True or False: Apakah Kucing Bahaya Untuk Wanita Hamil?

kucing wanita hamil

Anda pasti pernah dengar ceritanya: kalau pelihara kucing, anak Anda bisa lahir buta dan dengan penyakit otak!

Tapi banyak juga orang yang punya kucing tapi juga melahirkan anak-anak yang sehat. Jadi apakah bener nih?

Jawabannya… adalah tidak, tapi juga iya!

Kucing yang sehat tidak menyebabkan penyakit apapun kepada ibu hamil dan bayinya. Jadi untuk yang mencintai kucing dan mempeliharanya, jangan khawatir pas hamil.

Tapi, jangan membersihkan kotoran kucing sementara Anda hamil. Walau kucingnya sendiri aman untuk Anda dan bayi Anda, di dalam kotoran kucing ada toxoplasmosis, dan toxoplasmosis inilah yang menyebabkan kecacatan di bayi yang lagi di kandung seorang ibu.

Toxoplasmosis hanya bisa disebar lewat mulut, jadi asal Anda tidak memegang kotoran kucing, Anda aman dari penyakit ini. Dia juga tidak akan menyebabkan apapun kepada bayi Anda jika Anda mendapatkannya waktu Anda tidak mengandung.

Jika Anda sudah mempeliharai kucing itu untuk waktu yang lama – kemungkinan besar, Anda pernah mendapatkannya dulu walau tidak terasa apapun. Jika Anda sudah pernah dapat toxoplasmosis, Anda tidak harus khawatir, karena seperti cacar air, Anda hanya bisa mendapatkannya sekali saja.

Selain itu, toxoplasmosis bisa dicegah kalau Anda ingat untuk cuci tangan dan memakai sarung tangan disposable jika Anda harus membersihkan kotoran kucing. Kalau Anda juga cepat – ini lebih baik lagi, karena toxoplasmosis tidak muncul di kotoran ┬ákucing sebelum 1 – 5 hari.

Jadi singkatnya: asal Anda hati-hati, kucing itu tidak akan menyebabkan penyakit apapun kepada bayi Anda! Untuk para pencinta kucing: jadi senang yah!

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmailby feather

Apakah Anak Saya Mempunyai ADHD? : Mengenali ADHD Pada Anak-Anak

adhdarticle
Dua minggu yang lalu, kami di Ryan Collection membahas Dyslexia dan gejala-gejalanya. Minggu ini, kami akan membahas satu lagi penyakit mental yang umum ada di anak-anak: ADHD.

Seperti Dyslexia, ADHD lebih baik di ketahui saat anak Anda masih kecil. Karena ini bisa membantu Anda dan anak Anda untuk menanganinya di masa depan. Kami akan menjelaskanya dengan singkat di halaman ini:

Apakah itu ADHD?
ADHD adalah singkat attention deficit disorder. Kita sering berpikir ADHD itu artinya anak yang hyper dan tidak bisa duduk diam. Tapi walaupun itu salah satu gejala ADHD, sebenarnya ADHD itu adalah penyakit yang mempengaruhi daya kontrol responsif seseorang.

Intinya, seseorang yang mempunyai ADHD akan bereaksi sebelum bisa berpikir. Ini bisa ada di kata-kata, gerakan maupun daya perhatian.

Apakah sebab ADHD?
Pada umumnya, ADHD adalah penyakit genetic. Dalam situasi langka, ADHD mungkin bisa terjadi karena tumor otak atau pukulan kekepala.

ADHD tidak di sebabkan oleh makanan apapun, imunisasi atau obat apapun, perilaku orang tua, ataupun dari nonton televisi. Ini hanya gosip tanpa bukti, jadi kalau lihat gosip-gosip ini di Facebook atau di kirimin lewat Whatsapp, jangan langsung percaya yah.

3 Jenis ADHD di Anak-Anak

  1. Memiliki masalah perhatian dan juga hyperaktif. Jenis paling umum.
  2. Hyperaktif, tapi tidak ada masalah perhatian
  3. Memiliki masalah perhatian, tapi tidak hyperaktif. Tipe ini paling susah dilihat karena mereka tidak menganggu aktifitas orang lain

Gejala-gejala ADHD
Gejala ADHD bisa dipisah di dua kategori, masalah perhatian dan perilakuan hyperaktif. Anda bisa mulai coba memperhatikan kalau gejala-gejala berikut ada di anak Anda yang berumur 5 tahun keatas:

  1. Masalah Perhatian:
    • Tidak bisa melihat detil-detil
    • Membuat banyak kesalahan ceroboh
    • Tidak bisa fokus waktu diajak bicara
    • Perhatian selalu terbagi-bagi
    • Sering lupa petunjuk
    • Mudah bosan
    • Sering kehilangan barang
  2. Perilaku Hyperaktif:
    • Tidak bisa diam dan selalu bergerak-gerak
    • Sering berdiri dari tempat duduk kalau disuruh duduk dengan manis
    • Selalu bergerak
    • Sering lari-lari dan manjat-manjat barang, walaupun di dalam rumah
    • Cerewet
    • Mudah marah

Apakah bedanya ADHD dengan kelakuan anak-anak biasa?
Banyak anak-anak kurang bisa konsentrasi, tapi bukan berarti ini ADHD. Kalau anak Anda mempunyai gejala-gejala di beberapa situasi, misalnya kalau hanya di kelas, kemungkinan besar ini bukanlah ADHD. Tapi, jika anak Anda mempunyai gejala-gejala ADHD di situasi apapun (misalanya di kelas, rumah, saat jalan-jalan, main) kemungkinan besar ini adalah ADHD.

Sayangnya, kita tidak bisa yakin sebelum membawa anak kita ke dokter. Jadi kalau Anda khawatir tentang ini, lebih baik Anda membawa si kecil ke dokter.

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmailby feather

Apakah Anak Saya Dyslexic?: Mengenali Dyslexia Pada Anak-Anak

boy-286240_1280

Apakah itu Dyslexia?
Dyslexia adalah penyakit mental yang menghalangi otak untuk memproses kata-kata yang ditulis. Penyakit ini bisa di identifikasi sejak kecil.

Dyslexia tidak menghalangi proses otak lain, dan anak-anak dyslexic masih bisa mengerti hal-hal yang komplek dan susah, tapi mungkin butuh waktu lebih lama untuk mengertinya – apa lagi kalau dia harus mempelajarinya dari membaca buku atau dokumen lain.

Dyselexia adalah penyakit genetic, jadi untuk sementara tidak ada yang bisa di lakukan untuk menghalanginya – kita hanya bisa membantu anak-anak kita secepatnya.

Seumum apakah Dyslexia?
Lumayan umum. Di Amerika, sekitar 2 miliyar anak berumur 3 – 21 mempunyai penyakit ini.

Apakah anak saya mempunyai Dyslexia?
Dyslexia bisa mulai di deteksi pada jaman TK. Waspadalah kepada gejala-gejala berikut saat anak Anda di TK:

  • Tidak bisa mengenali huruf-huruf yang tertulis
  • Bingung tentang bunyi huruf-huruf seperti ‘b’ dan ‘h’
  • Sering mengucapkan kata-kata dengan salah, walaupun sudah dikoreksi
  • Berpikir kalau belajar kata-kata baru itu susah
  • Bingung kalau disuruh mengatakan angka atau Nama hari-hari dengan urutan yang benar
  • Bingung tentang bedanya kiri dan kanan

Ciri khas Dyslexia di jaman-jaman SD kelas 1 agak berbeda:

  • Mempunyai kesulitan memegang pensil
  • Mempunyai kesulitan menulis kata-kata dengan benar
  • Tidak bisa mengingat fakta dan nomor

Kalau Anda melihat gejala-gejala ini di anak Anda, bawalah dia ke dokter untuk ditest. Pertama, dokter-dokter akan cek daya lihat dan dengar anak Anda. Jika tidak ada masalah di sini, Anda bisa bawa anak Anda ke psikolog spesialis anak-anak.

Apa yang bisa saya lakukan untuk anak saya yang Dyslexic?
Dyslexia adalah penyakit yang lumayan umum, tapi untungnya, kita bisa membantunya di rumah:

  • Beritau sekolah tentang kondisi anak Anda
  • Baca bersama-sama di rumah
  • Jangan paksa anak Anda untuk membaca buku yang ‘seharusnya’. Biarkanlah dia membaca komik, artikel tentang kartun dan idola: apa saja yang membuatnya ingin membaca
  • Jangan fokus ke hasil, tapi fokus lah dengan apa yang bisa di lakukan sekarang, dengan sebaiknya
Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmailby feather

5 Pertanyaan Yang Anda Harus Tanya Kepada Dokter Anak Anda Mengenai Alergi!

baby-hand-1422269068AYB
Minggu lalu kami memberikan tip untuk mengenali alergi di anak Anda! Kalau Anda melihat gejala-gejala ini dianak Anda, kami rekomendasi Anda harus bawa anak Anda ke dokter anak secepatnya.

Tapi alergi itu bisa beda di setiap orang – jadi tanyalah 5 pertanyaan ini untuk mendapatkan jawaban yang paling pas untuk anak Anda!

1. Apakah anak saya butuh testing dari spesialis alergi?
Beberapa kasus alergi lebih darurat dari pada yang lain. Walaupun kita semua berharap bahwa anak kita mempunyai kasus yang ringan, kesehatan mereka adalah nomor satu dan lebih baik kita berjaga-jaga.

2. Apa yang bisa saya lakukan di rumah?
Dari cara membersihkan rumah, atau makanan-makanan yang bisa dimakan – menangani alergi itu mulai dari rumah sendiri!

3. Apakah obat-obat yang paling ideal untuk anak saya, dan apakah gejala-gejala samping obat-obat ini?
Di Indonesia membeli obat dari apotik itu sangat mudah.Tapi kita harus berhati-hati dan pilih obat yang terbaik untuk kasus anak kita.

4. Gejala apakah yang serius dan membutuhkan saya untuk membantu anak saya ke dokter? Apa yang bisa di tangani di rumah?
Walaupun ini dokter anak atau dokter spesialis alergi. Sebagai orang tua, wajar saja kita khawatir dengan setiap bersin dan batuk-batuk anak kita. Tapi terlalu sering ke dokter, seorang anak bisa menjadi stress. Kenalilah gejala yang darurat dan gejala yang bisa ditangani oleh Anda sendiri!

5. Apakah anak saya membutuhkan epinephrine?
Epinephrine adalah obat yang di pakai untuk kasus-kasus alergi darurat. Tidak semua anak dengan alergi membutuhkan hal ini.

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmailby feather

Mengenali Alergi di Anak Anda

fall-651020_640

Anda pasti tau tentang alergi – reaksi ekstrim tubuh ke barang-barang asing yang bisa terjadi sebagai kegatalan atau, di sisi paling ekstrimnya misalnya sesak nafas berat, hilangnya kesadaran atau ruam kulit yang parah.

Allergi bisa membuat hidup menjadi lebih susah untuk anak anak maupun orang dewasa – tapi mengetahui apa allergi kita itu sangat penting untuk mempunyai hidup yang lebih sehat. Nah, karena itu, sebagai orang tua kita harus waspada kepada gejala-gejala alergi ini di anak kita!

GEJALA ALERGI

1. Bintil-bintil merah yang gatal di kulit
2. Sesak nafas
3. Mata sering gatal
4. Sering sakit perut
5. Sering bersin-bersin, batuk dan pilek

Kalau anak Anda sering mempunyai masalah-masalah di atas, bawalah dia ke dokter anak Anda. Anda juga harus memperhatikan apakah penyebab gejala-gejala ini.

Kami juga menyajikan list beberapa hal yang sering menyebabkan alergi di anak-anak, untuk membantu Anda memperhatikan kondisi anak Anda!

PENYEBAB ALERGI UMUM UNTUK ANAK-ANAK

1. Gigitan serangga
2. Serbuk sari tanaman
3. Binatang berbulu
4. Debu
5. Rokok
6. Zat-zat kimia misalnya: perfume, pewangi pakaian
7. Makanan-makanan berikut: kacang, telur, susu, ikan, seafood, gandum

Semoga keluarga Anda selalu sehat dan aman!

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmailby feather

5 Alasan Untuk Membiarkan Si Kecil Main Dengan Makanan!

messy eaterUntuk orang tua, jam-jam makan bersama anak balita bisa menjadi waktu yang penuh stress – maklum sih maklum ya, tapi kita sudah mulai cape melihat meja, baju dan pipi kotor dengan makanan berantakan yang harus kita bersihkan.

Tapi semangatlah dan sabarlah! Karena sebenarnya, makan dengan berantakan itu adalah hal yang bagus untuk anak kecil yang masih belajar tentang dunia sekitarnya.

Berikut adalah beberapa alasannya:

1. Belajar Makan Sendiri
Ini kelihatan seperti hal yang obvious sekali tapi mungkin kadang-kadang terlupakan. Anak-anak yang makan berantakan ini sedang belajar untuk makan seperti orang dewasa sekitarnya, dan walaupun makan-makan itu adalah hal yang natural untuk kita orang dewasa, ini adalah hal baru untuk bayi anda. Dan saat belajar pasti ada salah-salahnya! Kalau anda malah menyuapinya anda malah bisa menghilangkan waktu belajar yang penting pada anak-anak!

2. Mengeluarkan makanan itu normal
Para orang dewasa mengerti bahwa mengeluarkan makanan dari mulut itu tidak sopan. Tapi sebenarnya pada bayi ini adalah proses normal: dengan mencicipi dan mengeluari makanan yang dia tidak sukai, si kecil belajar tentang seleranya sendiri dan juga mulai mengerti makanan-makanan yang bisa membuatnya merasa mual.

3. Membantunya belajar bahasa
Menurut penilitian di University of Iowa, anak-anak yang bermain dengan makanannya bisa belajar kata-kata yang berkaitan dengan makanan itu lebih cepat! Ini karena mereka merasa lebih mengerti barang yang dilihatnya itu apa saja.

4. Membersihkan anak waktu dia makan adalah hal yang tidak nyaman untuknya
Para ahli justru mengrekomendasikan untuk membersihkan anak setelah makan! Ini karena dengan ngelap mukanya setiap dia mencoba makan, si kecil bisa merasa seperti dia melakukan salah dan tidak di dukung dengan proses belajarnya. Anda juga mengambil waktu makan dari seorang balita yang lapar!

Ada pengecualian sih – misalnya, kalau ada saus yang dekat matanya.

5. Permainan itu kreatif!
Seorang anak yang bermain dengan makanan itu mungkin hanya ingin mencoba-coba hal baru – sensasi baru, rasa baru, bentuk baru. Dengan menghentikan nya, anda bisa dengan tidak sengaja terasa seperti tidak mendukung gaya pikir kreatif dan daya keingin tahuan anak anda.

Menurut seorang ahli, Dr. Chung, anak-anak yang makan berantakan sampai umur 3 tahun pun adalah hal yang normal. Tapi bagaimana kalau dia masih berantakan pas berumut 4 tahun? Kami di Ryan Collection akan membahasnya minggu depan!

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmailby feather

Dengan Mengerti Arti Warna Sayur, Anda Bisa Mengerti Gizi!

You need to eat your greens adalah kata-kata yang sering didengar di bahasa Inggris. Tapi apakah anda pernah berhenti untuk memikir: kenapa yang hijau? Padahal sayur berada dalam banyak warna: oranye, merah, ungu. Apakah ini cuma kata-kata yang di pakai karena memang sayuran adalah tanaman?

Sebenarnya tidak.

Setiap sayuran itu mempunyai warna yang berbeda-beda karena gizi yang dikandung oleh mereka pun berbeda-beda.

Berikut adalah arti warna-warna sayur dan buah-buahan!

green veggies
HIJAU
si klasik ini membantu kita mengontrol kolesterol dan mencegah darah tinggi. Sayur-sayuran berwarna hijau juga memberikan bantuan kepada sistem kekebalan tubuh kita untuk melawan penyakit.

fruit veggie colour
MERAH
Penuh dengan antioxidant, sayur dan buah-buahan berwarna ini, misalnya apel dan tomat, bukan hanya membantu menguatkan hati kita, tapi juga bisa membantu mencegah kanker!

purple food
BIRU/UNGU
seperti temannya yang berwarna merah, sayuran dan buah-buahan berwarna ini bagus untuk hati kita! Di kategori ini ada terong dan blueberry, dan mereka juga bisa membantu melindungi cell-cell kita.

wortel
ORANYE/KUNING
seperti wortel dan mangga penuh dengan vitamin A yang bagus untuk kesehatan mata! Mereka juga mengandung kalsium yang bagus untuk tulang dan pertumbuhan!

mushrooms-756406_1280
PUTIH/COKLAT
seperti jamur dan pisang mempunyai fungsi anti-bakteri dan anti-virus yang bisa membantu tubuh kita membasmi virus dan bakteri yang menyebabkan penyakit.

Apakah anda di rumah ingat untuk makan seluruh warna pelangi buah-buahan dan sayur bersama anak anda pada hari ini?

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmailby feather

Buat Anak Anda Mencintai Buah Dengan 7 Fruit Art Berikut!

Beberapa minggu yang lalu, kami meliput tips-tips yang anda bisa pakai untuk menggiatkan anak anda makan dengan sehat. Salah satu tip kami adalah untuk memberikan si kecil buah-buahan untuk cemilan dan membuatnya kelihatan lucu dan fun untuk mereka dengan cara potong dan rias di atas piring.

Untuk anda yang ingin inspirasi menghias buah-buahan untuk anak anda, kami mempunyai beberapa saran untuk anda!

1. Landak semangka yang bisa di nikmati seluruh keluarga!
Watermelon carving
Sumber

Continue reading →

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmailby feather

Jam Tidur Seorang Anak Sehat!

jam bayi tidur

Kita semua tau bahwa tidur cukup itu penting untuk kesehatan – apa lagi di anak-anak dan balita yang masih berkembang. Tapi tidur cukup bukan berarti tidur banyak. Kebanyakan tidur juga tidak sehat untuk tubuh kecuali kalau lagi sakit.

Hal ini bikin banyak orang tua pasti bingung: berapa jam perhari harus anak saya tidur? Apa dia tidur terlalu sedikit? Terlalu banyak?

Walaupun kebutuhan tidur bisa beda dari anak ke anak, Yayasan Tidur Nasional Amerika Serikat (National Sleep Foundation) membagi hasil penilitian mereka untuk anak-anak dan juga orang dewasa pada tiap tahap hidup.

Kami membuat tabel berikut meringkas hasil penilitian mereka untuk para orang tua!

0-3 BULAN 14 – 17 jam per hari
4-11 BULAN 12 – 15 jam per hari
1-2 TAHUN 11 – 14 jam per hari
3-5 TAHUN 10 – 13 jam per hari
6-13 TAHUN 9 – 11 jam per hari

Apakah anak anda tidur sesuai dengan tabel ini? Walaupun ada variasi dari anak ke anak, kalau anda khawatir tentang si kecil yang terlalu sedikit atau banyak tidur di banding tabel di atas, kami rekomendasi untuk membawa nya ke dokter untuk berjaga-jaga.

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmailby feather

7 Tips Untuk Olah Raga Bersama Anak!

Anak olah ragaDengan banyak game dan aktifitas yang bisa dilakukan di dalam rumah, anak-anak jaman sekarang suka malas olahraga. Apa lagi kalau tinggal di kota – dengan polusi dan bahaya-bahaya lain di luar, bukan cuma anak juga, tapi sebagai orang tua kita mungkin juga agak takut untuk membiarkan anak-anak yang masih kecil bermain di luar tanpa jagaan ketat.

Tapi dengan begini, anak-anak kurang bergerak dan berolahraga. Bagaimana caranya supaya kita bisa menggiatkan olah raga pada anak-anak?

1. Menonton olahraga, bisa buat anak mau mencoba olahraga itu dan anda bisa daftarkan dia ke grup atau kursus olahraga anak-anak. Misalnya, pas musim bola anda bisa mengajak anak nonton dan mengajarkan tetang keseruan sepak bola, atau juga basketball dan kompetisi silat.

Ada juga kartun-kartun olahraga yang di buat untuk anak-anak: misalnya, Inazuma Eleven, kartun Jepang tentang sepak bola yang sekarang lagi bertayan di Kompas TV. Film-film silat yang bisa bikin si anak mau mengambil kelas silat, karate atau wushu supaya bisa keren seperti Bruce Lee dan Jackie Chan!

2. Ajak dia belajar balet atau gymnastic, mungkin anak anda kurang suka aktifitas yang kompetitif dan lebih tertarik ke hal-hal kesenian Anda bisa mengajaknya untuk mencoba les balet atau gymnastic dan mengajarinya untuk bisa expresif dengan tubuh! Siapa tau, mungkin di rumah anda ada prima ballerina masa depan!

3. Ice Skating di mal atau pergi berenang, di negara panas seperti Indonesia, ice skating dan berenang bisa menjadi olah raga yang buat si anak merasa sejuk dan ketagihan! Olahraga ini juga bisa di lakukan oleh seluruh keluarga, bermain-main di atas es atau di dalam air.

4. Jalan-jalan bersama keluarga, bisa menggiatkan anak untuk bergerak. Anda bisa naik kuda bersamanya di Puncak, naik sepeda di Ancol, atau pun untuk anak yang lebih berani, mendaki gunung-gunung dan bersama-sama melihat alam yang indah. Ini bukan hanya bagus untuk kesehatan tapi bisa memberikan anak-anak kecil kenang-kenangan yang indah bersama keluarganya.

5. Dengarkanlah keluhan anak anda tentang lesnya kalau anda mendaftarkan dia ke kelas atau grup olahraga. Siapa tau, mungkin anak anda kurang cocok dengan gurunya atau dengan regu timnya. Lihatlah situasi dan jangan buat anak anda merasa bahwa olahraga itu salah satu hal yang harus di lakukan dari pada hal menyenangkan!

6. Be positive tentang olahraga. Yah, maklum memang kita sebagai orang tua mau anak kita untuk bisa mencapai hal yang terbaik untuknya. Tapi coba untuk selalu mengatakan sesuatu yang positif tentang olahraga kepada si anak.

Misalnya, jangan bilang kepada anak bahwa dia harus olahraga supaya mengurangi berat badan, tapi bilanglah kepadanya bahwa olahraga itu adalah hal yang menyenangkan. Jangan  berkomentar negatif pada anak kalau timnya kalah saat main bola atau lainnya, tapi bilang masih ada kesempatan lain kali.

Dan juga jangan mengomentari negatif pada anak tentang olahraga yang dia pilih. Punya anak perempuan yang suka silat? Jangan bilang hal itu buat dia menjadi ‘kayak anak cowo’. Mungkin buat kita ini adalah sekedar lelucon, tapi ini bisa buat anak tidak mau ke kursusnya lagi karena takut dikomentari orang tua yang dia cintai.

Yang penting adalah anak anda senang dengan olahraga apa pun dan anda terus mendukung dia!

7. Anda juga harus giat olahraga! Anak-anak belajar dari perilaku anda, jadi kalau anda ingin anak anda senang olahraga, anda juga harus memperlihatkan kepadanya bahwa olahraga itu adalah hal yang menyenangkan bagi anda.

Facebooktwitterredditpinterestlinkedinmailby feather