ingin langsung membekukan roti setelah makan sebanyak yang Anda inginkan saat masih segar.

3. Jangan menaruh roti di lemari es. Studi ilmiah telah menunjukkan bahwa hal ini mengeluarkan uap air dan roti akan menjadi basi tiga kali lebih cepat daripada jika diletakkan pada suhu ruangan. Ini terjadi dari suatu proses yang dikenal sebagai “retrogradasi”, yang berarti molekul-molekul pati mengkristal dan roti menjadi keras.

4. Bekukan roti ekstra. Jika Anda memiliki lebih banyak roti daripada yang bisa Anda konsumsi sebelum basi dalam beberapa hari, cara terbaik untuk menyimpannya adalah dengan membekukannya. Meskipun pendinginan mempercepat pati mengkristal dalam roti, namun pembekuan tidak. Roti beku menurunkan suhu untuk menghentikan pati dalam roti dari rekristalisasi dan menjadi basi.

Pastikan untuk menyimpannya dalam kantong plastik khusus freezer atau aluminium foil yang tebal karena yang ringan dan tipis tidak cocok untuk pembekuan. Masukkan roti Anda ke dalam freezer segera sebelum teksturnya mulai menurun kualitasnya. Jangan lupa untuk memberi label tanggal agar Anda tidak lupa.

Anda juga dapat mempertimbangkan untuk mengiris roti Anda sebelum membeku karena dengan begitu Anda tidak perlu mengirisnya saat beku atau saat sudah dilelehkan, yang seringkali masih sulit untuk diiris.

5. Lelehkan roti. Jika Anda telah membekukan roti, biarkan mencair pada suhu ruangan. Lepaskan pembungkus freezer dan diamkan. Jika Anda mau, panaskan dalam oven atau pemanggang roti selama beberapa menit (tidak lebih dari 5 menit) untuk mengembalikan kerak. Ketahuilah bahwa roti hanya baik untuk dipanaskan sekali untuk mengembalikan kerak. Jika Anda memanaskan lagi, Anda hanya akan mempercepat roti menjadi basi.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *