5 Tip Untuk Melindungi Kesehatan Anak Pada Musim Hujan

anak musim hujan
Bulan Januari di Indonesia adalah bulan musim hujan, dan seperti para orang tua tau, musim hujan adalah juga musim sakit untuk anak-anak!

Tapi tidak harus seperti itu! Dengan berjaga-jaga, Anda bisa memastikan kesehatan anak Anda pada musim hujan ini! Berikut adalah beberapa tips untuk membantu anda:

1. Siapkanlah payung, jas hujan dan boots untuk anak-anak
Mungkin ini terasa tidak di butuhkan jika Anda mempunyai mobil, tapi ini sebenarnya sangat penting. Kebasahan itu adalah yang membuat anak Anda kedinginan dan dari itu menjadi sakit, jadi menjaga-jaga supaya dia kering – walaupun hanya untuk berjalan ke mobil – harus dilakukan kalau Anda ingin mencegah flu. Terus pikir saja: kalau naik mobil, dari basah-basah masuk mobil yang ber-AC – wah, itu memang resep untuk mendapatkan flu!

2. Hati-hati dengan air yang tersisa setelah hujan
Karena air-air ini bisa menjadi sarang nyamuk, apa lagi di negara tropik seperti Indonesia! Nyamuk-nyamuk adalah pembawa penyakit demam berdarah, penyakit yang sangat berbahaya. Anda bisa juga memakai minyak kayu putih sebelum anak Anda tidur supaya tidak di gigit nyamuk pada malam hari. Atau bisa juga anda menempelkan stiker anti nyamuk di dekat anak anda.

3. Ingatkan anak-anak untuk hanya meminum air minum yang bersih
Bakteri yang menyebabkan penyakit-penyakit seperti diare itu sangat umum pada musim hujan, jadi hati-hatilah dengan air yang di minum anak-anak

4. Makan makanan yang penuh dengan nutrisi
Walaupun ini penting untuk setiap hari, di musim apa pun, hal ini menjadi lebih penting lagi di musim hujan! Ikan, sayur-sayur dan buah-buahan penuh dengan nutrisi yang bisa membantu melindungi tubuh anak Anda! Untuk membuat makan sehat lebih fun untuk si kecil, kami mempunyai beberapa ide untuk cara saji buah-buahan!

Selain itu Anda juga memberikan banyak Vitamin C untuk melindungi kesehatan dan juga madu alam kalau kena hujan!

5. Ingatkan anak-anak tentang    bahayanya kilat
Selain menjaga-jaga tubuh dari penyakit, Anda harus mengingatkan anak-anak Anda bahwa kilat juga bahaya. Umumnya, dia harus masuk kedalam bangunan saat mendengar kilat pertama saat di luar rumah. Juga ingatkan bahwa berada di lapangan kosong juga berbahaya saat ada kilat.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

7 Tips Untuk Olah Raga Bersama Anak!

Anak olah ragaDengan banyak game dan aktifitas yang bisa dilakukan di dalam rumah, anak-anak jaman sekarang suka malas olahraga. Apa lagi kalau tinggal di kota – dengan polusi dan bahaya-bahaya lain di luar, bukan cuma anak juga, tapi sebagai orang tua kita mungkin juga agak takut untuk membiarkan anak-anak yang masih kecil bermain di luar tanpa jagaan ketat.

Tapi dengan begini, anak-anak kurang bergerak dan berolahraga. Bagaimana caranya supaya kita bisa menggiatkan olah raga pada anak-anak?

1. Menonton olahraga, bisa buat anak mau mencoba olahraga itu dan anda bisa daftarkan dia ke grup atau kursus olahraga anak-anak. Misalnya, pas musim bola anda bisa mengajak anak nonton dan mengajarkan tetang keseruan sepak bola, atau juga basketball dan kompetisi silat.

Ada juga kartun-kartun olahraga yang di buat untuk anak-anak: misalnya, Inazuma Eleven, kartun Jepang tentang sepak bola yang sekarang lagi bertayan di Kompas TV. Film-film silat yang bisa bikin si anak mau mengambil kelas silat, karate atau wushu supaya bisa keren seperti Bruce Lee dan Jackie Chan!

2. Ajak dia belajar balet atau gymnastic, mungkin anak anda kurang suka aktifitas yang kompetitif dan lebih tertarik ke hal-hal kesenian Anda bisa mengajaknya untuk mencoba les balet atau gymnastic dan mengajarinya untuk bisa expresif dengan tubuh! Siapa tau, mungkin di rumah anda ada prima ballerina masa depan!

3. Ice Skating di mal atau pergi berenang, di negara panas seperti Indonesia, ice skating dan berenang bisa menjadi olah raga yang buat si anak merasa sejuk dan ketagihan! Olahraga ini juga bisa di lakukan oleh seluruh keluarga, bermain-main di atas es atau di dalam air.

4. Jalan-jalan bersama keluarga, bisa menggiatkan anak untuk bergerak. Anda bisa naik kuda bersamanya di Puncak, naik sepeda di Ancol, atau pun untuk anak yang lebih berani, mendaki gunung-gunung dan bersama-sama melihat alam yang indah. Ini bukan hanya bagus untuk kesehatan tapi bisa memberikan anak-anak kecil kenang-kenangan yang indah bersama keluarganya.

5. Dengarkanlah keluhan anak anda tentang lesnya kalau anda mendaftarkan dia ke kelas atau grup olahraga. Siapa tau, mungkin anak anda kurang cocok dengan gurunya atau dengan regu timnya. Lihatlah situasi dan jangan buat anak anda merasa bahwa olahraga itu salah satu hal yang harus di lakukan dari pada hal menyenangkan!

6. Be positive tentang olahraga. Yah, maklum memang kita sebagai orang tua mau anak kita untuk bisa mencapai hal yang terbaik untuknya. Tapi coba untuk selalu mengatakan sesuatu yang positif tentang olahraga kepada si anak.

Misalnya, jangan bilang kepada anak bahwa dia harus olahraga supaya mengurangi berat badan, tapi bilanglah kepadanya bahwa olahraga itu adalah hal yang menyenangkan. Jangan  berkomentar negatif pada anak kalau timnya kalah saat main bola atau lainnya, tapi bilang masih ada kesempatan lain kali.

Dan juga jangan mengomentari negatif pada anak tentang olahraga yang dia pilih. Punya anak perempuan yang suka silat? Jangan bilang hal itu buat dia menjadi ‘kayak anak cowo’. Mungkin buat kita ini adalah sekedar lelucon, tapi ini bisa buat anak tidak mau ke kursusnya lagi karena takut dikomentari orang tua yang dia cintai.

Yang penting adalah anak anda senang dengan olahraga apa pun dan anda terus mendukung dia!

7. Anda juga harus giat olahraga! Anak-anak belajar dari perilaku anda, jadi kalau anda ingin anak anda senang olahraga, anda juga harus memperlihatkan kepadanya bahwa olahraga itu adalah hal yang menyenangkan bagi anda.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Jadwal Imunisasi Anak Umur 0-18 Tahun

Jadwal-Imunisasi-IDAI-2014.jpgImunisasi itu penting untuk menjaga kesehatan anak anda, tapi apakah anda pusing tentang jadwal nya? Jangan khawatir, anda tidak sendiri di masalah ini. Memang, dengan jumlah penyakit, susah mengingat kapan dan berapa kali harus membawa si anak ke doktor dan untuk suntikan apa saja.

Tapi untungnya IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) menyediakan jadwal untuk imunisasi melawan penyakit-penyakit penting di satu table yang gampang di baca ini. Ukuran nya pas banget buat di print dan di tempel di kulkas.

Ingatlah untuk cek sama dokter anda apa rekomendasi dia. Imunisasi bisa menyelamatkan hidup anak anda.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather