5 Alasan Untuk Membiarkan Si Kecil Main Dengan Makanan!

messy eaterUntuk orang tua, jam-jam makan bersama anak balita bisa menjadi waktu yang penuh stress – maklum sih maklum ya, tapi kita sudah mulai cape melihat meja, baju dan pipi kotor dengan makanan berantakan yang harus kita bersihkan.

Tapi semangatlah dan sabarlah! Karena sebenarnya, makan dengan berantakan itu adalah hal yang bagus untuk anak kecil yang masih belajar tentang dunia sekitarnya.

Berikut adalah beberapa alasannya:

1. Belajar Makan Sendiri
Ini kelihatan seperti hal yang obvious sekali tapi mungkin kadang-kadang terlupakan. Anak-anak yang makan berantakan ini sedang belajar untuk makan seperti orang dewasa sekitarnya, dan walaupun makan-makan itu adalah hal yang natural untuk kita orang dewasa, ini adalah hal baru untuk bayi anda. Dan saat belajar pasti ada salah-salahnya! Kalau anda malah menyuapinya anda malah bisa menghilangkan waktu belajar yang penting pada anak-anak!

2. Mengeluarkan makanan itu normal
Para orang dewasa mengerti bahwa mengeluarkan makanan dari mulut itu tidak sopan. Tapi sebenarnya pada bayi ini adalah proses normal: dengan mencicipi dan mengeluari makanan yang dia tidak sukai, si kecil belajar tentang seleranya sendiri dan juga mulai mengerti makanan-makanan yang bisa membuatnya merasa mual.

3. Membantunya belajar bahasa
Menurut penilitian di University of Iowa, anak-anak yang bermain dengan makanannya bisa belajar kata-kata yang berkaitan dengan makanan itu lebih cepat! Ini karena mereka merasa lebih mengerti barang yang dilihatnya itu apa saja.

4. Membersihkan anak waktu dia makan adalah hal yang tidak nyaman untuknya
Para ahli justru mengrekomendasikan untuk membersihkan anak setelah makan! Ini karena dengan ngelap mukanya setiap dia mencoba makan, si kecil bisa merasa seperti dia melakukan salah dan tidak di dukung dengan proses belajarnya. Anda juga mengambil waktu makan dari seorang balita yang lapar!

Ada pengecualian sih – misalnya, kalau ada saus yang dekat matanya.

5. Permainan itu kreatif!
Seorang anak yang bermain dengan makanan itu mungkin hanya ingin mencoba-coba hal baru – sensasi baru, rasa baru, bentuk baru. Dengan menghentikan nya, anda bisa dengan tidak sengaja terasa seperti tidak mendukung gaya pikir kreatif dan daya keingin tahuan anak anda.

Menurut seorang ahli, Dr. Chung, anak-anak yang makan berantakan sampai umur 3 tahun pun adalah hal yang normal. Tapi bagaimana kalau dia masih berantakan pas berumut 4 tahun? Kami di Ryan Collection akan membahasnya minggu depan!

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *